PEREMPUAN DIFABEL DALAM BINGKAI MEDIA MASSA ONLINE
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v12i2.9062Keywords:
Perempuan Difabel, Kekerasan Seksual, Media Massa Online, Analisis Framing, SindonewsAbstract
Pemberitaan terkait perempuan difabel di media massa online seringkali dimanfaatkan untuk menarik atensi atau perhatian pembaca dengan mengekploitasi sisi kelemahannya padahal cara pandang yang demikian akan berdampak besar terhadap kesulitan mereka untuk memperoleh lehidupan yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari media massa online khususnya sindonews.com dalam membingkai berita mengenai perempuan difabel sebagai korban pemerkosaan di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki untuk menghasilkan paparan yang menyeluruh dengan menggunakan empat dimensi yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sindonews.com melakukan pembingkaian atau framing melalui berita yang dibuat. Berdasarkan pemilihan angle, penggunaan diksi, perangkaian kalimat, pemilihan narasumber ditemukan bahwa sindonews.com menempatkan difabel dengan porsi yang sesuai tanpa mengeksploitasi aspek kekurangan untuk menarik minat baca.References
Ardiyantika, Sulistyary. 2016. Strategi Advokasi Perempuan Difabel Korban Kekerasan Di SAPDA. INKLUSI: Journal of Disability Studies 3 (2): 139“62. https://doi.org/10.14421/ijds.030203.
Eriyanto. 2011. Analisis Framing: Konstruksi Ideologi, Dan Politik Media. Yogyakarta: Lkis.
Maftuhin, Arif. 2016. Mengikat Makna Diskriminasi: Penyandang Cacat, Difabel, Dan Penyandang Disabilitas. INKLUSI: Journal of Disability Studies 3 (2): 136“62. https://doi.org/10.14421/ijds.030201.
McQuail, Denis. 2011. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Salemba Humanika.
Mustafa, Faisal. 2021a. Otak Pelaku Pemerkosaan Perempuan Difabel Di Makassar Diringkus Polisi. Sindonews, 2021.
”””. 2021b. Penyidik Percepat Penanganan Kasus Pemerkosaan Perempuan Difabel. Sindonews, 2021.
”””. 2021c. Perempuan Difabel Di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan, 2 Pelaku Ditangkap. Sindonews, 2021.
Nurudin. 2017. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Romli, Asep Syamsul M. 2018. Jurnalistik Online Panduan Mengelola Media Online. Bandung: Nuansa Cendekia.
Salim, Ishak. 2016. Perspektif Disabilitas Dalam Pemilu 2014 Dan Kontribusi Gerakan Difabel Indonesia Bagi Terbangunnya Pemilu Inklusif Di Indonesia. The POLITICS¯: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin 1 (2): 127“156.
Santoso, M., & Apsari, N. 2017. Pergeseran Paradigma Dalam Disabilitas. Intermestic: Journal Of International Studies, 1 (2): 166“76.
Sobur, Alex. 2015. Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Analisis Wacana, Analisis Semiotik, Dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syafiie, M., Purwanti, and Mahrus Ali. 2016. Potret Difabel Berhadapan Dengan Hukum Negara. Edited by Puguh Windrawan. Sleman: Sigab.
Zola, Irving Kenneth. 1988. The Language of Disability: Problems of Politics and Practice. Australian Disability Review 1 (3): 13“21. https://search.informit.org/doi/abs/10.3316/ielapa.890303425.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).