BIAS PEMBERITAAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBONGKAR KEPERAWANAN (TELAAH METODE SARA MILLS)
DOI:
https://doi.org/10.24235/orasi.v13i1.9464Keywords:
Keperawanan, Media Sosial, Sara MillsAbstract
Maraknya perbincangan virginitas sangat perlu untuk diapresiasikan bagi siapapun yang bisa menjaga keperawanannya. Hal itu merupakan sebuah bonus bagi perempuan karena realitanya ketika seorang perempuan sudah tidak bisa lagi menjaga keperawanannya cenderung akan dihujat, dipojokkan, dan dicemooh, bahkan tidak diterima oleh lingkungan sekitarnya. Penelitian ini merupakan penelitian analisis wacana kritis tentang bagaimana bias pemberitaan media sosial dalam membongkar keperawanan dengan menggunakan metode Sara Mills. Kendati demikian, penelitian ini lebih fokus pada posisi aktor yang ada dalam teks dengan artian posisi siapa yang menjadi subjek dan objek dalam sebuah teks pemberitaan. Selain melihat posisi subjek-objek, di sini juga dibahas bagaimana teks dalam pandangan penulis dan pembaca, serta dalam pandangan media. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan akun media Instagram milik @indonesiafeminis sebagai objek kajiannya. Akun @indonesiafeminis ini memfokuskan postingan tentang sebuah pandangan terhadap perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis (AWK) Sara Mills yang lebih memfokuskan perhatiannya pada perempuan dalam teks atau gambar. Adapun hasil dari analisis wacana kritis (AWK) Sara Mills dalam akun @indonesiafeminis menunjukkan bahwa pemberitaan media sosial dalam membongkar keperawanan sangatlah berperan penting dalam memerankan perempuan sebagai subjek agar bisa menjaga keperawanannya dan memposisikan penulis atau pembaca sebagai subjek dalam teks tersebut.References
Ermayanti, Eni, Teguh Yuliandri Putra, dan Abdul Hafid. 2020. Kajian Wacana Kritis Sara Mills Bahasa Perempuan Pada Rubrik Viral Koran Radar Sorong Edisi Bulan Februari-April 2020. Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra Dan Pengajarannya 1 (2): 50“63.
Kencanawati, Dewa Ayu Putu Mariana, dan Zahroh Shaluhiyah. 2013. Mitos Seks Dan Keperawanan Dalam Majalah GADIS Periode Tahun 2006-2012. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia 8 (1): 1“8.
Kumparan.com. 2018. Riset; 44 Orang Indonesia Belum Bisa Mendeteksi Berita Hoax. 2018.
Ningsih, Wahyu. 2018. Nilai-Nilai Edukasi Islam Dalam Novel Pudarnya Pesona Cleopatra (Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills). Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya 6 (2): 47“56. https://doi.org/10.30651/lf.v2i2.1610.
Rusmiati, Desi, dan Susanto Priyo Hastono. 2015. Sikap Remaja Terhadap Keperawanan Dan Perilaku Seksual Dalam Berpacaran. Kesmas: Jurnal Kesahatan Masyarakat Nasional 10 (1): 29“36. https://doi.org/10.21109/kesmas.v10i1.815.
Slamet, Mugi. 2016. Hubungan Antara Nilai Keperawanan ( Virginity Value ) Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Psikoborneo 4 (2): 292“98.
Sobari, Teti, dan Lilis Faridah. 2016. Model Sara Mills Dalam Analisis Wacana Peran Dan Relasi Gender. Semantik Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 5 (1): 88“99.
Viora, Dwi. 2018. Gender Dan Feminisme Dalam Surat Kabar Harian Pekanbaru Metro Expres (MX): Kajian Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills. Jurnal Akrab Juara 3 (1): 150“63.
Wardani, Septian Widya, Daru Purnomo, dan John R Lahade. 2013. Analisis Wacana Feminisme Sara Mills Program Tupperware SHE CAN! On Radio: Studi Kasus Pada Radio Female Semarang. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial 2 (1): 185“210.
Wirawanda, Yudha, Rino Adreas, dan Vania Alayda Rahma. 2019. Bias Gender Dalam Berita Kasus Vanessa Angel (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Dalam Detik.Com). CHANNEL: Jurnal Komunikasi 7 (1): 13“18. https://doi.org/10.12928/channel.v7i1.13013.
Yulianti, Wiwik. 2020. Analisis Wacana Kritis Terhadap Berita Kriminal Pembunuhan Wayan Mirna Salihin (Dengan Pendekatan Sara Mills). SPHOTA: Jurnal Linguistik Dan Sastra 12 (1): 22“33. https://doi.org/10.36733/sphota.v12i1.677.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright Notice
An author who publishes in the Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).