Zikir Dan Ketenangan Jiwa Manusia (Kajian Tentang Sufistik-Psikologik)
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v1i01.3478Abstract
Kesibukan manusia dengan segala aspek kehidupan yang penuh dengan aktivitas dan rutinitas yang dijalaninya, kadang membuat manusia lupa akan dirinya bahkan lupa kepada penciptanya yakni Allah swt. Kondisi yang demikian tentu saja akan membahayakan manusia itu sendiri. Hal ini karena, ketika manusia lupa akan dirinya bahkan sampai lupa pada tuhannya, maka kehidupan mereka akan menjadi hampa dan gersang. Dalam keadaan demikian, maka manusia harus banyak berzikir mengingat Allah swt agar jiwanya menjadi tenang, tentram dan bahagia. Karena kebahagiian yang hakiki bagi manusia sesungguhnya bukan terletak pada harta kekayaan, tapi kebahagiaan manusia yang sesungguhnya ada dalam hatinya. Dan kebahagiaan dalam hati akan diperoleh manusia manakala manusia tersebut selalu dekat dengan tuhannya. Karena dengan dekat pada tuhan hatinya akan menjadi tentram dan akan bahagia pula hidunya.References
Endang Saifuddin Anshari. Wawasan Islam., Jakarta: Rajawali Press., 1986.
Hamka. Filsafat Hidup. Memecahkan rahasia Kehidupan Berdasarkan Tuntunan Al-Quran dan As-sunnah.: Jakarta: Republika Penerbit., 2015.
Jalaludin. Islam Aktual. Bandung: Mizan. 1991.
M. Anwar Abdul Fatah. Tradisi Orang-Orang NU. Yogyakarta: PT LKiS Pelangi Aksara. 2010.
Mujaddidul Islam Mafa. Menyibak Kedahsyatan Dzikir: Cara Religius Untuk Meraih Ketakwaan, Kekayaan Lahir Dan Batin Serta Kesehatan Secara Hakiki. T.tp: Lumbung Insani. 2009.,
M. Yudhie Haryono (Ed). Al-Quran Kritis. Jakarta: Nalar Bekerjasama dengan PT. Inti Media Cipta Nusantara. 2003.
Nurcholis Madjid. Islam Doktrin dan peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan. Jakarta: yayasan Wakaf Paramadina. 1995. hlm., 450
Rivay Siregar. Tasawuf Dari Sufisme Klasik Ke Neo Sufisme. Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada. 1999
Saifuddin Aman dan Abdul Qadir Isa. Tasawuf Revolusi Mental Zikir Mengobati Jiwa dan Raga. Jakarta: Ruhama. 2014
Sidi Gazalba. Sistematika Filsafat. Buku. Jakarta: Bulan Bintang. 1976.
Sulisyanto. Pengantar Filsafat Dakwah. Yogyakarta: Sukses Ofset., 2006.
Undang Ahmad Kamaluddin. Filsafat Manusia. Bandung: CV. Pustaka Setia. 2012
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Prophetic : Professional, Empathy, Islamic, Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).