Dampak Negatif Academic Procrastination terhadap Rendahnya Tingkat Kelulusan Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

Authors

  • Tri Cahyono Universitas Borneo Tarakan

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7589

Keywords:

Academic Procrastination, Tingkat Kelulusan, Mahasiswa Tingkat Akhir.

Abstract

Academic procrastination merupakan sebuah perilaku negatif yang hampir terjadi pada seluruh peserta didik. Academic procrastination merupakan perilaku penghindaran terhadap tugas-tugas akademik dengan alasan adanya aktifitas lain sehingga membuat tugas-tugas utama terabaikan. Gejala academic procrastination sebagian besar ditunjukkan dari beberapa perilaku seperti sering menunda tugas-tugas pribadi, menghindari tanggung jawab akademik dan mementingkan kegiatan lain yang sebenarnya itu hanyalah sebuah bentuk penghindaran terhadap tanggung jawab yang diembannya. Dalam skala yang lebih luas, AP bisa berdampak keputus-asaan, stress dan paranoid terhadap tanggung jawabnya sendiri. Hal itu bisa terjadi karena beberapa faktor. Beberapa penelitian mengenai faktor penyebab AP pada mahasiswa sangat bervariasi. Hal itu disebabkan berbedanya situasi yang melatarbelakangi keadaan pikologis dan sosial mahasiswa. Artinya, faktor penyebab AP pada satu instansi pendidikan tinggi akan berbeda dengan instansi pendidikan tinggi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa indeks kelulusan mahasiswa yang lulus tepat waktu dibawah 50%. Pada faktor primer, AP bisa terjadi karena anxiety, time disorganization, poor task approach, stress and fatigue. Selain itu, faktor sekunder yang juga menjadi penyebab AP seperti low discomfort tolerance and pleasure seeking, self-depreciation, environmental disorganization dan lack of assertion.

Author Biography

  • Tri Cahyono, Universitas Borneo Tarakan
    Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Borg, R. & Gall, M. D. (1983). Educational Reseach.An Introduction. White Plain, New York: Longman, Inc.

Catrunada, L. (2008). Perbedaan kecenderungan prokrastinasi tugas skripsi berdasarkan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Gunadarma, Jakarta.

Ferari, J. R., Johnson, J. L., & McCown, W. (1995). Procrastination and task avoidance: theory, research, and treatment. New York: Plenun Press.

Ferari, J. R., & Morales, J. F. D. (2007). Perceptions of self-concept and self-presentation by procrastinators: Further Evidence. The Spanish Journal of Psychology, 10 (1), hlm. 91-96.

Ghufron, M. N. (2003). Hubungan kontrol diri dan persepsi remaja terhadap penerapan disiplin orangtua dengan prokrastinasi akademik (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Janssen, T., & Carton, J. S. (2009). The effects of locus of control and task difficulty on procrastination. The Journal of Genetic Psychology, 160 (4), hlm. 436-452.

Muhid, A. (2009). Hubungan antara self-control dan self-efficacy dengan kecenderungan perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Ilmu Dakwah, 18 (1), hlm. 578.

Ray, J. V. (2011). Developmental trajectories of self-control: Assessing the stability hypothesis. Disertasi (tidak diterbitkan), University of South Florida, South Florida.

Stake, R. E. (2005). Qualitative Case Studies. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage handbook of qualitative research (p. 443–466). Sage Publications Ltd.

Solomon, L. J. & Rothblum, E. D. (2015). Academic procrastination: Frequency and cognitive-behavioral correlates. Journal of Counseling Psychology, 31, hlm. 503-509.

Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta analytic and theoretical review of quintessential self regulatory failure. Psychological Bulletin, 133 (1), hlm. 65–94.

Steel, P. (2010). Arousal, avoidant and decisional procrastinators: Do they exist? Journal of Personality and Individual Differences, 48, hlm. 926-934.

Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2014). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72 (2), hlm. 271-322.

Tice, D. M. & Baumeister, R. F. (2017). Longitudinal study of procrastination, performance, stress, and health: The cost and benefits of dawdling. Journal of Psychological Science, 8 (6), 454-458.

Downloads

Issue

Section

Articles