Program Hipotetik Bimbingan dan Konseling untuk Tingkat Smartphone Addiction pada Siswa

Authors

  • Nida Krissiyana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Siti Muhibah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Alfiandy Warih Handoyo Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7591

Keywords:

Smartphone Addiction, Program Bimbingan dan Konseling, Siswa.

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran tingkat smartphone addiction pada siswa dan mengetahui rancangan program bimbingan dan konseling untuk tingkat smartphone addiction pada siswa kelas IX SMPN 2 Kota Serang. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan sampel jenuh atau sensus dengan cara mengambil jumlah seluruh anggota populasi sebagai responden yang berjumlah 322 siswa. Penelitian mengenai smartphone addiction dilakukan dengan melihat dari 6 aspek yaitu daily life disturbance, positive anticipation, withdrawal, cyberspace-oriented relationship, overuse, dan tolerance. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan instrumen berupa kuesioner. Hasil analisis kuesioner tingkat smartphone addiction pada siswa kelas IX SMPN 2 Kota Serang berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 15%, kategori sedang dengan persentase sebesar 68%, dan kategori tinggi dengan persentase sebesar 17%. Setelah mengetahui gambaran tingkat smartphone addiction, maka rancangan program bimbingan dan konseling dibuat berdasarkan hasil penelitian yang didapat.

Author Biographies

  • Nida Krissiyana, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Siti Muhibah, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Alfiandy Warih Handoyo, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Afifah, R. (2015). Pengaruh Penggunaan Smartphone Terhadap Aktifitas Kehidupan Siswa (Studi Kasus MAN 1 Rengat Barat). JOM FISIP. 2, (2), hlm 9.

Bisen, S., & Deshpande, Y. (2016). An Analitycal Study of Smartphone Addiction Among Engineering Students: A Gender Differences. Journal Of Indian Psychology , 4, hlm 70-83.

Dejanasz, S. C. (2002). Interpersonal Skills In Organization. Boston: Mc-Graw Hill.

Hidayat, S., & Mustikasari. (2014). Kecanduan Penggunaan Smartphone dan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa RIK UI.

Jahja. (2011). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana.

Karuniawan, A., & Cahyanti, I. Y. (2013). Hubungan Antara Akademik Stress dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa Pengguna Smartphone. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental , 2, hlm 16-21.

Kurniawan, I. G. (2017). Hubungan Depresi dan Kecemasan dengan Smartphone Addiction pada Coass Program Studi Pendidikan Dokter di Provinsi Bali. Tesis. Denpasar, Bali, Indonesia: Universitas Udayana.

Kwon, dkk (2013). Development and Validition of A Smartphone Addiction Scale (SAS). Plos One , 8 (12), hlm 1-7.

Kwon, dkk (2013). The Smartphone Addiction Scale: Development and Validation of Short Version For Adolescents. Plos One, 8 (12), hlm 1-7.

Meirianto, M. T. (2018). Hubungan Kecanduan Smartphone Addiction dengan Kualitas Tidur pada Remaja. Skripsi. Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia: Universitas Islam Indonesia.

Rahmah. D, dkk. (2020). Profil Kepercayaan Diri Siswa dan Implikasinya Bagi Program Bimbingan Pribadi Sosial. Prophetic : Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal. 7, (2). hlm 3.

Santrock. (2003). Perkembangan Remaja, Edisi Ke Enam. Jakarta: Erlangga.

Sudarsono. (1993). Kamus Filsafat dan Psikologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Issue

Section

Articles