Efektivitas Metode Token Economy dalam Terapi Perilaku untuk Menurunkan Gejala Hambatan Perkembangan Sosial pada Anak Usia Dini

Authors

  • Mumtaz Afridah IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v4i1.8752

Keywords:

Token Economy, Hambatan Sosial, Terapi Perilaku.

Abstract

Hambatan perkembangan sosial adalah kondisi perkembangan sosial yang terjadi pada anak tidak sesuai dengan tahapan pencapaian perkembangan sosial di usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari terapi perilaku dengan metode token economy dalam menurunkan gejala hambatan perkembangan sosial pada anak usia dini. Terapi perilaku dengan metode token economy disusun sebagai upaya untuk menurunkan gejala hambatan sosial yang dimunculkan saat berinteraksi di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif single case experimental desain A-B-A. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Adapun responden dalam penelitian ini adalah anak dengan gejala hambatan perkembangan sosial yang belum pernah mendapatkan terapi perilaku sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian terapi perilaku dengan metode token economy dapat menurunkan gejala hambatan perkembangan sosial.

Author Biography

  • Mumtaz Afridah, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

References

Corey, M.S. & Corey, G. (2006). Groups: Process and Practice. Belmont, CA: Thompson Brooks/Cole.

Blum, D.J & Davis, T.E. (2010). The School Counselor’s Book of List, Second Edition. USA: PB Printing.

Daeng, S. & Dini, P. (1996). Metode Mengajar di Taman Kanak Kanak, Bagian 2. Jakarta: Depdikbud.

Departement Kesehatan RI. (2012). Pedoman Pelaksanaan: Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta: Departemen Kesehatan, Direktorat Jendral Pembinaan Kementrian Masyarakat.

Hurlock, E. B. (1997). Perkembangan Anak. Edisi Keenam. Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kavale, K.A & Mostert, M.P. (2014). Social Skills Interventions for Individuals with Learning Disability. Winter. 27(3), hlm. 47-63.

Martin, G & Pear, J. (2003). Behaviour Modification : What It Is And How To Do It (6th edition). New Jersey: Prentice-Hall Inc.

Nelson, R. W. & Israel, A. C. (2006). Behaviour Disorders of Childhood sixth edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Omrod, J. E. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Prayitno, & Amti, E. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rhineka Cipta.

Paternotte, A & Buitelaar, J (Penerjemah: Julia Maria Van Tiel) (2008). ADHD: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Gejala, Diagnosis, Terapi, serta Penanganannya di Rumah dan di Sekolah). Jakarta: Prenada.

Rohayati, T. (2013). Pengembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini. Cakrawala Dini, 4(2), hlm. 131-137.

Santrock, J.W. (2002). Perkembangan Anak Jilid Kedua. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Skinner. B. F. (1965). Science and Human Behaviour. New York: The Free Press.

Subandi, dkk. (2002). Psikoterapi, Pendekatan Konvensional dan Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sundel, M & Sundel, S.S. (2005). Behaviour Change in the Human Services: Behaviour and Cognitive Principles and Applications. London: Sage Pub, Inc.

Theighbulem, O.T., Theighbulem, V.N., & Igwebuike, D.(2011). The effect of token economy on academic achievement of secondery school students : implications for counselling. Proceeding of the 2011 International Conference on Teaching, Learning and Change.

Tim Penyusun Yayasan Suryakanti. (2003). Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita. Bandung: Yayasan Suryakanti.

Zirpoli, T.J. (2012). Behaviour Management Positive Application for Teachers. Sixth Edition. Boston: Pearson.

Downloads

Issue

Section

Articles