PERAN IBRĀHĪM AL-KŪRĀNĪ DALAM PENGEMBANGAN ISLAM DI NUSANTARA
DOI:
https://doi.org/10.24235/tamaddun.v6i1.2583Abstract
Perkembangan Islam di Nusantara tidak dapat dilepaskan dari ulama-ulama yang telah belajar di pusat peradaban Islam di Timur Tengah, khususnya di dua kota suci Makkah dan Madinah. Artikel ini membahas salah satu tokoh ulama yang menjadi rujukan keilmuan para mahasiswa dari Nusantara ketika belajar di Haramayn, yaitu IbrÄhÄ«m Al-KÅ«rÄnÄ«. Meskipun IbrÄhÄ«m Al-KÅ«rÄnÄ« tidak pernah secara langsung berdakwah di Nusantara, namun para muridnya yang berasal dari Nusantara mengajarkan ajarannya dengan bersumber dari kitab-kitab karyanya. Ajaran IbrÄhÄ«m Al-KÅ«rÄnÄ« yang menekankan pentingnya pemahaman Ilmu Hakikat, Ilmu Tariqat, dan Ilmu Syari’at tetap dipegang teguh oleh mayoritas umat Islam saat ini.
 Kata Kunci: IbrÄhÄ«m Al-KÅ«rÄnÄ«, Islam, Nusantara
References
Al-KÅ«rÄnÄ«, IbrÄhÄ«m, ItḥÄf al-DhakÄ«, dalam Oman Fathurahman, ItḥÄf al-DhakÄ« Tafsir Wahdatul Wujud bagi Muslim Nusantara (Jakarta: Penerbit Mizan, 2012)
Azra, Azyumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII Akar Pembaruan Islam Indonesia (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2013), 91.
Bruinessen, Martin Van, “Mencari Ilmu dan Pahala di Tanah Suci Orang Nusantara Naik Haji†dalam Ulumul Qur’an Jurnal Ilmu dan Kebudayaan No. 5 (Jakarta: Lembaga Studi Agama dan Filsafat, 1989)
Bruinessen, Martin Van, “Studies of Sufism and the Sufi Orders in Indonesia Sourceâ€, dalam Die Welt des Islams (Brill: Vol. 38, Issue 2, Jul., 1998)
Fathurahman, Oman, “Tarekat SyattÄriyah Memperkuat Ajaran Neosufisme,†dalam Mengenal dan Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarah di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2011)
Fathurahman, Oman, ItḥÄf al-DhakÄ« Tafsir Wahdatul Wujud bagi Muslim Nusantara (Jakarta: Penerbit Mizan, 2012)
Knysh, Alexander, “IbrÄhÄ«m al-KÅ«rÄnÄ« (d. 1101/1690), an Apologist for Waḥdat al-WujÅ«dâ€, dalam Journal of The Royal Asiatic Society (Cambrige: Cambrige Univesity Press, Vol. 5. No. 1. Apr., 1995)
Nafi, Basheer M., “Taá¹£awwuf and Reform in Pre-Modern Islamic Culture: In Search of IbrÄhÄ«m al-KÅ«rÄnÄ«,†dalam Die Welt des Islams, (Brill: Vol. 42. Issue 3, 2002)
Jumantoro, Totok dan Samsul Munir Amin, Kamus Ilmu Tasawuf (Wonosobo: Penerbit Amzah, 2012)
Al-TabrÄ«zÄ«, Sayyid Muḥsin al-MÅ«sawÄ«, Muntakhab AsrÄr al-Sharī’a (Iran: al-Ma’had al-ThaqafÄ« NÅ«r ‘Alà NÅ«r, 1423 H)
Fazeli, Seyyed Ahmad, Mazhab Ibn Arabi Mengurai Tasybih dan Tanzih, diterjemahkan oleh Muhammad Nur Jabir (Jakarta: Sadra Press, 2016)
Al-FanÄry, Ḥamzah, Miá¹£bÄḥ al-Uns (Iran: IntithÄrat MÅ«lÄ, 1384 H)
Ibn ‘ArabÄ«, Muḥy al-DÄ«n, al-FutūḥÄt al-Makiyya, juz 3 (Beirut: Dar Sader Publishers, tth)
Ibn ‘ArabÄ«, Muḥy al-DÄ«n, “Al-TanzilÄt al-Mawá¹£uliya fÄ« AsrÄr al-ṬÄhirÄt wa-l-á¹¢alawÄt wa-l-AyÄm al-Aá¹£liyaâ€, dalam Majmū’ah RasÄil Ibn ‘ArabÄ« Jilid 2. (Beirut: DÄr al-Maḥajah al-Bayá¸Ä, 2000)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work