Relasi Islam dan Masyarakat Etnis Tionghoa (Studi Kasus: Komunitas Cina Benteng di Tangerang)
DOI:
https://doi.org/10.24235/tamaddun.v7i1.4498Abstract
Abstrak
Komunitas Cina Benteng merupakan kelompok masyarakat etnis Tionghoa yang tinggal di Tangerang, Banten. Secara historis, orang Cina Benteng memiliki hubungan yang dekat dengan Islam meskipun kini banyak yang mengkonversi kepercayaannya menjadi non-muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) memahami struktur kebudayaan dan kehidupan masyarakat Cina Benteng; dan 2) mengetahui bagaimana tanggapan mereka terhadap Islam, baik sebagai doktrin maupun peradaban. Studi ini menunjukkan bahwa penerimaan Islam secara kultural oleh masyarakat Cina Benteng, tidak serta merta membuat mereka menerima Islam secara doktrin dan agama. Di samping itu, terdapat pula kesan yang konservatif terhadap kelompok Cina muslim..
Â
Keywords: Chinese Muslim, Chinese ethnic, Tangerang.
References
Daftar Pustaka
Abdurrahman, Dudung,Metode Penelitian Sejarah (Tangerang: Logos Wacana Ilmu, 1999).
Boechari,Sidi, Ibrahim,Prasejarah Indonesia (Jakarta: Gunung Tiga, 1985).
Creel, H.G., Alam Pikiran Cina; Sejak Confusius sampai Mao Zedong, Terj. Soejono Soemargono (Yogyakarta: Tiara Wacana, 1990).
De Graaf,H. J. dkk, Cina Muslim di Jawa Abad XV dan XVI antara Historisitas dan Mitos (Yogyakarta: Tiara Wacana, 1998).
Durkheim,Emile, The Elementary Forms of The Religious Life, Terj. Joseph Ward Swain (New York: Dover Publication, Inc, 2008).
Gutzlaff,K., Aan mijne mede-christenen in Nederland (Amterdam: Loman Jr, 1850).
Jahja Junus, Peranakan Idealis; Dari Lie Eng Hok dampai Teguh Karya (Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2003).
Karim, Abdul,“Makna Kematian dalam Perspektif Tasawuf†dalam Esoterik, Vol. I, No. 1, Juni 2015.
Kuntowijoyo, Pengantar Ilmu Sejarah (Yogyakarta: Bentang, 1995).
Madjid, M. Dien, dan Wahyudhi, Johan, Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar (Jakarta: Kencana, 2014).
Mashad, Dhurorudin, Muslim di Cina (Jakarta: Pensil 324, 2006).
Mulyana, Slamet, Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara (Yogyakarta: LKiS, 2009).
Onghokham, Anti Cina, Kapitalisme Cina dan Gerakan Cina; Sejarah Etnis Cina di Indonesia (Depok: Komunitas Bambu, 2008).
Pals, Daniel L.,Seven Theories Of Religion Terj : Inyiak Ridwan (Jogjakarta: IRCiSoD, 2011).
Parlindungan, Mangaradja, Onggang, Tuanku Rao, (Yogyakarta : LKiS, 2007).
Pongsibanne,Lebba, Kadorre, Islam dan Budaya Lokal (Ciputat: Mazhab Ciputat, 2013).
Ricklefs,M.C., Sejarah Indonesia Modern, Terj. Dharmono Hardjowidjono (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1995).
Suryadinata, Leo, Etnis Tionghoadan Nasionalisme Indonesia; Sebuah Bunga Rampai 1965-2008 (Jakarta: Kompas, 2010).
Suryadinata, Leo, Negara dan Etnis Tionghoa Kasus indonesia (Jakarta: LP3ES, 2002).
Susan, Blackburn, Jakarta Sejarah 400 Tahun, Terj. Gatot Triwira (Depok: Komunitas Bambu, 2012).
Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari, Fathul Mu’in Jilid 1, Terj. Aliy As’ad (Kudus: Menara Kudus, 1980).
Zein, Abdul, Baqir, Etnis Cina dalam Potret Pembauran di Indonesia (Jakarta: Prestasi Insan Indonesia, 2000).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work