PERAN KOMUNITAS MUSLIM AUSTRALIA DALAM PERKEMBANGAN ISLAM DI AUSTRALIA ABAD 20 M
DOI:
https://doi.org/10.24235/tamaddun.v7i1.4507Abstract
Abstrak
Â
Australia adalah salah satu negara yang dari segi geografi teletak berdekatan dengan Asia, namun secara kebudayaan lebih dekat dengan Barat. Mayoritas penduduk Australia beragama Kristen, meski demikian Islam dapat berkembang dengan baik di sana. Perkembangan Islam ini tak lepas dari peran komunitas-komunitas Muslim yang ada di sana, komunitas ini adalah orang-orang Islam yang melakukan migrasi ke Australia dengan bebagai latar belakang alasan, seperti ekonomi, politik, dan sebagainya. Untuk dapat berbaur dan mempertahankan keislamannya, Muslim dalam komunitas Muslimnya melakukan berbagai upaya. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini akan berpacu pada bentukan rumusan masalah sebagai berikut; pertama, bagaimana sejarah masuknya Islam ke Australia, kedua, bagaimana perkembangan Islam dan komunitas Muslim di Australia, dan ketiga, bagaimana peran komunitas Muslim Australia dalam perkembangan Islam di Australia abad 20 M. Dalam menyusun penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Library Reseach atau penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan yakni metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, interpretasi, verifikasi dan historiografi, sehingga mampu menyajikan bentuk tulisan yang mudah dipahami.Â
Â
Kata Kunci: Peran, Komunitas Muslim, Australia.
References
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Nurfuad, Minoritas Muslim di Negara-Negara non Muslim, Surabaya: UINSA Press, 2014.
M. Alli Kettani, Minoritas Muslim di Dunia Dewasa Ini, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2017.
Abdullah Saeed. Islam in Australia, South Australia: Griffin Press. 2003
Deddy Mulyana. Islam dan Orang Indonesia di Australia. Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu. 2000.
Indriana Kartini. Minoritas Muslim di Australia dan Inggris. Pdf dikutip dari http://ejournal.politik.lipi.go.id/index.php/jpp/article/viewFile/424/238. Diunduh pada hari Selasa tanggal 17 April 2018 Pukul 10.05. WIB.
Anonimous. Penduduk dan Kebudayaan di Australia. http://indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/penduduk_kebudayaan.html diunduh pada Selasa 7 Agustus 2018. Pukul 13.00 WIB.
Anonimous, Malaysians in Australia. https://dfat.gov.au/about-us/publications/international-relations/60-years-australia-in-malaysia/chapter4-malaysians-in-australia.html. diunduh pada hari Rabu, 15 Agustus 2018 pukul 10.55.
Anonimous. History of Imigration from Malaysia. https://museumsvictoria.com.au/origins/history.aspx?pid=38. diunduh pada hari Jumat, 15 Agustus 2018 pukul 11.07 wib.
Anonimous. History of Immigration from Bosnia. https://www.google.com/search?q=google+translate&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b. diunduh pada Jumat 15 Agustus 2018 pukul 11.24 WIB
Krisman Purwoko, Komunitas Muslim Australia Temui Kesulitan Bangun Masjid. https://www.republika.co.id/berita-dunia-islam/islam-mancabegara/10/09/21/135653-komunitas-muslim-australia-temui-kesulitan-bangun-masjid/html. Diunduh pada Selasa, 30 Oktober 2018 pukul 13.30 WIB.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work