Teori Ashabiyah Ibnu Khaldun Sebagai Model Perkembangan Peradaban Manusia
DOI:
https://doi.org/10.24235/tamaddun.v8i1.6326Abstract
ABSTRAK: Abdurrahman bin Muhammad atau yang dikenal dengan nama Ibnu Khaldun adalah seorang intelektual muslim yang sangat terkenal dan fenomenal dalam keilmuan Islam. Selain dikenal dengan bapak historiografi, Ibnu khaldun dikenal juga sebagai ahli ekonomi dan sosiologi. Pemikiran-pemikiranya berbeda dengan filsuf sebelumnya yang lebih banyak berbicara tentang eskatologi. Ide pokoknya Ibnu Khaldun lebih kepada pengetahuan empiris yang ada disekitarnya. Oleh karna itu dalam kajiannya beliau menulis tentang sejarah, ekonomi dan sosial.
Salah satu ide pokok pemikirannya adalah tentang teori ashabiyah yang mendiskripsikan tentang peradaban masyarakat sosial. Pada dasarnya manusia hidup berkelompok, saling menggantungkan dan tidak dapat hidup sendiri oleh karena itu perkembangan peradaban manusia dibentuk oleh kerukunan dan solidaritas antar manusia. Disinilah adanya tujuan yang sama dari masing-masing manusia yaitu terwujudnya ashabiyah(komunitas) di antara mereka. Teori ashabiyah akan menjadi basis perkembangan peradaban manusia. Kesatuan sosial yang terbentuk mulai dari kelompok kecil sampai kepada kesatuan kelompok yang besar.
Dalam kajian ini penulias mencoba untuk menganalisis pemikiran Ibnu Klaldun tentang epistemologinya berkaitan dengan perkembangan peradaban manusia. Dari kajian ini dapat diketahui bahwa pada prinsip peradaban manusia menurut Ibnu Khaldun adalah terwujudnya ashabiyah untuk menciptakan perkembangan dan peradaban manusia.
Kata kunci: Ibnu Khaldun, Â Ashabiyah, Peradaban.
References
DAFTAR PUSTAKA
Alfiyah, Hanik Yuni, (2006). Ibnu Khaldun dan Tafsir Sosial, Jurnal Paramedia, Vol. 7, No, 2, April.
Audah, Ali, 1996. Ibnu Khaldun Sebuah Pengantar, Jakarta: Pustaka Firdaus.
Esposito, L, Jhon (ed). (2001). Ensiklopedi Dunia Islam Modern, Jilid I, Bandung: Mizan.
Huda, Nurul, (2008). Pemikiran Ibn Khaldun Tentang Ashabiya, jurnal Suhuf, Vol. 20. No.1, Surakarta: Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Khaldun, Ibn, (2000). Muqoddimah, Terj. Ahmadie Thoha, Jakarta: Pustaka Firdaus.
Kudairi, Zainab, (1999). Filsafat Sejarah Ibnu Khaldun, Bandung: Pustaka.
Marcuse, Harbert, (2000). One Dimensionan Man, Ter, Silvester G. Pertama dan Yusup Priyasudiarja Yogyakarta: Yayasan Benteng Budaya.
Maryam, (2012). Kontribusi Ibnu Khaldun Dalam Historigrafi Islam, Jurnal Thaqafiyyat, Vol. 13, No. 1, UIN Suka Yogyakarta.
Raliby, Oesman, (1988). Ibnu Khaldun Tentang Mayarakat dan Negara, Jakarta: Bulan Bintang.
Syam, Firdaus, (2010). Pemikiran Pilitik Dan Barat: Sejarah, Filsafat, Ideologi Dan Pengaruhnya Terhadap Dunia Ke-3, Ed. I, Cet. 2, Jakarta: Bumi Aksara.
Yatim, Badri, (1990). Ibnu Khaldun: Riwayat dan Karyanya, Jakarta: Grafiti Prers.
Zainuddin, A. Rahman, (1992). Kekuasaan dan Negera: Pemikiran Ibnu Khaldun, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work