HISTORIOGRAFI ISLAM: TELAAH SEJARAH DALAM MUQADDIMAH AL-KAMIL Fi AL-TARIKH IBN ATHIR AL-JAZARI
DOI:
https://doi.org/10.24235/tamaddun.v9i2.8934Keywords:
Historiografi Islam, Muqaddimah, Al-Kamil fi Al-TarikhAbstract
Abstrak: Artikel ini akan menjelaskan tentang sebuah karya dari sejarawan terkemuka pada masa dinasti Zengid dibawah dinasti Seljuk, yakni Ibn al-Athir al-Jazari. Sejarawan yang muncul pada periode Islam klasik akhir dan menjelang pertengahan ini merupakan sosok yang telah melahirkan karya monumental pada bidang sejarah, yakni Al-Kamil Fi Al-Tarikh dan beberapa kitab lainnya. Fokus kajian ini ialah pada telaah karya Ibn Al-Athir dalam Muqaddimahnya. Yang akan penulis uraikan dengan menjelaskan biografi, karya Ibn Athir dan telaah karya Al-Kamil fi Al-Tarikh. Adapun metode yang penulis gunakan ialah metode historiografi historis. Artikel ini lebih menelaah daripada kajian historiografi dari Ibn Athir sendiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Kamil fi Al-Tarikh merupakan karya yang monumental dalam kesejarahan Islam. banyak makna yang dapat diambil dalam tulisan agung dari Ibn Athir ini. Selain Ulama, ia sebagai sejarawan, sehingga nuansa tulisan sejarahnya penuh dengan khazanah keislaman, motivasi untuk menulis sejarah dan pelajaran apa yang bisa dipetik dibalik peristiwa sejarah yang terjadi, ini yang paling penting. Intinya bahwa sejarah ditulis harus menyeluruh, jangan terputus-putus, agar nampak bahwa sejarah itu selalu berkesinambungan, dan tidak dihitamkan atau dikaburkan, dihilangkan dalam periodesasi sejarah, tulislah apa adanya dan ambil ibrah-nya sebagai pelajaran hidup.References
______. (2020). Ibn al-Athīr: Sejarawan Arab. https://delphipages.live/id/sejarah-dunia/sejarawan/ibn-al-athir
Adiwidjajanto, K. (2017). Historicum Calamitatum (Masa-masa Kekalutan) Dunia Islam dalam Historiografi Ibn Athir di Dalam Al-Kamil. (Jurnal Qurthuba¸Vol.1,No.1).http://jurnalfahum.uinsby.ac.id/index.php/qurthuba/article/view/145
Effendi. (2013). Menguak Historiografi Islam Dari Tradisional Konvensional Hingga Kritis-Multidimensi. (Jurnal TAPIs, Vol. 9, No. 1). DOI: 10.24042/tps.v9i1.1579.
Gumilar, S. (2017). Historiografi Islam Dari Masa Klasik Hingga Modern. Bandung: Pustaka Setia.
Hendry, E. (2013). Perkembangan Pemikiran Modern Dalam Islam. Pontianak: STAIN Pontianak Press.
Ismail, F. (2017). Sejarah dan Kebudayaan Islam; Periode Klasik (Abad 7-13 M). Yogyakarta: IRCiSoD.
Ibn, Al-Athir, Al-Imam Ibn Hasan Ali bin Abi Karim Muhammad bin Muhammad bin Abdul Karim bin Abdul Wahid Saybani Ma’ruf. (1984). Al-Kamil Fi Al-Tarikh: Tarikh maa Qobla al-Hijroti al-Nabawiyah Syarifiyah. Beirut: Darul Kitab Al-‘Ilmiyah.
Kamaruzaman, dkk. (2015). Ibn al-Athir ’s Philosophy of History in Al-Kamil Fi Al-Tarikh. (Jurnal Asian Social Science, Vol. 11, No. 23). DOI: 10.5539/ass.v11n23p28.
Munjin, Sidqy, S. (2018). Analisis Penulisan Al-Kamil Fi Al-Tarikh Karya Ibn Al-Athir. (Jurnal Rihlah, Vol. 6, No. 1). DOI: https://doi.org/10.24252/rihlah.v6i2.6910.
Rosenthal, F. (1968). A History Of Muslim Historiography. Leiden: E.J. Brill.
Rasyid, Azhar. (2020). Ibn Al-Athir: Sejarawan Terkemuka Abad Pertengahan Islam. https://www.republika.co.id/berita/qj56om366/ibn-alathir-sejarawan-terkemuka-abad-pertengahan-islam
Wilaela. (2016). Sejarah Islam Klasik. Riau: Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Kasim.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work