PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MELALUI PERMAINAN MEMASANGKAN GAMBAR DENGAN KATA DI TAMAN KANAK-KANAK CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.24235/awlady.v4i1.2656Abstract
Abstract
Communication can be seen as the process of publicizing information to others who will convey a message message from a child, the day off. Then the 5-6 year old child was able to convey information to the parents what information obtained from the teacher class. When children communicate with peers, both seen from the child playing and talking about his favorite object accidentally the child can communicate well. Problems found in the school children have not been able to mention letters, because of these factors children do not have a lot of vocabulary, so that in communicating the child is difficult in communication with his friends and teachers, and parents
This study aims to: 1) Know the ability of communicating children in groups in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 2) Knowing Improved communication skills in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon, 3) Knowing the game Pair image with keywords in group B in kindergarten Nurul Wathoni Cirebon.
This research method uses Class / PTK action research. Subjects of B-class students TK Nurul Wathoni Cirebon, which consists of 21 children, in Kedawung District Cirebon District. Data analysis techniques that researchers use are interviews, observation, and documentation.
The results of this study indicate that there is an increase in communication skills of children on the game pair with the word in group B in TK Nurul Wathoni Cirebon before given the action or percentage of Pre Cycle 19.04%, the cycle I of the presentation is 47.61%, while in cycle II 85.71%, it can be concluded its existence between Cycle I Cycle I of 28.57%, so the difference between the percentage of Cycle I to Cycle II is 38.1%.
Â
Keywords: Communication, Pairing Image With Words, Early Childhood
Â
Abstrak
Komunikasi dapat dilihat sebagai proses menyampaikan suatu informasi kepada orang lain yang akan disampaikannya berupa pesan contohnya anak mendapatkan suatu informasi dari guru, bahwa besok itu libur. Kemudian anak yang berusia 5-6 tahun itu sudah mampu menyampaikan informasi kepada orang tua apa yang didapat suatu informasi tersebut, dari guru kelasnya. Ketika anak berkomunikasi dengan teman sebayanya, baik dilihat dari anak itu bermain maupun berbicara mengenai benda kesukaannya dengan tidak tidak sengaja anak dapat berkomunikasi dengan baik. Masalah yang ditemukan disekolah itu anak belum mampu menyebutkan huruf, karena dari faktor tersebut anak belum mempunyai kosa kata yang banyak, sehingga dalam berkomunikasi anak sulit dalam komunikasi dengan temannya maupun guru, dan orang tua.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Kemampuan komunikasi anak pada kelompok di TK Nurul Wathoni Cirebon, 2) Mengetahui Peningkatan Kemampuan komunikasi pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon, 3) Mengetahui Permainan Memasangkan gambar dengan kata diterapkan pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon.
Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas/PTK. Subjek penelitian anak didik Kelompok B TK Nurul Wathoni Cirebon, yang terdiri dari 21 anak, di Kecematan Kedawung  Kabupaten Cirebon. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi anak melalui permainan memasangkan gambar dengan kata pada kelompok B di TK Nurul Wathoni Cirebon pada  sebelum diberi tindakan atau Pra Siklus presentasenya adalah 19,04 %,  pada Siklus I presentasenya adalah 47,61 %, sedangkan pada siklus II presentasenya adalah 85,71%, Jadi dapat disimpulkan bahwa presentase antara Pra Siklus ke Siklus I  yaitu 28,57 %, sehingga selisih antara  presentase Siklus I ke Siklus II yaitu 38,1 %.
Â
Kata Kunci: Komunikasi, Permainan Memasangkan Gambar Dengan Kata, Anak UsiaDini
Â
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto Suharsimi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Desmita. 2012. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Rosdakarya.
Dirman. 2014. Komunikasi Dengan Peserta Didik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Djamarah, Bahri Syaiful. 2014. Pola Asuh Orang Tua Dan Komunikasi Dalam Keluarga Upaya Membangun Citra Membentuk Pribadi Anak. Jakarta: Renika Cipta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini.
Khorida, Muhammad Fadillah Lilif Mualifatu. 2013. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.
Mulyana, Deddy. 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Rosdakarya.
Mulyasa. 2012. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Prawiradilaga Salma, Dewi. 2007. Prinsip Disain Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Susanto, Ahmad. 2011. Perkembanagan Anak Usia Dini Pengantar Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Suyadi, Maulidya Ulfah. (2013). Konsep Dasar PAUD, Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Tedjasaputra S, Mayke. 2001. Bermain, Mainan, Dan Permainan Untuk Pendidikan Usia Dini. Jakarta: PT Grasindo
Yuningsih, Nining. 2004. Pengimbasan Hasil Diklat Instruktur Tingkat Dasar Guru Kanak-Kanak Inovatif Tanggal 9-12 Agustus 2004. Majalengka
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.