PERAN DIGITAL PARENTING TERHADAP PERKEMBANGAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA BUNAYYA GIWANGAN
DOI:
https://doi.org/10.24235/awlady.v5i1.4012Keywords:
Kata kunci, konsep digital parenting, anak usia 5-6 tahun, berpikir logisAbstract
Anak tidak dapat dipisahkan dengan kemajuan teknologi digital. Orang tua berperan penting dalam mengasuh anak yang telah mengenal media digital khusunya gadget. Penggunaan gadget pada anak dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan menstimulasi berpikir logis anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan konsep digital parenting yang dilakukan orang tua terhadap anak usia 5-6 tahun di RA Bunayya Giwangan dan  mengetahui peran digital parenting terhadap perkembangan berpikir logis anak anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Subjek yang diteliti yaitu orang tua dan anak usia 5-6  yang berjumlah 5 orang. Penentuan subjek berdasarkan pertimbangan orang tua yang menerapkan konsep digital parenting. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan konsep digital parenting meliputi: menerapkan aturan dan kesepakatan terkait penggunaan gadget, membimbing dan mendampingi anak, menggunakan parental control, dan menyeimbangkan dunia digital anak dengan dunia nyata; dan peran digital parenting terhadap berpikir logis anak meliputi: sebagai edukasi sekaligus hiburan bagi anak; menstimulasi berpikir logis; mengontrol, membimbing anak dan sebagai usaha untuk menghindari kecanduan gadget.
References
Alia, Tesa. (2018). “Pendampingan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam Penggunaan Teknologi Digitalâ€, dalam A Journal of Language, Literature, Culture, and Education POLYGOT, 14, (1), 65-78.
Alucyna, “Menakar Teknologi dan Perkembangan Kognitif untuk Media Pembelajaran Anak Usia Diniâ€, dalam Al Hikmah Proceedings on Islamic Early Childhood Education, 1, (1), 41-52.
Bagus, Ramadhan. “Inilah Perkembangan Digital Indonesia Tahun 2018â€. Dalam http://www.goodnewsfromindonesia.id. diakses pada tanggal 24 November 2018.
Bloom, Benjamin S. (1986). “The Hands and Feet of Genius Automaticity, Education Leadershipâ€. Dalam http://www.ascd.org/ASCD/pdf/journals/ed_lead/el_198602_bloom.pdf. diakses pada tanggal 24 Januari 2019.
Herlina, Dyna, dkk. (2018). Digital Parenting: Mendidik Anak di Era Digital. Yogyakarta: Samudra Biru.
Kurniasari, Intan, dkk. (2013). “Penggunaan Media Alam Sekitar dan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Diniâ€, dalam Edu-Sains, 2, (2), 14-21.
Laely, Khusnul, dkk. (2017). “Parenting Pengasuhan di Era Digital dalam Rangka Mendukung Terwujudnya PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di Daerah Miskinâ€, dalam University Reseach Colloquium, 2, (7), 1-8.
Mascheroni, Giovanna, dkk. (2018). “Digital Parenting: The Challengs for Families in The Digital Ageâ€. Nordocom University of Gothenburg: The International Clearinghouse on Children, Youth and Media.
Minutos, Mega. 2016. The Creative Curriculum for Preschool. Teaching Strategis: Colombus.
Papalia., dkk. (2009). Human Development, terj. Brian Marswendy. Jakarta: Salemba Humanika.
Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Piaget, Jean. 1997. The Psychology of Intelegence. Edisi ke-7. Madrid: Ediciones Morata.
Rode, Jennifer A., (2009). “Digital Parenting: Designing Children’s Safetyâ€, dalam British Computer Society, London, 6, (12), 244-251.
Santrock, Jhon, W. 2002. Life-Span Development, terj. Achmad Chusairi. Edisi ke-5. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Sukiman. dkk. (2016). Seri Pendidikan Orang Tua: Mendidik Anak Di Era Digital. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Yolanda, Reid, Chassiakos et al. (2016). “Children and Adolescent and Digital Media. American Academy of Pediatricsâ€, 138, (5), 62-78.
Yurdakul, Isil Kabakci, dkk, (2013). “Dijital Ebeveylinlik ve Degisen Rollerâ€, dalam Gaziantep University Journal of Sosial Science, 4, (12). 883-896.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.