PENGEMBANGAN PERMAINAN SIRKUIT ANIMOVE UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.24235/awlady.v7i1.6837Keywords:
Permainan sirkuit Animove, Stimulasi, Fisik motorik, Anak usia diniAbstract
Produk yang dikembangkan adalah berupa permainan sirkuit Animove (Animal Movement). Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu alternatif pembelajaran fisik motorik yang mampu melatih keterampilan motorik kasar anak khususnya pada kekuatan (Strength), Kecepatan (Speed), Kelincahan (Agility) pada anak usia 5-6 tahun yang memperhatikan aspek kemudahan, keamanan dan kemenarikan pada permainan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) oleh Borg dan Gall yang telah dimodifikasi menjadi tujuh langkah yaitu melakukan: 1) penelitian dan pengumpulan data awal di lapangan, 2) merencanakan, 3) mengembangkan produk awal, 4) revisi awal, 5) melakukan uji coba dalam kelompok kecil terbatas, 6) melakukan revisi penyempurnaan produk dan 7) melakukan diseminasi atau penyebaran pada forum ilmiah pada seminar nasional pendidikan. Data diperoleh dari para ahli antara lain ahli permainan AUD, ahli alat permainan AUD, ahli fisik motorik. Instrument yang digunakan berupa kuesioner/angket dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari validasi para ahli adalah sebagai berikut: (1) 97,2%Â dinyatakan oleh ahli permainan bahwa permainan sirkuit Animove sangat valid, sesuai dan mudah untuk dimainkan anak, (2) ahli alat permainan menyatakan 84,09% permainan sirkuit Animove sangat valid, aman, dan menarik untuk anak, (3) ahli fisik motorik menyatakan 96,43% permainan sirkuit Animove sangat valid dan dapat menstimulasi perkembangan fisik motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK B khususnya untuk melatih kekuatan, koordinasi, ketepatan dan kelincahan anak. Pada Uji kelompok kecil, diperoleh data: (1) 91,67% permainan ini aman untuk anak usia 5-6 tahun, (2) 95% permainan Animove ini mudah untuk anak usia 5-6 tahun dan (3) 96,67% permainan ini menarik untuk anak usia 5-6 tahun. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa permainan Animove sangat valid dan layak untuk dimanfaatkan dalam menstimulasi perkembangan fisik-motorik anak usia dini.
References
Akbar, Sa’dun. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.
Farhurohman. 2017. Hakikat Bermain Dan Permainan Anak Usia Dini Di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). no. 1, 2017, pp. 27–36, As-sibyan.
Fadlan, Muhammad Noer, and Anggi Tias Pratama. 2019. “Pelatihan Pengenalan Aktifitas Fisik Motorik Anak Usia Dini Se-Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.†Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian 2019, pp. 510–12.
Hurlock, E. B. 1978. Perkembangan Anak Jilid 1. (Terjemahan Meitasari dan Muslichah). 1988. Jakarta: Erlangga
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
Khurniawati, C. V. (2015). Pengembangan media fun recycle sircuit untuk pembelajaran aspek fisik motorik di Taman Kanak-kanak kelompok B. SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah-Fakultas Ilmu Pendidikan UM.
Murdani, Wahyu. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Kebugaran Jasmani Menggunakan Media Sederhanadari Bahan Bambu Di SMA Negeri 1 Pare. SKRIPSI Jurusan PENJASKESREK-Fakultas Ilmu Pendidikan Unversitas Nusantara PGRI Kediri.
Noviana, E. (2015). Pengembangan permainan sirkuit hulahop dalam pembelajaran fisik motorik anak Kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah-Fakultas Ilmu Pendidikan UM.
Pramono. 2015. Bermain & Permainan. Malang: Universitas Negeri Malang
Prasetiawan, A. Y. (2019). Perkembangan Golden Age Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Pratiwi, Intan. (2019). Pengembangan Permainan Mini Jungle Circuit Untuk Melatih Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Kelompok A di Kota Malang. SKRIPSI Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah-Fakultas Ilmu Pendidikan UM.
Ramsetter, C., & Murray, R. (2017). Time to play. Recognising the benefits of recess. American Educator, (May), 31–33.
Rismayanthi, C., & Jaya, M. 2018. Olahraga Kesehatan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.