Pendampingan Implementasi Kebijakan Perikanan Terukur, Pembuatan Pakan Ikan, dan Pemanfaatan Digital Marketing
DOI:
https://doi.org/10.70095/dimasejati.v5i2.15197Keywords:
digital marketing, kebijakan, limbah kerang, penangkapan terukurAbstract
Desa Muara merupakan desa yang terletak di Provinsi Jawa Barat memiliki wilayah potensial dalam usaha pengembangan perikanan tangkap di perairan pantai pesisir Jawa. Nelayan di Desa Muara tergabung dalam kelompok nelayan, Kelompok Usaha Bersama "Muara Bahari" dalam memanfaatkan sumber daya perikanan laut hingga mendaratkan hasil tangkapannya di Pelabuhan Perikanan Bondet. Namun demikian kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan masih bersifat tradisional dan belum mengimplementasi kebijakan penangkapan ikan terukur sebagai bagian blue economy, hal ini berdampak pada kurang terjaganya keberlanjutan sumberdaya ikan. Proses penanganan hasil tangkapan yang dilakukan belum memperhatikan aspek nilai tambah perikanan. Hasil tangkapan sampingan belum diolah secara maksimal sehingga menimbukan limbah hasil perikanan yang terbuang tanpa diamanfaatkan sepenuhnya khususnya menumpuknya limbah cangkang kerang. Pemahaman mitra mengenai teknik pemasaran juga masih terbatas karena sistem penjualan hasil tangkapan masih dilakukan bergantung atau terjerat pada tengkulak sehingga kurang mendukung dunia industri yang saat ini sudah berada di era digitalisasi.Berdasarkan hal tersebut, pemberdayaan berbasis masyarakat ini menjadi urgen dalam mengatasi permasalahan mitra. Kami dari tim Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, berdasarkan masalah yang dihadapi mitra menawarkan solusi berupa 1) Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pendampingan Implementasi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur yang telah dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2023, 2) Pelatihan keterampilan usaha hasil perikanan melalui digital marketing pemanfaatan WA business yang dilaksanakan tanggal 7 September 2023. Kegiatan tersebut dilakukan dengan berbagai metode diantaranya diskusi, pelatihan dan praktik, pendampingan, monitoring, serta evaluasi..
ÂÂ
References
Asiedu B, Nunoo F. 2013. Alternative livelihoods: a tool for sustainable fisheries management in Ghana. International Journal of Fisheries and Aquatic Sciences. [diakses 2022 Des 1]; 2(2):21-28.https://maxwellsci.com/print/ijfas/v2-21-28.pdf
Bebassari , S 2000. Sistem Pengolahan Sampah Perkotaan di Indonesia. Promaris. Canter, L.W. 1996. Enviromental Impact Assesment. Second Edition. Mc Graw-Hill. Singapore.
Kent P. 2006. Pay Per Click Search Engine Marketing For Dummies. Canada:Wiley Publishing.
Kotler, Philip, dan Amstrong G. 2014. Principle Of Marketing. Ed ke-15. New Jersey: Pearson Pretice Hall.
Muallil RN, Cleland D, Alino PM. 2013. Socioeconomic factors associated with fishing pressure in small-scale fisheries along the West Philippine Sea biogeographic region. Ocean and Coastal Management. 82(1):27-33. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2013.04.013.
Rose R dan Pulizzi J.2011. Managing Content Marketing. Cleveland:CMI Books.
Sanjaya RT. 2009. Creative Digital Marketing: Teknologi Berbiaya Murah, Inovatif, Dan Berdaya Hasil Gemilang. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sudarmo AP, Baskoro M, Wiryawan B, Wiyono E, Monintja D. 2013. Perikanan skala kecil: Proses pengambilan keputusan nelayan dalam kaitannya dengan faktor – faktor yang mempengaruhi penangkapan ikan. Journal Marine Fisheries; 4(2):195-200.https://doi.org/10.29244/jmf.4.2.195-200.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Erna, Ria Adriyani, Andi Perdana Gumilang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright
The author(s) hold the copyright of the published article without restriction. This policy means that the journal allows the author(s) to hold and retain publishing rights without restrictions
Licensing
DIMASEJATI by https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/dimasejati/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Â
Â
