Hakikat Manusia dalam Tafsir Maqal Fi al-Insan: Dirasah Qur‘aniyyah Karya Bint al-Shati‘
DOI:
https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v6i01.2800Keywords:
hakikat manusia, maqal fi al-insan, Bint al-Shati'Abstract
Manusia adalah ciptaan Tuhan yang memiliki keunikan sendiri dari berbagai aspek. Bahkan kata manusia secara luas dalam Alquran dapat ditemukan berbagai istilah, di antaranya; katakhalifah, nas, bashar, insan serta bani adam. Semua bentuk kata yang telah disebutkan tentu mengandung historitas, kontekstualitas serta eksistensi yang berbeda. Contohnya artimanusia dengan kata insan oleh beberapa mufassir dijelaskan dengan sangat bervariasi, ada yang cenderung kepada sisi kelemahan manusia dari segi nafsu syahwat seks, kesenangan dunia dan mengarahkan penafsirannya terhadap bentuk fisik/tubuh. Sehingga arti manusia sering mengundang perdebatan dalam upaya mencari makna dan memahaminya secara tepat. Berdasarkan fenomena tersebut, penulis merasa tertarik untuk mengkaji hakikat manusia dalam Alquran dengan memfokuskan kajian penafsiran manusia dalam tafsir Maqal Fi al-Insan Dirasah Qur‘aniyyah Karya Bint al-Shatī‘. Dengan mengkaji pemikiran Bint al-Syath’ tersebut, diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai hakikat manusia secara lebih tepat, serta untuk mengetahui bagaimana metode dan implikasi penafsiran Bint al-SyÄtī’ tentang manusia khususnya jika dikaitkan dengan kontekstual.
References
DAFTAR PUSTAKA
‘AbdurrahmÄn, ‘Aisyah. Al-Tafsir al-Bayani Li al-Qur‘an al-Karim. Kairo: Dar al-Ma’arif, 1962.
.......................................... MaqÄl fi al-InsÄn DirÄsah Qur’Äniyyah. Kairo: Darul Ma’arif, 1969.
........................................ Tafsir Bintu al-SyÄthῑ’. Diterjemahkan oleh: Mudzakir Abdussalam. Bandung: Mizan, 1996.
........................................ Maqal fi al-Insan Dirasah Qur‘aniyyah. Diterjemahkan oleh, M. Adieb al-Arif: Manusia Sensivitas Hermeneutika al-Qur’an. Yogyakarta: LKPSM, 1997.
Asy’arie, Musa, et. al. Filsafat Islam: Kajian Ontologis, Epistemologi, Aksiologi, Historis, Prospektif. Yogyakarta: Mataram Bumi Sejahtera, 1992.
Drijarkara, N. Filsafat manusia. Yogyakarta: Yayasan Kanisius, 1978.
Kertanegara, Mulyadi. Menyelami Lubuk Tasawuf. Bandung: Erlangga, 2006.
Majid, Nurkholis. Islam Agama Peradaban: Membangun Makna dan Relevansi Doktrin Islam dama Sejarah. Jakarta: Paramadina, 1995.
Mubarak, Achmad. Nasionalis Religius Jati Diri Bangsa Indonesia. Jakarta: Mubarak Intitute, 2010.
Mubarak, Achmad. Psikologi Keluarga: Dari Keluarga Sakinah Hingga Keluarga Bangsa. Jakarta: Mubarak Institute, 2011.
Muhyiddin, Asep dan Agus Ahmad Safei. Metode pengembangan dakwah Bandung: Pustaka Setia, 2002.
Poespowardojo, Soerjanto dan K. Bertens. Sekitar manusia: Bunga Rampai Tentang Filsafat Manusia. Jakarta: PT Gramedia, 1982.
Rozak, Abdul dan Rosihan Anwar. Ilmu Kalam. Bandung: Pustaka Setia, 2012.
Saleh, Ahmad Syukri. Metodologi Tafsir al-Quran Kontemporer dalam Pandangan Fazlur Rahman. Jakarta: Sulthan Thaha Press, 2007.
Syarif, M.M, Otto Horrassowitz, dan Weisbaden. Para Filosof Muslim. Diterjemahkan dari “The Philosophers†dari Buku “History of Muslim Philosophyâ€. Bandung: Mizan, 2007.
http://www.pustakailmudotcom.wordpress.com/al-quran/mufassir-al-quran/aisyah-bint-al-syati.
Http://www.psikologiku.com/pengertian-manusia-menurut-para-ahli-filsafat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work