JANGAN MARAH! (ANALISIS SANAD DAN MATAN HADIS) OLEH: UMAYAH
DOI:
https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v2i01.571Abstract
Kesehatan jasmani dan rohani merupakan dua hal yang sangat penting dalam kehidupan kita, keduanya harus kita jaga dengan baik supaya hidup tetap tenang dan stabil. Akan tetapi kita tidak lepas dari pengaruh buruk baik dari dalam diri kita maupun dari luar diri kita yang terkadang tidak terduga terjadi begitu saja. Sehingga sebab-sebab terjadinya pengaruh buruk tersebut terkadang sulit untuk kita tolelir. Dengan demikian kita mesti berpegang teguh pada pesan-pesan Allah SWT dan Rasul-Nya, untuk mengasah dan melatih kecerdasan spiritual kita yang tentunya sangat berpengaruh pada kecerdasan yang lainnya. Sebagaimana Rasulullah berpesan kepada para shahabatnya supaya tidak marah, sampai pesan tersebut diulang beberapa kali. Perulangan dalam pesan Rasulullah SAW tersebut merupakan suatu hal yang sangat urgen untuk kita ikuti karena ketika marah manusia lupa akan dirinya dan tuhannya, sehingga bisa fatal jika tidak segera disadarkan.
Oleh karenanya menghindari marah sangat baik untuk kesehatan rohani kita. Dengan demikian dalam kesempatan ini penulis ingin mengkaji hadis tentang marah.
Kata Kunci: Marah, Hadis, Sanad, Matan.
Â
References
Abdullah bin Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah Al-Bukhari Al-Ja’fi, Shahih Al-Bukhari, (Beirut: Dar Al-Fikr, 2000), Jilid 4, Juz 7, hal. 99-100
Ahmad bin Ali bin Hajar Abu Al-Fadlal Al-Asqalani Asy-Syafi’I, Fath Al-Bari Syarah Shahih Al-Bukhari, (Beirut: Dar Al-Ma’arif, 1379), Jilid 10, hal. 519.
Ahmad bin Hanbal, Musnad Ahmad bin Hanbal,(Beirut : dar Al-Fikr, tt), Jilid 2, hal. 175.
Diunduh dari http://hanggaryudha.wordpress.com/2012/05/01/beberapa-penyebab-timbulnya-marah-2/ pada hari Sabtu 22 Nopember 2014.
Diunduh dari http://www.facebook.com/permalink.php/id pada hari Sabtu, 22 Nopember 2014.
Diunduh dari http://www.tempo.co/read/news/2013/06/26/215491267/8-Penyebab-Amarah-Dalam Kehidupan-Modern, pada hari Sabtu 22 Nopember 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemarahan, diunduh Sabtu 6 Desember 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemarahan, diunduh Sabtu, 6 Desember 2014.
http://www.psikologizone.com/cara-mengendalikan-rasa-marah/06511219, diunduh pada hari Sabtu, 6 Desember 2014.
Ibnu Hajar Al-Asqalani, Kitab Tahdzib At-Tahdzib, (Beirut : Dar Al-Fikr, 1995), Jilid 10, hal. 294-297.
kitab Tahdzib At-Tahdzib karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, dan CD hadis mausu’ah al-kutub al-tis’ah.
Muhammad Abdurrahman bin Abdirrahim Al-Mubarakfuri Abu Al-‘Ala, Tuhfah Al-Akhwadzi Syarah Sunan At-Tirmidzi, Jilid 5, hal. 276
Muhammad bin ‘Isa bin Saurah, Sunan At-Tirmidzi, (Beirut: Dar Ihya At-Turats Al-‘Arabi, 1995), Jilid 4, hal. 371.
Sulaiman bin Halaf bin Sa’d bin Ayub Abu Al-Baji, Al-Muntaqi
Syarah Muwatha Malik, Jilid 4, hal. 295.
Thafar Ahmad Al-Utsmani At-Tahanawi, Qawa’id fi ‘Ulum Al-Hadis, (Beirut: Maktabah Al-Mathbu’at Al-Islamiyah), hal. 33-34.
Wensinck dkk, Al-Mu’jam Al-Mufahras li Alfadz al-Hadis an-Nabawy, (Brill-Leiden, 1962), Jilid 4, hal. 523.
Yahya bin Yahya Al-Laitsi, Muwatha’ Malik, (Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah, 2002), hal. 505.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work