Al-Qur’an dan Tradisi Togo Motonu (Kampung Tenggelam): Studi Living Qur’an Pada Masyarakat Ambuau, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton
DOI:
https://doi.org/10.24235/diyaafkar.v9i02.9200Keywords:
Living Qur’an, Ritual Togo Motonu/Kampung TenggelamAbstract
Interaksi umat Muslim terhadap al-Qur’an terus mengalami perkembangan. Sebagian masyarakat menjadikan al-Qur’an tidak hanya teks yang dibaca ketika hendak beribadah di masjid, rumah, dan acara pengajian atau tausiyah, tetapi al-Qur’an juga dibaca ketika melakukan ritual-ritual keagamaan yang berbau mistik. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti interaksi masyarakat muslim yang berada di Desa Ambuau Togo, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dengan al-Qur’an dalam bentuk ritual Togo Motonu (kampung Tenggelam). Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kualitatif, dengan analisis deskriptif, serta menggunakan pendekatan fenomenologis. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa, walaupun ritual Togo Motonu mengandung unsur-unsur mistik, namun tata cara dalam mempraktekkan ritual tersebut tidak lepas dari bacaan-bacaan yang bersumber dari ayat-ayat al-Qur’an seperti bacaan terhadap QS. Al-Ikhlas, QS. Al-Falaq, dan QS. An-Nas. Ayat-ayat ini dibacakan pada saat ritual Togo Motonu berlangsung, tepatnya ketika tetuah adat selesai menancapkan bendera disamping danau keramat. Masyarakat Ambuau Kabupaten Buton juga mempercayai bahwa ayat-ayat yang dibacakan ketika prosesi ritual Togo Motonu berlangsung dapat melindungi mereka dari segala macam musibah, baik musibah yang menimpah anggota tubuh, ataupuan musibah yang menimpah alam sekitar mereka.References
Athaillah, A. Sejarah Al-Qur’an: Verifikasi Tentang Otentisitas Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Al-Bukhari, Imam. Shahih al-Bukhari, Bab al-Raqa bi al-Qur’an, CD Room. Makrabah al-Shamilah al-Isdar al-Thani, t.t.
Abdullah, Amin. dkk. Metodologi Pendekatan Agama: Pendekatan Multidisipliner. Yogyakarta: Lembaga Penelitan UIN SUKA Yogyakarta, 2006.
Baidan, Nashruddin. Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
Esack, Farid. The Qur’an; A User’s Guide. Oxford: Oneworld Publications, 2007.
Faizin, Hamam. “Mencium dan Nyunggi Al-Qur`an Upaya Pengembangan Kajian Al-Qur`an Melalui Living Qur`an.†Suhuf vol. IV, no 1 (2011).
J. Moleong, Lexi. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007.
Katsir, Ibnu. Tafsir Al-Qur‘an al-‘Adzhim. Riyadh: dar Thayyibah, 2009.
Mustaqim, Abdul. Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadits. Yogyakarta: Teras, 2007.
Syamsuddin, Sahiron. Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Teras, 2007.
Shihab, Umar. Kontektualitas Al-Qur’an. Jakarta: Penamadani, 2005.
Thurhuniy, Muhammad bin Rizq. Mausu‘ah Fadhail Suwar wa Ayât Al-Qur‘an. Dammam KSA: Dar Ibnu al-Qayyim, 1409 H.
Wawancara dengan masyarakat kecamatan Lasalimu Selatan, Muhammad Darwin, pada hari Senin, tanggal 15 Desember 2020, pukul 19.00 Wita.
Wawancara dengan petuah adat tradisi Togo Motonu, La Ode Badia, pada hari Minggu, tanggal 3 Januari 2021, pukul 13.00 Wita.
Wawancara dengan Imam Kampung Desa Ambuau, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, La Ode Seda pada hari Selasa, tanggal 22 Desember 2020, pukul 18.30 Wita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work