PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN DALAM MENJAWAB KRISIS SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v4i2.660Abstract
Abstrak
Pendidikan selama ini belum berhasil mengatasi krisis sosial, karena pendidikan terlalu terpesona dengan target-target akademis.Pendidikan karakter yang sudah mulai diimplementasi beberapa tahun terakhir oleh pemerintah di sekolah-sekolah formal belum bisa menjawab kebutuhan yang ada.Hal ini disebabkan pendidikan sekolah masih minim dan kesulitan dalam menerapkan aspek moral knowing, feeling dan action secara terintegrasi.Keadaan ini berbeda dengan pendidikan pondok pesantren yang sudah sejak lama sudah menerapkan pendidikan karakter dimana ketiga moral tersebut terbiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan ini bisa dilakukan efektif karena adanya contoh dari ustadz atau kiai, dan pendidikan 24 jam berada dalam satu lingkungan yang terintegrasi. Sayangnya model pendidikan karakter ala pesantren ini seolah terlupakan. Padahal ia sudah mengakar lama dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, sudah saat pendidikan karakter mendesak untuk efektif diterapkan dalam mengatasi persoalan sosial dengan melirik kearipan lokal yang ada di pendidikan pesantren.
Â
Kata kunci: pendidikan, karakter, pesantren, sosial.
References
DAFTAR PUSTAKA
Barton, Greg. 2010. Biografi Gus Dur the Auhtorized Bioghraphy of Abdurrahman Wahid. Yogyakarta: LKiS.
Detik.com. 2011.Spekulasi Di Balik Insiden Cikeusik. (Online) Tersedia: http://news.detik.com/read/2011/02/14/131406/1570819/159/spekulasi-politik-di-balik-insidencikeusik?nd992203605. (Diakses tanggal 14 Februari 2012).
Forkami.2011. Kronologi Singkat Soal GKI Yasmin Bogor. (Online) Tersedia: http://forkami.com/berita-149-kronologi-singkat-soal-gki-yasmin-bogor.html, (Diakses tanggal 14 Februari 2012).
Harian Umum Kompas, Senin, 16 Januari 2012, h. 2, “Kerusakan Moral Mencemaskanâ€.
Hizbut Tahrir Indonesia. 2009. Jabar Masih Darurat HIV/AIDS dan Seks Bebas. (Online) Tersedia: http://hizbuttahrir.or.id/2009/12/01/jabar-masih-darurat-hivaids-dan-seks-bebas/. (Diakses tanggal 14 Februari 2012).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.