INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA TRADISI MAGIBUNG
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v10i1.7586Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi tradisi magibung sebagai sarana belajar karakter bagi masyarakat. Agar memperoleh gambaran secara holistic, penelitan ini menggunakan studi deskriptif, dengan mengamati tradisi magibung yang ada diDesa Pakraman Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Penelitian ini diperoleh dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif menggunakan teknik triangulasi, dengan melakukan tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah (1)Tokoh-tokoh senior (panglingsir) masyarakat Desa Pakraman Seraya, (2) BendesaAdat Desa Pakraman Seraya, (3) Pemerintahan adat Desa Pakraman Seraya, (4) Pemerintah Dinas setempat, (5) Pemuda Desa Pakraman Seraya, (6) Tokoh masyarakat, (7) Masyarakat Desa Pakraman Seraya yang dapat memberikan informasi mengenai fokus penelitian yang akan di teliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi magibung mampu menginternalisasi nilai-nilai karakter di lingkungan masyarakat, seperti; karakter religius, kerjasama (gotong-royong), mandiri, jujur, disiplin serta peduli.
Â
Kata Kunci: Pendidikan Karakter; magibung; tradisi
Â
ABSTRACT
This research was conducted to be explored as a means of learning character for the community. In order to obtain a holistic picture, this research uses a descriptive study, with the maintenance of the magibung tradition in Pakraman Seraya Village, Karangasem District, Karangasem Regency, Bali Province. This research was obtained by using a qualitative descriptive analysis using triangulation techniques, by doing three, namely: data reduction, data presentation and drawing steps / levers. The subjects in this study were (1) senior figures (panglingsir) of the Pakraman Seraya Village community, (2) Bendesa Adat Pakraman Seraya Village, (3) Pakraman Seraya Village customary administration, (4) Local Government Service, (5) Village Youth Pakraman Seraya, (6) community leaders, (7) Pakraman Seraya Village community who can provide information about the focus of the research to be studied. The results showed that the magibung tradition was able to internalize character values in the community, such as; religious character, cooperation (mutual assistance), independent, honest, disciplined and caring.
Â
Keywords: Character Education; magibung; traditionReferences
Agus Tripayana I Nengah, “Tradisi Magibung di Desa Pakraman Seraya, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Dilihat Dari Kajian Sosio-Budaya dan Religiusâ€, S.Pd Thesis, Civic Education, Universitas Pendidikan Ganesha, 2014.
Agustian, Ary Ginanjar. (2001). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual– ESQ, Jakarta: Penerbit Arga.
Bredemeier, B.L. & Shields, D. L. 2019. Social Justice, Character Education, and Sport: A Position Statement. Quest, vol. 71, no. 2, pp. 202-214.
KBBI, 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online] Available at: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/tradisi
Lickona, Thomas. (1991). Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. New York, Toronto, London, Sydney, Aucland: Bantam books.
Marini, A., Safitri, D., & Muda, I. 2018. Managing School Based on Character Building in The Context of Religious School Culture (Case in Indonesia). Journal of Social Studies Education Research,vol. 9, no. 4, pp. 274-294.
Maris, I Nengah, dkk. (1994). Gibungan Lombok. Mataram: Parisadha Hindu Dharma Indonesia Provinsi Nusa tenggara Barat.
Miles, M.B.& Huberman, A.M. 1992, Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode-metode baru. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi dari judul Qualitative Data Analysis. Jakarta: Univesrsitas Indonesia Press.
Mufidah, Nastiti. 2016. Program Jam Wajib Belajar Dalam Membentuk Civic Disposition Warga Negara. Humanika, Vol. 23, No. 1, pp. 32-45
Mulyasa. 2014. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nugroho, Muhammad Aji. 2016. Pendidikan Islam Berwawasan Multikultural; Sebuah Upaya Membangun Pemahaman Keberagamaan Inklusif pada Umat Muslim dalam Mudarrisa Jurnal Kajian Pendidikan Islam. Vol. 8. No. 1. Juni. UIN Walisongo Semarang.
Piotr Sztompka. (2004). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada Media Grup
Saidek, A. R., R. Islami, & Abdoludin. (2016). Character Issues: Reality Character Problems and Solutions through Education in Indonesia. Journal of Education and Practice, 7(17): 158-165.
Seken (2014). Reaktualisasi Nilai Filosofi Dewata Nawa Sanga dalam Tradisi Magibung di Karangasem (Tinjauan Historis, Upacara, dan Tattwa). Amlapura: STKIP Agama Hindu Amlapura.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.