Pembinaan Keluarga Broken Home
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v5i1.915Abstract
Tujuan penelitian ini menganalisis dan mengevaluasi pembinaan keluarga broken home, sehingga diperoleh gambaran proses, pola dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dan snowball sampling, sedangkan ukuran sampel ditentukan berdasarkan kelengkapan informasi data yang diperlukan. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) keluarga broken home terjadi pada masyarakat yang berpendidikan rendah; (2) keluarga broken home lebih banyak merugikan wanita yang menjadi janda, dan menghidupi anak-anaknya; (3) beban ekonomi menjadi salah satu penyebab untuk melakukan apa saja demi mendapatkan uang termasuk menjadi pelacur; (4) broken home dapat menjadi penyebab perilaku menyimpang; (5) peran empati orang lain sangat penting dalam membangun keluarga menjadi lebih baik.References
Angraini, Dewi. 2013. Teori Empati. (diunduh dari http://penjajailmu. blogspot.co.id/2013 /05/teori-empati-1_22.html tanggal 20 Mei 2016).
Anonim. 2016. Meraih Sukses dengan Empati. (diunduh dari http://www. gelombangotak.com /Meraih-Sukses-Empati.htm tanggal 20 Mei 2016).
Astuti, YS. (2014). Hubungan Antara Empati Dengan Perilaku Prososial Pada Karang Taruna di Desa Jetis Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Naskah Publikasi:1-10 Surakarta. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah.
Ginintasasi, Rahayu. 2016. Agresi dan Altruisme. (diunduh dari http://file.upi. edu/Direktori/FIP/JUR.PSIKOLOGI/195009011981032-RAHAYU GININTASASI/agresi dan_ altruisme.pdf tanggal 20 Mei 2016).
Nurrohman, Wahid. 2011. Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Broken Home. (diunduh dari https://wahid07.wordpress.com/2011/04/27/e-book/ tanggal 20 Mei 2016).
Puspitawati, Herien. 2010. Pengertian Kesejahteraan dan Ketahanan Keluarga. Bogor. IPB Press & Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen.
Pratiwi, P.H dan Sari, S.P. 2014 Pola Asuh Keluarga Broken Home Dalam Perkembangan Anak di Desa Sumberejo Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun. (diunduh dari http://eprints.uny.ac.id/24785/1/1%20Bagian%20depan%20 skripsi. pdf pada tanggal 20 Mei 2016)
Rozano dkk. 2016. Pengaruh Broken Home Terhadap Perilaku Agresif. Jurnal Penelitian Tindakan, Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1:38-42. Tegal. Universitas Pancasakti.
Solina, Emmy. 2013. Keluarga Broken Home di Tanjung Pinang. (diunduh dari http://riset.umrah.ac.id/wp-content/uploads/2013/Emmy-Solina-Broken Home-pdf pada tanggal 20 Mei 2016).
Syafran, Muhammad. 2014. Dukungan Sosial Terhadap Perkembangan Kepribadian Anak Pada Keluarga Broken Home. (diunduh dari http://msyafransmts. blogspot.co.id/ 2014 /01/makalah-tentang-broken-home. html tanggal 20 Mei 2016).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of theĀ Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.