Youth Empowerment through the Preservation of Minangkabau Traditional Arts: A Case Study of the Tapian Janiah Lunto Community
DOI:
https://doi.org/10.24235/empower.v10i2.20482Keywords:
Community empowerment, arts and culture, ABCD, Tapian Janiah Lunto.Abstract
This article discusses the process of community empowerment through the preservation of traditional Minangkabau arts and culture carried out by the Tapian Janiah Lunto Community in Nagari Lunto, Sawahlunto City. This research begins with the problem of the fading of local cultural values and the increasing social vulnerability among adolescents due to the strong current of globalization. The main objective of the research is to describe how the arts of randai, plate dance, and traditional music are utilized as strategic instruments to strengthen cultural identity, build social solidarity, and prevent juvenile delinquency. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as interviews, participatory observation, and documentation studies. Data analysis was conducted thematically using the Asset Based Community Development (ABCD) framework to highlight the utilization of local cultural, social, and human resource assets as a basis for empowerment. The results show that the Tapian Janiah Community is able to create a safe, inclusive, and productive social space for the younger generation. Artistic activities not only preserve culture but also increase adolescent self-confidence, strengthen social cohesion, and provide a positive alternative that is effective in preventing deviant behavior. These findings confirm that local culture-based empowerment is a transformative strategy that can be implemented sustainably and replicated in other communities with similar characteristicsReferences
Aisyah, A., & Idawati, I. (2025). Fungsi Musik Talempong Bagi Masyarakat Di Nagari Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Journal Of Creative Student Research, 3(1), 156–166.
Ali, M., Mufidah, W., & Parwanti, A. (2022). Metode Asset Based Community Development: Teori Dan Aplikasinya. Insight Mediatama.
Arriani, F., Agustiawati, A., Rizki, A., Widiyanti, R., Wibowo, S., Herawati, F., & Tulalessy, C. (2021). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif.
Azmi, N. A., & Idris, Z. (2021). Kesenian Randai Sebagai Manifestasi Budaya Masyarakat Perpatih Di Negeri Sembilan. Geografia, 17(2), 275–285.
Bahardur, I. (2018). Kearifan Lokal Budaya Minangkabau Dalam Seni Pertunjukan Tradisional Randai. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 7(2), 145–160.
Chamidi, A. S., Kurniawan, B., & Soleh, A. N. (2023). Pendekatan Abcd Dan Manajemen. Yayasan Wiyata Bastari Samasta.
Dori, P. (N.D.). Pendidikan Berbasis Komunitas Menuju Kemanusiaan Baru.
Ernida, K. (2018). Tari Piring Sebagai Reinvensi Tradisi Dan Ikon Budaya Minangkabau Di Sumatera Barat, Indonesia/Ernida Kadir. University Of Malaya.
Fadhallah, R. A. (2021). Wawancara. Unj Press.
Harun, C. (1991). Kesenian Randai Di Minangkabau. Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Indonesia, P. R. (2017). Undang Undang No 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Irawan, D. (2022). Pendidikan Agama Islam Dalam Menciptakan Kepribadian Yang Baik Di Keluarga Dan Masyarakat. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 11(2), 222–231.
Kurniawan, H. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Nilai-Nilai Adat Istiadat Sunda. Uin Raden Intan Lampung.
Muhammad, N. W. (2023). Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanganan Remaja Beresiko Di Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Uin Raden Intan Lampung.
Najamudin, F., & Al Fajar, A. H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Pendekatan Abcd Untuk Mencapai Sdg 1: Tanpa Kemiskinan. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 142–158.
Nawir, M., Arfiani, F., Mukhlisah, N., & Amadyah, N. (2025). Gerakan Literasi Budaya Di Masyarakat: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 1337–1340.
Ngatini, Y. (2025). Remaja Dan Pergumulannya Di Era Digital. Penerbit P4i.
Nurfitri, I. (2025). Kenakalan Remaja Dan Penanggulangannya. Pt Alvarendra Global Publisher.
Nursilah, M. S., Adlin, D., Pd, M., Rahayu, T., & Si, M. (2024). Pendekatan Multikultural Dalam Pendidikan Tari. Takaza Innovatix Labs.
Octaviani, R., & Sutriani, E. (2019). Analisis Data Dan Pengecekan Keabsahan Data.
Prasasti, S. (2017). Kenakalan Remaja Dan Faktor Penyebabnya. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 28–45.
Rahmawati, A., Peachilia, I. P. P., Hanifah, D. S., & Humaedi, S. (2024). Potensi Implementasi Pendekatan Asset Based Community Development (Abcd) Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kampung Wisata Cigadung: Potensi Implementasi Pendekatan Asset Based Community Development (Abcd) Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kampun. Pekerjaan Sosial, 23(1).
Riski, I. P., & Darmawati, D. (2024). Fungsi Tari Pasambahan Dalam Upacara Adat Manjalang Rumah Gadang Mandeh Rubiah Di Lunang. Misterius: Publikasi Ilmu Seni Dan Desain Komunikasi Visual., 1(3), 177–185.
Sari, J. I. P., & Yanti, E. (2025). Perancangan Media Informasi Tentang Pengenalan Alat Musik Tradisional Minangkabau. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(4), 19–25.
Setiaji, D. (2024). Seni Hubungannya Dalam Berbagai Sudut Pandang. Edu Publisher.
Setyawan, W. H., Rahayu, B., Muafiqie, H., Ratnaningtyas, M., & Nurhidayah, R. (2022). Asset Based Community Development (Abcd). Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Siska Junita. (2024). Abdimasku, Vol. 7, No. 1, Januari 2024: 172-181. Januari, 7(1), 172–181.
Sulistiyo, U. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Pt Salim Media Indonesia.
Surya, W. (2024). Tari Piring Pandai Sikek Dalam Tinjauan Pewarisan. Deepublish.
Syamsir, S., Jumiati, J., & Putra, I. (N.D.). Pembinaan Sdm Kelompok Remaja Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Randai Minangkabau. Jess (Journal Of Education On Social Science), 6, 144–153.
Syamsir, S., Jumiati, J., Putri, N. E., & Putra, I. (2023). Pelestarian Seni Tradisional Randai Dalam Arus Globalisasi: Refleksi Pengalaman Pengabdian Masyarakat Di Kenagarian Padang Laweh Malalo, Tanah Datar. Jess (Journal Of Education On Social Science), 7(2), 207–218.
Ulum, M. C., & Anggaini, N. L. V. (2020). Community Empowerment: Teori Dan Praktik Pemberdayaan Komunitas. Universitas Brawijaya Press.
Uno, H. B. (2022). Landasan Pendidikan. Bumi Aksara.
Wulandari, D. (2024). Implementasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa: Tinjauan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(1), 20–34. Https://Doi.Org/10.24832/Jpnk.V9i1.4489
