MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA PGMI PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN MATEMATIKA MI/SD MELALUI PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA (Studi Kuasi Eksperimen terhadap Mahasiswa Jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon)

Authors

  • Nurma Izzati IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v1i1.345

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis yang signifikan antara mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan metode tutor sebaya dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Selain itu diungkap pula aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran, serta respon mahasiswa terhadap pembelajaran metode tutor sebaya. Desain penelitian ini adalah kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pretes dan postes. Populasi penelitian adalah mahasiswa PGMI IAIN syekh Nurjati Cirebon dengan sampel penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah pembelajaran matematika MI/SD sebanyak dua kelas dengan jumlah mahasiswa masing-masing terdiri dari 30 mahasiswa. Analisis data dilakukan terhadap rerata gain ternormalisasi kedua kelompok sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatkan kemampuan pemahaman matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran metode tutor sebaya lebih tinggi daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran metode konvensional. Analisis data angket respon mahasiswa memperlihatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran dengan metode tutor sebaya.

Kata kunci: kemampuan pemahaman matematis, metode tutor sebaya

References

DAFTAR PUSTAKA

Anderson, O. W dan Krathwohl. (2001). A Taxonomy For Learning, Teaching, and Assessing. New York. Addison Wesley Longman, Inc.

Departemen Pendidikan Nasional. (2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Depdiknas.

Driver, R., Leach, J. (1993). A Constructivist View of Learning: Children’s Conceptions and Nature of Science. In What Research Says to Science Teacher. 7, 103-112. Washington: National Science Teachers Assosiation.

Fraenkel, J.R. dan Wallen, N.E. (1993). How to Design and Evaluate Research in Education. Singapore: Mc. Graw-Hill Book Co-Singapore.

Furchan, A. (2004). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan.Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Hake, R.R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. [Online]. Tersedia: http://www.physics.indiana.edu/∼sdi/Analyzingchange-Gain.pdf. [25-03-2008].

Katz, V. J. (1994). “Ethno-Mathematics in the Classroomâ€. Journal for the Learning of Mathematics. 14 (2).

Kilpatrick, J. et al. (2001). Adding It Up: Helping Children Learn Mathematics. [Online]. Tersedia: http://www.nap.edu/catalog/9822.html. [6 Juli 2008].

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. USA: NCTM.

Price, J. (1996). “President’s Report: Building Bridges of Mathematical Understanding for All Childrenâ€. Journal for Research in Mathematics Education. 27(5).

Ruseffendi, E.T. (1984). Pengajar Matematika Modern untuk Orang Tua, Murid, dan SPG. Bandung: Tarsito.

Ruseffendi, E.T. (1991). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Sandjaja, B dan Albertus, H. (2006). Panduan Penelitian. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Sumarmo, U. (2005). Pembelajaran Matematika untuk Mendukung Pelaksanaan Kurikulum Tahun 2002 Sekolah Menengah. Makalah Seminar di FPMIPA Universitas Negeri Gorontalo. Tidak Diterbitkan.

Zulkardi.(2001). Realistic Mathematics Education (RME). Teori, Contoh Pembelajaran dan Taman Belajar di Internet. Makalah: UPI Bandung.

Downloads

Published

2014-06-01

Issue

Section

Articles