IMPLIKASI PENGGUNAAN JILBAB PADA MAHASISWI SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) AL-AMIN INDRAMAYU (STUDI KONSEP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TENTANG ETIKA BERBUSANA)
DOI:
https://doi.org/10.24235/oasis.v1i2.1313Abstract
Abstract
The phenomenon of the use of the hijab today has shifted it’s meaning, so that the hijab is no longer suitable as a cover aurat Islamic law, but has now become a fashion of it’s own among student School of Tarbiyah (STIT) Al-Amin Indramayu. Almamater College that in fact labeled Islam does not guarantee the absolute whole of his students to know and understand the implications of the use conditions and the wearing of a hijab. This study aims to identify and explain the historical emergence of the tradition of hijab as well as to identify and explain the implications of the use of hijab on university student STIT Al-Amin Indramayu. This type of research is a field research with a qualitative approach and methods used is a case study. Author data collection using interviews, observation and documentation. As for the analysis, the authors used a qualitative descriptive analysis techniques. The object of this research is student of Al-Amin STIT Indramayu. The results of this study indicate that the use of the hijab on the students STIT Al-Amin Indramayu has implications psychologically as well as it’s implications on religious behavior, religious behavior that is both vertical (habluminallah) and religious behavior that are horizontal (habluminannas).
Keywords: Implications, Use of Hijab, College Student
Â
Abstrak
Fenomena penggunaan jilbab dewasa ini telah bergeser maknanya, sehingga jilbab bukan lagi sebagai penutup aurat sesuai syariat Islam, tetapi kini telah menjadi fashion tersendiri di kalangan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Amin Indramayu. Almamater Perguruan Tinggi yang notabene berlabel Islam tidak menjamin secara mutlak seluruh mahasiswinya mengerti dan memahami ketentuan serta implikasi penggunaan jilbab yang dikenakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan sejarah munculnya tradisi berjilbab serta untuk mengidentifikasi dan menjelaskan implikasi penggunaan jilbab pada Mahasiswi STIT Al-Amin Indramayu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah studi kasus (case study). Pengumpulan data penulis lakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah Mahasiswi STIT Al-Amin Indramayu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan jilbab pada mahasiswi STIT Al-Amin Indramayu memiliki implikasi secara psikologis maupun implikasi pada perilaku keagamaan penggunanya, baik perilaku keagamaan yang bersifat vertikal (habluminallah) maupun perilaku keagamaan yang bersifat horizontal (habluminannas).
Kata Kunci: Implikasi, Penggunaan Jilbab, Mahasiswi
References
Ahmadi, A. (2003). Psikologi Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Al-Hasyimi, M. A. (2000). Muslimah Ideal. Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Sirojuddin. (2006). Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: PT. Ichtiar Br Van Hoeve.
Bakar. (2003). Menjaga Kehormatan. Alih Bahasa: Gunaim Ihsan dan Uzeir Hamdan. Jakarta: Yayasan as-Shofwa.
Barnard, M. (2011). Fashion sebagai Komunikasi: Cara Mengkomunikasikan Identitas Sosial, Seksual, Kelas dan Gender. Yogyakarta: Jalasutra.
Durkheim, E. (2003). Sejarah Agama; The Elementary Forms of The Religious Life. Terj. Inyiak Ridhwan Muzir. Yogyakarta: IRCiSod.
Goble, F. G. (2006). Mazhab Ketiga Psikologi Humanistik Abraham Maslow. Yogyakarta: Kanisius.
Ibnu, M., dan Muhammad, A. (2002). Hijab Risalah Tentang Aurat. Yogyakarta: Pustaka Sufi.
Ibrahim. (2009). Perempuan dan Jilbab. Yogyakarta: PT. Mapan.
Muhyidin, M. 2007. Membelah Lautan Jilbab. Yogyakarta: Diva Press.
Mulyana, D. (2008). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Rakhmat, J. (2002). Islam Alternatif. Bandung: Mizan.
----------. (2010). Psikologi Agama: Memahami Perilaku Keagamaan dengan Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Psikologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Rohmah, N. (2013). Pengantar Psikologi Agama. Yogyakarta: Teras.
Sarwono, S. W. (2006). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Shahab, H. (2002). Jilbab Menurut al-Qur’an dan as-Sunnah. Bandung: Mizan.
Shihab, M. Q. (2004). Jilbab Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendekiawan Kontemporer. Cetakan ke-8. Jakarta: Lentera Hati.
----------. (2004). Wawasan Al-Qur’an; Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.
Sufyan. (2007). Lautan Mukjizat di Balik Balutan Jilbab. Klaten: Wafa Press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Cetakan ke-19. Bandung: Alfabeta.
Surtiretna, N. (2001). Anggun Berjilbab. Bandung: Mizan Media Utama.
Tim Riels Grafika. (2012). Al Kalimah Tafsir Perkata. Surakarta: Pustaka Al Hanan.
Wan, M. (2005). Jilbab Pakaian Penutup Aurat Istri Nabi SAW.. Yogyakarta: Citra Risalah.
Majalah Tempo. Syariat Islam di Jalur Lambat. Nomor 11/XXXV. Edisi 8-14 Mei 2006.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors whose manuscripts are published agree to the following provisions:
1. Publication rights for all journal manuscript materials published/published on the OASIS E-Journal site Jurnal Ilmiah Kajian Islam is held by the editorial board with the knowledge of the author (moral rights remain with the author of the manuscript).
2. Formal legal provisions for access to digital articles in this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, which means that the OASIS Journal Jurnal Ilmiah Kajian Islam has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain, and publish articles without asking permission from the Author as long as the Author's name is listed as the Copyright owner.
3. Manuscripts published/published in print and electronically are open access for educational, research, and library purposes. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.