Profil Komunikasi Interpersonal Peserta Didik dan Implikasi pada Program Bimbingan Pribadi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7588Keywords:
Komunikasi Interpersonal, Purposive Sampling, Program Bimbingan Pribadi Sosial.Abstract
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan gambaran kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik, serta mengetahui program bimbingan pribadi sosial yang dibuat berdasarkan gambaran kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Kota Serang. Teknik pengambilan data pada penelitian menggunakan purposive sampling yang ditentukan berdasarkan perilaku dalam indikator komunikasi interpersonal seperti sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, mengabaikan pendapat orang lain, sulit berkomunikasi dengan orang lain, serta sulit menyampaikan ide atau gagasan di depan umum. Hasil analisis kuesioner komunikasi interpersonal pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Kota Serang terdapat sebesar 36,03% dengan kategori rendah, 47,7% dengan kategori sedang, dan 16,27% kategori tinggi yang selanjutnya dibuat rancangan program bimbingan pribadi sosial agar dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik.References
Arikunto, S. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Arifin, Z. (1991). Evaluasi Instruksional: Prinsip-Teknik-Prosedur. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Asih, G. Y. & Pratiwi, M. M. (2010). Perilaku Prososial Ditinjau dari Empati dan Kematangan Emosi. Jurnal Psikologi Universitas Muria Kudus 1(1) 33-42. Diakses dari http://eprints.umk.ac.id
Azwar, S. (1987). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Liberty.
Fatimah, D. N. (2017). Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Self Control Siswa SMP Negeri 5 Yogyakarta. Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam 14(1) 25-37. Diakses dari http://202.0.92.5/dakwah/hisbah.
Indrawan, R. & Yaniawati, P. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran untuk Manajemen Pembangunan dan Pendidikan. Bandung: Refika Aditama.
Khalilah, E. (2017). Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial dalam Meningkatkan Keterampilan Hubungan Sosial Siswa. Journal of Islamic Guidance and Counseling 1(1) 41-57. Diakses dari http://jigc.fusa.unjambi.ac.id/index.
Maulana, M. A. et al. (2104). Model Bimbingan Kelompok Berbasis Budaya Jawa dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa SMP Kota Serang. Jurnal Bimbingan Konseling 3(2) 80-96. Diakses dari http://journal.unness.ac.id/sju/index.php/jubk.
Mulyana, D. (2016). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Cetakan ke 18. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Narti, S. (2019). Kumpulan Contoh Laporan Hasil Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Yogyakarta: Deepublish.
Pieter, H. Z. (2017). Dasar-Dasar Komunikasi Bagi Perawat. Jakarta: Kencana.
Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Rianse, Usman dan Abdi. (2011). Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.
Soebardhy, et al. (2019). Kapita Selekta Metodologi Penelitian. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharni & Pratama, B. D. (2016). Pemberian Layanan Bimbingan Pribadi Sosial dalam Menumbuhkan Perilaku Prososial Anak. Jurnal Ilmiah Counselia 6(2) 31-40. Diakses dari http://e-journal.unipma.ac.id.
Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group.
West, R. & Turner, L. H. (2007). Introducing Communication Theory: Analysis and Aplication, 3rd ed. New York: McGraw-Hill.
Wulandari, S. et al. (2012). Upaya Meningkatkan Empati dalam Berinteraksi Sosial melalui Dinamika Kelompok Pendekatan Experiental Learning. Jurnal Indonesia Bimbingan dan Konseling: Teori dan Implikasi 1(2) 40-46. Diakses dari http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk.
Zuhara, E. (2015). Efektivitas Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbigan dan Konseling 1(1) 80-89. Diakses dari http://dx.doi.org/10.22373/je.vlil.319.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Prophetic : Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).