Peran Orang Tua dan Guru untuk Mengembangkan Perilaku Moral dan Religiusitas Remaja
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7593Keywords:
Orang Tua, Guru, Religiusitas, Perilaku Moral, Remaja.Abstract
Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma. Perilaku tersebut merupakan problema yang bisa terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kenakalan remaja di lingkungan rumah misalnnya tindakan indisipliner, melawan orang tua, berkelahi dengan saudara. Salah satu penyebab kenakalan dikalangan remaja, yaitu kurangnya religiusitas yang ada pada diri remaja. Hal ini pun dikarenakan banyak orang tua yang masih belum berkontribusi penuh dalam pembentukan perilaku moral dan religiusitas anak. Di sisi lain, peran guru sebagai pendidik di luar rumah juga sangat penting. Namun, dalam perannya pun kurang maksimal karena masih banyak guru yang sekadar fokus pada nilai, tapi abai pada pembentukan karakter nilai moral. Padahal, pendidikan yang baik sejak dini baik di keluarga dan sekolah sangatlah diperlukan guna membentuk kepribadian yang berakhlak, bermoral, serta bijak dalam menghadapi perkembangan zaman. Terkait dengan hal tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran yang dilakukan oleh guru dan orang tua untuk membentuk perilaku moral dan religiusitas remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa guru dan orang tua mempunyai berbagai cara dalam mengembangkan religiusitas dan perilaku moral remaja seperti melakukan pengawasan, mebmerikan contoh, memberikan kebiasaan yang baik, dan menyisipkan ceramah dalam mata pelajaran.
References
Gunarsa, S. D. dan Singgih D. G. (2013). Psikologi Untuk Membimbing. Jakarta: BPK. Gunung Mulia.
Heaven, P. C. L., Joseph C., dan Peter L. (2010). Parental Styles and Religious Values Among Teenagers: A 3-Year Prospective Analysis. The Journal of Genetic Psychology, hlm. 98.
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Jalaludin R. (2015). Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kurniawan, S. (2017). Pendidikan Karakter: Konsepsi & Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.
Muhyani. (2012). Pengaruh Pengasuhan Orang Tua dan Peran Guru di Sekolah Menurut Persepsi Murid terhadap Kesadaran Religius dan Kesehatanmental. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Pendidikan Tinggi Islam.
Moleong, L. (2004). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muryono, S. (2009). Empati, Penalaran Moral, dan Pola Asuh: Telaah Bimbingan Konseling. Yogyakarta: Gala Ilmu Semesta.
Ngainum, N. (2009). Guru Inspiratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wirawan, S. (2002). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sidik, J. (2010). Genk Remaja, Anak Haram Sejarah ataukah Korban Globalisasi. Yogyakarta: Kanisius.
Wawasari. (2005). Tugas Guru Tenaga Kependidikan. Jakarta: Departemen Agama.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Prophetic : Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).