Profil Perilaku Seksual Remaja dan Rancangan Hipotetik Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Perilaku Seksual Sehat Remaja di SMAN 1 Mangunjaya
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v4i2.9660Keywords:
Perilaku Seksual, Konseling Kelompok Relitas, Remaja.Abstract
Berangkat dari studi kasus di SMAN 1 Mangunjaya yang saat ini semakin permisifnya pergaulan siswa antara pria dan wanita. Disertai sejumlah data penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual tidak sehat di kalangan remaja semakin mengakar dan sangat mengkhawatirkan. Fenomena ini jelas sangat mengkhawatirkan orang tua, guru di sekolah, dan masyarakat, meskipun seksualitas merupakan bagian normal dari perkembangan remaja, tetapi perilaku seksual tersebut disertai resiko-resiko yang tidak hanya ditanggung oleh remaja itu sendiri melainkan juga oleh orang tua dan masyarakat. Pendekatan yang digunakan untuk meneliti perilaku seksual siswa adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 1 Mangunjaya tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 334 siswa dan yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 155 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Hasil penelitian diperoleh bahwa sebanyak 16,75% siswa termasuk kategori tinggi, 53,50% kategori sedang dan 29,75% kategori rendah. Layanan hipotetik konseling kelompok berbasis realitas merupakan suatu strategi layanan bimbingan dan konseling yang dalam penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku seksual sehat siswa kelas XI SMAN 1 Mangunjaya tahun ajaran 2019/2020. Strategi layanan konseling kelompok realitas dilakukan dengan strategi WDEP, W = wants and needs (keinginan-keinginan dan kebutuhan-kebutuhan), D= direction and doing (arah dan tindakan), E=self evaluation (evaluasi diri), dan P= planning (perencanaan).
References
Arikunto, Suharsini. (2005). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Corey, Gerald. (2009). Teori dan Prakt sek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.
Desmita. (2008). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Duvall E. M., & Miller B. C. (1985). Marriage and Family Development (6th ed). New York (US): Harper & Row Publishers.
Fraenkel, J. R., & Wallen, N.E. (1993) How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill.
Gunarsa, Singgih D. (1992). Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Gunung Mulia.
Hurlock E. B. (1997). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Imran, Irawati. (1999). Perkembangan Seksualitas Remaja. Jakarta: PKBI.
Kartadinata, Sunaryo. (2003). Arah Tantangan Bimbingan dan Konseling Perkembangan. Pendidikan dan Konseling di Era Global. Bandung: Rizqi Press.
Kartadinata, Sunaryo. (2003) Bimbingan dan Konseling Perkembangan: Pendekatan Alternatif bagi Perbaikan Mutu dan Sistem Manajemen, Layanan Bimbingan dan Konseling Sekolah. Jurnal BK Vol. VI No.11 Mei 2003. ABKIN.
Latipun. (2006). Psikologi Konseling. Malang: UMM Press.
Monks, F.J. , A.M.P Knoers Siti Rahayu H. (2006). Psikologi Perkembangan (Pengantar dalam Berbagai Badiannya). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Natawidjaja, R. (1987). Pendekatan-pendekatan dalam Penyuluhan Kelompok I. Bandung: CV. Diponegoro.
Nurihsan, Achmad Juntika. (2005). Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Refika Aditama.
Oktaviani, Asri Eka. (2010). Bimbingan Konseling Pribadi Sosial untuk Mengembangkan Perilaku Seksual Sehat Remaja. PPB FIP UPI (tidak diterbitkan).
Puspita Sari, Citra. (2008). Jurnal Harga Diri Pada Remaja Putri Yang Telah Melakukan Hubungan Seks Pranikah. [Online]. Tersedia di: http://skripsistikes.files.wordpress.com/2009/08/12.pdf [ 15 Oktober 2011 ]
Ramli M. (1994). Selayang Pandang Pendekatan Konseling Realitas. Bina Bimbingan. Th.9, No.1. Hal 8-12.
Rosjidan (Ed). (1994). Pendekatan-pendekatan Modern dalam Konseling. Malang: Jurusan PPB FIP IKIP Malang.
Santrock, John W. (2007). Remaja (Edisi 11 Jidil 1). Jakarta: Erlangga.
Sarwono, Sarlito W. (2011). Psikologi Remaja (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Setiawati. (2008). Program Bimbingan Pribadi Sosial untuk Mengembangkan Perilaku Seksual Sehat Mahasiswa. Tesis pada PPs-UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Shertzer, B. S., & Stone, S. C. (1981). Fundamentals of guidance. Boston, MA: Houghton.
Soekidjo Notoatmodjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
S.Willis, Syofyan. (2005). Remaja dan Permasalahannya. Bandung: Alfabeta.
_____________. (2004). Konseling Individual (Teori dan Praktek). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Statistik untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.
Suherman, Uman AS. (2007). Manajemen Bimbingan dan Konseling. Bekasi: Madani Production.
Tn. (2009). 44% Remaja Indonesia Punya Pengalaman Seks Sejak Usia 16 Tahun. [Online]. Tersedia: http://www.seksualitas.net/remaja-indonesia-ngeseks-sejak-16-tahun.htm [31 januari 2012].
Vera Farah Bararah. (2010). Perilaku Seksual Remaja Indonesia. [Online].Tersedia di: http://www.detikhealth.com/read/2010/06/23/165015/1384945/763/perilaku-seksual-remaja-di-indonesia [ 30 Oktober 2011].
Yusuf, Syamsu dan Juntika Nurihsan. (2005). Layanan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Rosda.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).