Peran Ustadz dalam Meningkatkan Kesehatan Mental dan Spiritual pada Lansia melalui Kajian Rutin di Mushola Raudhatussholihin Desa Surawangi Kabupaten Majalengka

Authors

  • Wiwin Widiyanti IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Muzaki Muzaki IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Anisul Fuad IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v6i1.14759

Keywords:

Ustadz, Kesehatan Mental, Spiritual, Lansia.

Abstract

Peran ustadz dalam meningkatkan kesehatan mental dan spiritual lansia melalui kajian mempunyai peran yang besar. Di mana masa kini kesehatan mental dan spiritual amat penting bagi seseorang terutama lansia. Hal ini karena keadaan emosional dan fisik lansia seringkali mengalami penurunan fungsi, tapi tidak menutup kemungkinan perkembangan emosional atau psikologisnya lebih matang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi mental dan fisiknya menurun, seperti kehilangan pekerjaan, kehilangan pasangan, ditinggal anak, maupun karena faktor biologisnya yang menurun sehingga belum siap menerima keadaan tersebut. Maka sebagai masyarakat yang mempuyai kepedulian terhadap sesama perlu mengupayakan kesejahteraan lansia sesuai dengan Undang-Undang No.13 Tahun 1998 Pasal 8. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui peran ustadz dalam meningkatkan kesehatan mental dan spiritual lansia melalui kajian rutin dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan teknik purposive sampling yaitu 4 lansia (jamaah kajian rutin) dan 2 ustadz (pengisi kajian). Hasil penelitian menjelaskan bahwa kajian rutin di Musola Raudhatussholihin dimulai pada pukul 08.00-10.00 WIB. Kegiatannya yaitu, membaca sholawat, pembukaan, mauizhatul hasanah, dan doa penutup, serta ziarah ke makam para wali setiap tiga bulan sekali. Peran ustadz dalam meningkatkan kesehatan mental membuat jiwa lansia lebih tenang, karena metode dan materi yang disampaikan sebagai pesan dakwah secara tersurat dan tersirat seperti sholat, membaca Al-Qur’an, dzikir, puasa, sedekah, dan bermuamalah ketika diamalkan membuat tenang jiwa. Dalam meningkatkan spiritual, para lansia termotivasi untuk lebih fokus mengejar ketenangan rohani dengan cara beribadah kepada Allah dan menyambung silaturahmi dengan sesama juga adanya dorongan yang diberikan oleh lingkungan termasuk ustadz yang memberikan nilai-nilai spiritual dari dalam.

Author Biographies

  • Wiwin Widiyanti, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Bimbingan Konseling Islam, Dakwah dan Komunikasi Islam
  • Muzaki Muzaki, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Bimbingan Konseling Islam, Dakwah dan Komunikasi Islam
  • Anisul Fuad, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Pengembangan Masyarakat Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

References

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).

Fakhriyani, D. V. (2017). Kesehatan Mental. Pamekasan: Duta Media Publishing.

Fitriani, M. (2017). Problem Psikospiritual Lansia dan Solusinya dengan Bimbingan Penyuluhan Islam (Studi Kasus Balai Pelayanan Sosial Cepiring Kendal). Jurnal Ilmu Dakwah, 36(1), 70-95.

Herdiansyah, H. (2013). Wawancara, Observasi, dan Focus Groups: Sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Howard, S. (2002). A Spiritual perspective on learning in the workplace. Journal of Managerial psychology, 17(3), 230-242.

Hutapea, B. (2012). Emotional intelegence dan psychological well-being pada manusia lanjut usia anggota organisasi berbasis keagamaan di jakarta. Jurnal Insan Media Psikologi, 13(2).

Ilmi, N., & Sutria, E. (2018). Problem Depresi Lansia dan Solusi Dengan Terapi Spritual (Literature review: Problem Depression of erderly and the solution with spiritual therapy). Journal of Islamic Nursing, 3(1), 32-39.

Indrayani, I., & Ronoatmodjo, S. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup lansia di desa Cipasung kabupaten Kuningan tahun 2017. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 69-78.

Jalaludin. (2016). Psikologi Agama (Memahami Perilaku dengan Mengaplikasikan prinsip-prinsip Psikologi). Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Jannah, N. (2015). Bimbingan konseling keagamaan bagi kesehatan mental lansia. Konseling religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(2).

Saputra, R. (2015). Pengaruh Intensitas Mengikuti Bimbingan Agama Islam Terhadap Kesehatan Mental Para Lanjut Usia di Panti Wredha Harapan Ibu Semarang (Doctoral dissertation, UIN Walisongo).

Saputra, W. (2011). Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2016). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Issue

Section

Articles