The Challenge of International Education : Creative Thinking
Keywords:
Berpikir Kreatif, Pendidikan InternasionalAbstract
The Challenge of International Education : Creative Thinking. Tantangan dari pendidikan Internasional adalah menciptakan keharmonisan dunia melalui pendidikan. Untuk itulah proses berpikir kreatif hadir untuk menjawab tantangan yang diberikan oleh pendidikan Internasional. Dimana berpikir kreatif merupakan kemampuan untuk menciptakan ide baru yang belum ada sebelumnya atau mengembangkan ide yang sudah ada sebelumnya dengan cara yang unik, cepat, dan bervariasi. Dengan karakteristik berpikir kreatif yang dimiliki peserta didik berupa orisinalitas, elaborasi, kelancaran dan fleksibilitas maka tantangan yang telah diberikan oleh pendidikan Internasional untuk menciptakan keharmonisan dunia melalui pendidikan dapat terwujud.References
Bahtiar, Moh Andi. (2018). Penerapan Media Pembelajaran Book of Mathemathic Education (BOM-E) guna Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Minat Siswa dalam Mempelajari Matematika. Kuningan : STKIP Muhammadiyah Kuningan.
K. Filsaime, Dennis. (2008). Menguak Rahasia Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta : Prestasi Pustakarya.
Nan-Zhao, Zhou (2006). Four ‘Pillars of Learning’ for the Reorientation and Reorganization of Curriculum : Reflections and Discussions. Geneva : International Bureau of Education-UNESCO.
Presiden Republik Indonesia. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Presiden Republik Indonesia.
Umbara, Uba. (2016). Proceeding the First International Conference on Education ICONLEE 2016. Bandar Lampung : Universitas Muhammadiyah Metro.
UNESCO. (1996). Learning, Treasure within : Report to UNESCO of the International Commission on Education for the Twenty-first Century. Paris : The United Nations Educational.
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
