EKSISTENSI PELAKU KASUS KEKERASAN SESKUAL DI SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS BOARDING SCHOOL PERSPEKTIF SOREN AABYE KIERKEGAARD
DOI:
https://doi.org/10.24235/jy.v8i2.11696Keywords:
Pelecehan Seksual, Boarding School, Perempuan, Indonesia.Abstract
Studi Penelitian ini berfokus pada perhatian pada fenomena kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang mengalami krisis etika dan moral terhadap martabat manusia. Kekerasan seksual di Indonesia marak terjadi di kalangan satuan pendidikan. Terjadi kasus pelecehan seksual kerap juga terjadi basis boarding School yang dilakukan oknum yang memiliki pengaruh di tempat kasus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perspektif wajah perempuan dan liyan dengan melihat realitas pelecehan seksual yang marak terjadi di satuan pendidikan berbasis boarding school. Perempuan telah direduksi pada tubuhnya, dan itu pun dimengerti dengan sempit sebagai sekadar yang menimbulkan nafsu. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang difundasikan pada fenomenologi dari Edmund Husserl yakni studi feminisme dan mengumpulkan kasus-kasus pelecehan seksual berbasis boarding school. Studi penelitian ini menemukan bahwa pertama: martabat perempuan direndahkan dan nilai-nilai luhur perempuan dirampas. Kedua: Para pelaku kekerasan seksual di Indonesia masih dalam tahap estetis yang orientasi eksistensinya sebatas pemuasaan diri dengan kenikmatan tanpa memirkan dampak dan nilai-nilai martabat luhur manusia. Ketiga:Â Para pelaku kekerasan seksual kebanyakan pada umumnya dilakukan oleh pembina.References
Ayomi Amindomi, “Herry Wirawan, pemerkosa 13 santriwati, diganjar hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi Bandung, 'harta dan aset dirampasâ€, https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-59581586, diunduh 31 Oktober 2022.
Abidin, Zainal. Filsafat Manusia. Bandung ; Remaja Rosda Karya, 2003.
Aiken, Henry D. Abad Ideologi. Yogyakarta ; Ar-Ruzz Media, 2009.
Anhusadara, La Ode & Rusnib, “Fenomena Kekerasan Seksual Terhadap Anakâ€, Shautut Tarbiyah, Volume, 35, Nomor 23, Tahun 2016.
Armada Riyanto, Relasionalitas Filsafat Fondasi Interpretasi: Aku, Teks, Liyan, Fenomen, Yogyakarta, KANISIUS, 2022.
Armawi, Armaidy, “Eksistensi Manusia Dalam Filsafat Soren Kierkegaard.†Jurnal Filsafat Volume 21, Nomor 1, Tahun 2011, hlm. 25.
Dagun, Save M., Filsafat Eksistensialisme, (Jakarta: Rineka Cipta, 1990), hlm. 50.
Dahlia Irawati, “Terbukti Bersalah, Pendiri Sekolah SPI Kota Batu Divonis 12 Tahunâ€, https://www.kompas.id/baca/nusantara/2022/09/07/terbukti-bersalah-pendiri-sekolah-spi-kota-batu-divonis-12-tahun, diunduh 31 Oktober 2022.
Desi Sommaliagustina , Dian Cita Sari, “Kekerasan Seksual Pada Anak Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia†PSYCHOPOLYTAN, Volume 1, Nomor 02.
Hadiwijono, Harun. Sari Sejarah Filsafat Barat 1. Yogyakarta : Kanisius, 1980.
Hardiman, F.Budi. Filsafat Modern Dari Machiavelli Sampai Nietzsche. Jakarta : Gramedia, 2007.
Henry D.Aiken, Abad Ideologi (Yogjakarta : Ar-Ruzz Media , 2009.
Huda, Nur, “Krisis Moralitas Guru Dan Solusinya: Kasus Pelecehan Seksual Oleh Guru Kepada Muridâ€, Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Volume 10, Nomor 02, Tahun 2022.
Jamaludin, Ahmad, “Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksualâ€, JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial, Volume 3, Nomor 02, Tahun 2021.
Kierkegaard, Soren. Either/Or, Garden City : Double Day.Co.Inc, 1959
Maksum, Ali. Pengantar Filsafat. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media, 2008
Roth, Jhon K. Persoalan-Persoalan Filsafat Agama. Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2003.
Vardy, Peter. Kierkegaard. Terj. Hartono Hadi. Yogyakarta : Kanisius, 2005.
Yunus, Firdaus M, “Kebebasan dalam Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartreâ€, Al-Ulum, Volume 11, Nomor 02, 2011.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.