Peranan Perguruan Tinggi Islam dalam Melestarikan Ilmu Qiraat di Sumatera Barat

Main Article Content

Parlindungan Simbolon
Yundri Akhyar
Waldi Saputra

Abstract

ABSTRAK: Persoalan utama penelitian ini adalah bagaimana peran Perguruan Tinggi Islam dalam mempertahankan Ilmu Qiraat di Sumatera Barat. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Barat dalam melestarikan Ilmu Qiraat. Artikel ini juga bertujuan untuk mengetahui kaidah Imam Qiraat yang dijadikan sebagai mata kuliah wajib pada Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Barat. Data dan maklumat dikumpulkan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang Program Pembelajaran Ilmu Qiraat pada Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Barat sangat berperan dan memiliki kontribusi signifikan dalam melestarikan Ilmu Qiraat yang diwujudkan dalam kurikulum pembelajaran dan menerbitkan karya ilmiah dan buku ajar berhubung kait dengan Ilmu Qiraat. Terdapat tiga Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Barat yang menjadikan Ilmu Qiraat sebagai mata kuliah wajib, yaitu Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang pada Fakultas Usuluddin Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh pada Prodi Studi Islam dan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir dan Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu al-Qur’an (STAI-PIQ) Sumatera Barat pada Prodi Pendidikan Agama Islam, Ilmu Hadis dan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir.   

ABSTRACT: The science of Qiraat is one of the core disciplines of Qur’anic studies and plays a crucial role in preserving the authenticity of Qur’anic recitation. Amid the currents of modernization and the declining interest of younger generations in classical Islamic scholarship, the sustainability of Qiraat studies faces various challenges. Islamic higher education institutions, as centers for intellectual and scholarly development, bear a strategic responsibility in preserving and advancing this discipline. This study aims to analyze the role of Islamic higher education institutions in West Sumatra in maintaining the existence and continuity of the science of Qiraat. This research employs a qualitative method with a descriptive approach, utilizing observation, interviews, and documentation studies of curricula, academic activities, and Qiraat development programs. The findings indicate that Islamic higher education institutions play an active role through the integration of Qiraat courses into the curriculum, the mentoring of students through halaqah-based learning and the organization of Qira’at training programs, as well as collaboration with pesantren and religious institutions. Furthermore, these institutions function as centers for the regeneration of competent qāriʾ and scholars dedicated to the science of Qiraat. Thus, Islamic higher education institutions hold a strategic role in preserving the science of Qiraat in West Sumatra through formal education, non-formal activities, and community engagement.

Article Details

Section

ARTICLES

How to Cite

Parlindungan Simbolon, Yundri Akhyar, and Waldi Saputra, trans. 2025. “Peranan Perguruan Tinggi Islam Dalam Melestarikan Ilmu Qiraat Di Sumatera Barat”. JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama Dan Kemanusiaan 11 (2): 411-26. https://doi.org/10.24235/29p20n70.