Representasi Rempah dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna: Analisis Semantik Leksikal terhadap Pengetahuan Pengobatan Tradisional Jawa Representation of the Spice Lexicon in the Book of Primbon Betaljemur Adammakna: Lexical Semantic Analysis of Javanese Traditional Medicine Knowledge

Main Article Content

Kaka Kosasih
Eka Yuli Astuti
Ermi Dyah Kurnia

Abstract

ABSTRAK: Leksikon rempah dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna merepresentasikan pengetahuan pengobatan tradisional masyarakat Jawa yang belum banyak dikaji melalui perspektif semantik leksikal. Penelitiaan ini bertujuan mendeskripsikan bentuk linguistik, bentuk fisik, makna leksikal, dan fungsi rempah sebagaimana direpresentasikan dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik leksikal. Data berupa leksikon rempah pada halaman 47-53 Kitab Primbon Betaljemur Adammakna yang dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis dokumen berdasarkan teori semantik leksikal Abdul Chaer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon rempah terdiri atas bentuk monomorfemis dan polimorfemis dengan bentuk fisik yang didominasi oleh rimpang dan daun. Makna leksikal setiap leksikon memiliki hubungan yang konsisten antara leksem dan referennya, bersifat referensial, serta tidak menunjukkan gejala polisemi maupun ambiguitas. Dari aspek fungsi, rempah memperlihatkan dominasi fungsi antiradang, karminatif, dan antimikroba dengan kecenderungan penggunaan beberapa rempah secara berulang dalam berbagai formulasi ramuan pengobatan tradisional. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sistem penamaan rempah dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna tidak hanya berfungsi sebagai penanda linguiistik, tetapi juga merepresentasikan sistem pengetahuan pengobatan tradisional yang terdokumentasi melalui bahasa.
Kata Kunci: Semantik Leksikal; Leksikon Rempah; Pengobatan Tradisional; Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.

ABSTRACT:
The spice lexicon in Kitab Primbon Betaljemur Adammakna represents the traditional medicinal knowledge of Javanese society that has received limited attention from the perspective of lexical semantic. This study aims to describe the linguistic forms, physical forms, lexical meanings, and functions of spices as represented in Kitab Primbon Betaljemur Adammakna. The study employed a descriptive qualitative method with a lexical semantic approach. The data consisted of spice lexicon found on pages 47-53 of Kitab Primbon Betaljemur Adammakna, colleced through observation, intensive reading, and note-taking techniques, and analyzed using document analysis based on Abdul Chaer’s lexical semantic theory. The findings reveal that the spice lexicon consist of monomorphemic and polymorphemic forms, with rhizomes and leaves as the predominant physical forms. Each lexical item demonstrates a consistent relationship betwen the lexeme and its referent, exhibiting referential meaning without evidence of polysemy or lexical ambiguity. In terms of function, antiinflamatory, carminative, and antimicrobial properties are the most dominant, while several spices recur across various traditional medicinal formulations. These findings indicate that the spice lexicon in Kitab Primbon Betaljemur Adammakna functions not only as a linguistic marker but also as a representation of the traditional medicinal knowledge preserved through the manuscript.
Keywords: Lexical Semantics; Spice Lexicon; Traditional Medicine; Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.

Article Details

Section

ARTICLES

How to Cite

Kosasih, Kaka, Eka Yuli Astuti, and Ermi Dyah Kurnia, trans. 2026. “Representasi Rempah Dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna: Analisis Semantik Leksikal Terhadap Pengetahuan Pengobatan Tradisional Jawa: Representation of the Spice Lexicon in the Book of Primbon Betaljemur Adammakna: Lexical Semantic Analysis of Javanese Traditional Medicine Knowledge”. JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama Dan Kemanusiaan 12 (1): 186-201. https://doi.org/10.24235/43ngmp19.