Husuli dan Huduri dalam Konteks Filsafat Hikmah Muta'aliyyah
DOI:
https://doi.org/10.24235/jy.v6i2.7117Abstract
Tulisan ini menjelaskan bagaimana pandangan Mulla Sadra dalam menjelaskan ilmu husuli dan ilmu huduri. Ilmu Husuli dan Huduri yang sejak lama menjadi perdebatan panjang di antara para pemikir muslim menjadi perhatian serius Mulla Sadra. Pendefinisian pengetahuan merupakan basis awal yang berusaha dibangun oleh Mulla Sadra dalam mengkontruksi aliran filsafat Hikmah al-Muta’liyyah miliknya. Dengan pendekatan kualitatif dan melakukan kajian terhadap pemikiran dan karya-karya Mulla Sadra, dapat disimpulkan bahwa bagi Mulla Sadra perdebatan mengenai Husuli dan Huduri telah selesai dan tidak perlu diperlebar atau diperpanjang lagi. Husuli menempati posisis kedua yang menjadi ilmu pendukung, sedangkan huduri merupakan ilmu utama yang tertanam dalam diri manusia dan merupakan anugeran dari Tuhan.References
Badruzaman, Dudi. Perkembangan Paradigma Epistemologi Dalam Filsafat Islam. IDEA: Jurnal Humaniora, Vol 2, No.1, April 2019.
Nasr, Seyyed Hossein. Al-Hikmah Al-Muta’aliyyah Mulla Sadra: Sebuah Terobosan dalam
Filsafat Islam. Terj. Mustamin al Mandary. Jakarta: Sadra Press, 2017.
Nur, Syaifan. Filsafat Hikmah Mulla Shadra. Yogyakarta: RausyanFikr Institute, 2012.
Thabathaba’i, Muhammad Husayn. Bidayat al-Hikmat. Qom : Muasasat Nashr al-Islami, 1415.
-----. Nihayat al-Hikmat. Qom : Muasasat Nashr Islami, 1415.
Subhani, Ja’far. Nazhariyat al-Ma’rifat. Qom : Markaz al-Alami li al-Dirasat al-Islamiyah, 1411.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.