REALITAS PENGETAHUAN DAN SUBJEK YANG MENGETAHUI MENURUT THABATHABA’I

Authors

  • Fuad Nawawi IAIN Syekh Nur Jati Cirebon
  • Sahal Mubarok

DOI:

https://doi.org/10.24235/jy.v2i1.956

Abstract

Thabathaba’i mengajukan “gugatan†pemikiran filsafat yang menyatakan bahwa realitas pengetahuan tergantung persepsi subjek seperti apa yang dikatakan kaum shopis “apa yang kita ketahui tak lain hanya sekedar persepsi kita, dan tidak memiliki realitas eksistensinya. Namun, bagi Thabathaba’i, bukan berarti peran subjek tidak ada, karena, menurutnya realitas pengetahuan, secara ontologis pada hakikatnya adalah riil. Sebab, pengetahuan manusia yang didasarkan dari persepsi dirinya sebagi subjek terhadap objek di luar dirinya yang dipersepsikan adalah bersifat kuiditatif (mÄhÄ«yat). Karena jika tidak demikian, maka dengan sendirinya tidak akan pernah manusia memiliki pengetahuan.  Lalu, bagaimana relasi antara realitas pengetahuan kita di dalam mental dengan realitas  di luar? Apakah realitas pengetahuan di mental berbeda dangan realitas pengetahuan di alam luar? Pada dasarnya, menurut Thabathaba’i, seluruh objek pengetahuan eksternal tak lain merupakan konsep-konsep mental kita. Namun, konsep-konsep mental tersebut memiliki karakteristik yang khas, yaitu semacam “cermin†yang dapat memantulkan gambaran luarnya (mir‘Ätun masyÄ«rat ilÄ al-khÄrij). Ia merupakan produk  imajinal tentang pengetahuan eksternal pada mental kita tanpa perantara pada tahap awalnya. Selanjutnya, mental kita pada tahap kedua, menandaskan bahwa konsep-konsep pengetahuan tersebut memiliki realitas eksistensinya di alam eksternal. Kemudian pada tahap akhir, mental kita menyatakan bahwa kehadiran dan kemunculan realitas konsep-konsep tersebut di mental kita bertitik tolak dan bersumber dari efek-efek realitas eksternal  

 

Kata Kunci: Realitas Pengetahuan, Kuiditatif, Konsep Mental, Realitas Eksternal

References

Hardiman, F. Budi. 2007. Melampaui Positivisme dan Modernitas. Yogyakarta: Kanisius

_____________. 2013. Pemikiran-pemikiran yang Membentuk Dunia Modern, Jakarta: Erlangga.

Hosseini, Morteza Haj, “ The Reality of Knowledge in The Transcendent Philosophy,†dalam Islam-West Philosophical Dialogue, ( Teheran: SPRIn Publication, 1999), vol, 7.

Muá¹­ahari, Murtaá¸Ä. 1993. Syarh al- ManzÅ«mat. Beirut: Shams al-Mashreq.

Nasr, Seyyed Hossein & Oliver Leaman (editor). 2001. History of Islamic Philosophy, vo, 1. Qom: Ansariyan Publication.

ṬhabÄá¹­habÄÄ«, Muhammad Husein. BidÄyat al-Hikmat. Qom: Mu’asis al-Nasr al-IslÄmÄ«.

YazdÄ«, Taqi MisbÄh. 1999. Philosophical Instructions. New York: Global Publication Binghamton University.

Downloads

Published

2016-06-01

Issue

Section

ARTICLES