KESENIAN BRAI, WARISAN BUDAYA LELUHUR CIREBON

Authors

  • Ikfal Al Fazri IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Hajam - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/jy.v5i2.5709

Keywords:

Kesenian, Brai, Cirebon

Abstract

Kesenian Brai adalah seni tradisional yang tumbuh di daerah Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat, sejenis solawatan atau tembangan yang terdapat pada masyarakat Muslim di banyak daerah di Nusantara. Meskipun kesenian Brai memiliki nilai tatanan budaya serta pesan moral yang tinggi, tapi keberadaan dan perkembangannya kurang begitu mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait dan pemerintah. Oleh sebab itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mengangkat kesenian Brai ditinjau dari segi filosofi dan maknanya. Penulis berharap hasil tulisan ini dapat merangsang peneliti lainnya untuk mengkaji lebih dalam makna dan simbol filosofis yang terdapat dalam syair kesenian Brai, atau dalam bahasa Brai adalah raka’at  yang dimana lirik dan lagunya memiliki tingkatan untuk memuji dan mendekatkan diri kepada Allah Swt serta gerakan yang memiliki banyak arti dan makna.

Author Biographies

  • Ikfal Al Fazri, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Aqidah dan Filsafat Islam
  • Hajam -, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Aqidah dan Filsafat Islam

References

D. Wahidin. 2013. Kompilasi kesenian Tradisional Cirebon. Cirebon: Disporabudpar Kota Cirebon.

E. Sedyawati. 1981. Pertumbuhan Seni Pertunjukkan. Jakarta: Sinar Harapan.

H.A. Rivay Siregar. 2000. Tasawuf Nusantara, Jakarta: Grafindo Persada.

Lanny Octavia, dkk. 2014. Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren. Jakarta: Rumah Kitab.

Oka. A. Yoety. 1986. Melestarikan Seni Budaya Tradisional Yang Nyaris Punah. Bandung: Angkasa.

R.M. Soedarsono. 1991. Perkembangan Kesenian Kita Menjelang Abad XXI, Yogyakarta: ISI Indonesia.

Suwardi Endraswara. 2015. Agama Jawa: Ajaran, Amalan, Asal-Usul Kejawen, Yogyakarta: Narasi.

Downloads

Published

2019-12-17

Issue

Section

ARTICLES