PERAN TASAWUF DALAM PEMBINAAN AKHLAK DI DUNIA PENDIDIKAN DI TENGAH KRISIS SPIRITUALITAS MASYARAKAT MODERN

Authors

  • Asep Kurniawan IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/jy.v2i1.907

Abstract

Pendidikan adalah setiap upaya untuk memelihara dan mengembangkan sifat dasar manusia baik yang bersifat esoterik maupun eksoterik. Pada kenyataannya, aspek esoterik pada diri manusia tertinggal jauh dalam dunia pendidikan. Akibatnya, orientasi pendidikan mengarah kepada nuansa yang lebih materialistik, individualistik, dan sekularistik. Dengan demikian, hal ini dapat mereduksi secara masiv eksistensi manusia itu sendiri. Untuk mengatasi persoalan ini, maka diperlukan reorientasi pendidikan ke arah holistik dengan penanaman nilai-nilai spiritual keagamaan (sufistik) melalui pensucian diri dan perasaan akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Pemecahan masalah ini akan menjadikan integrasi vertikal penyerahan diri terhadap Allah dan dimensi dialektik secara horizontal terhadap kemanusiaan dan lingkungan. Oleh karena itu, hal ini akan dapat difahami bahwa nilai-nilai sufistik tidak dapat dipisahkan dari pemecahan masalah-masalah pendidikan.

 

Kata Kunci:Tasawuf, Pendidikan, Spiritual, Akhlak

References

Abdullah, M. Zain. 2007. Dzikir dan Tasawuf. Solo: Qaula.

Amin. 2010. Siswa Suka Kalau Gurunya Marah. (Online) Tersedia: http://edukasi.kompasiana.com/2012/08/21/siswa-tuh-suka-kalau-gurunya-487042.html. (20 Februari 2013).

Basiyuni, Ibrahim. t.th. Nasya’atu al- Tas}awwuf al-Islami. Mesir: Da>r al-Ma’arif.

Ghazali, al-. 1968. Sir al-`Alamīn wa Kashf ma fī al-Daryn. Cairo: Maktabat al-Jindi.

Hawwa, Sa’id. 1999. Jalan Ruhani, Cet. 7. Bandung: Mizan.

Kalla, Jusuf. 2012. Tawuran Terjadi Karena Siswa Tak Hormati Guru. (Online) Tersedia: http://nasional.kompas.com/read/2012/09/27/07030940/JK.Tawuran.Terjadi.karena.Siswa.Tak.Hormati.Guru (20 Februari 2013).

Madjid, Nurcholis. 1995. Islam Agama Peradaban: Membangun Makna dan Relevansi Islam dalam Sejarah. Jakarta: Yayasan Paramadina.

Matulessy, Andik. 2012. Seks Bebas Mulai Beralih ke Pelajar. (Online) Tersedia: http://www.untag-sby.ac.id/index.php/component/content/article/37-klipping/1030-liputan-khusus--seks-bebas-mulai-beralih-ke-pelajar.html (18 Pebruari 2013)

Mulyasana, Dedy. 2011. Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyati, Sri. 2005. Tarekat-tarekat Muktabaroh di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Muslim. 1993. Shahih Muslim. Terj. Makmur Daud, Juz 1. Jakarta: Wijaya.

Mughni, Syafiq A. 2001. Nilai-nilai Islam: Perumusan Ajaran dan Upaya Aktualisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nasution, Harun. 1978. Filsafat dan Mistisisme dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Razak, Nasruddin. 1973. Dienul Islam. Bandung: PT. al-Ma’arif.

Simuh. 1997. Tasawuf dan Perkembangannya dalam Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Siraj, Said Aqil, “Pendidikan Sufistik di Era Multikulturâ€, Kompas, 21 juni 2002, 1.

Sugiarto. 2010.Seks Bebas di Kalangan Remaja (Pelajar dan Mahasiswa), Penyimpangan, Kenakalan atau Gaya Hidup? (Online) Tersedia:http://sugiartoagribisnis.wordpress.com/2010/07/14/seks-bebas-di-kalangan-remaja-pelajar-dan-mahasiswa-penyimpangan-kenakalan-atau-gaya-hidup/ (23 Februari 2013)

Tasmara, Toto. 2001. Kecerdasan Ruhaniah (Transcentental Intelligence): Membentuk Kepribadian yang Bertanggung Jawab, Profesional, dan Berakhlak. Jakarta: Gema Insani.

Downloads

Published

2016-06-01

Issue

Section

ARTICLES