KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI TK MUTIARA, TAPOS DEPOK)
DOI:
https://doi.org/10.24235/awlady.v3i2.1529Keywords:
Kompetensi, Kepribadian, Guru, Kemandirian, Anak Usia DiniAbstract
Guru adalah salah satu komponen pendidikan yang ikut berperan aktif dan strategis memperlancar proses belajar mengajar di sekolah. Mengingat posisinya yang begitu penting, guru harus memiliki berbagai kompetensi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Tanpa bermaksud mengabaikan salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru, kompetensi kepribadian kiranya harus mendapatkan perhatian yang lebih. Sebab, kompetensi ini akan berkaitan dengan idealisme dan kemampuan untuk dapat memahami dirinya sendiri dalam kapasitas sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di TK Mutiara Tapos, Depok. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan kepribadian guru yang penyayang, sabar, menyenangkan, adil, dan perhatian dapat membuat anak didik memiliki kemandirian di sekolah.
Â
Kata Kunci: Kompetensi, Kepribadian, Guru, Kemandirian, Anak Usia Dini
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.