Pelatihan Menulis Naskah Iklan untuk Promosi Kepariwisataan di Desa Medalsari Kabupaten Karawang

Authors

  • Sigit Widiatmoko Universitas Negeri Jakarta
  • Asep Supriyana Universitas Negeri Jakarta
  • Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.70095/dimasejati.v5i4.14789

Keywords:

desa wisata, pemasaran digital, pelatihan naskah iklan

Abstract

Desa Medalsari di Kabupaten Karawang memiliki potensi untuk menjadi desa wisata berkat lanskap alam yang indah dan keberadaan objek wisata seperti air terjun Green Canyon. Namun, pandemi Covid-19 dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan desa wisata menjadi kendala utama. Dengan dicabutnya pembatasan kegiatan masyarakat pada 2022, Desa Medalsari memiliki peluang untuk memulai kembali promosi pariwisata melalui strategi pemasaran digital. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat Desa Medalsari dalam mempromosikan pariwisata melalui pelatihan penulisan naskah iklan dan penggunaan media sosial. Kegiatan ini mencakup penyuluhan dasar penulisan, pelatihan teknik AIDA untuk naskah iklan, pembuatan materi visual dengan aplikasi Canva, dan pendampingan pengelolaan akun media sosial. Peserta terdiri dari pemuda, pelaku usaha lokal, dan aparat desa. Setelah pelatihan, evaluasi partisipatif dilakukan bersama mitra untuk menilai keberhasilan program dan mengidentifikasi kendala. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai promosi digital serta kemajuan pengelolaan akun media sosial Desa Medalsari. Program ini menjadi langkah awal strategis untuk membangun kesadaran ekonomi kreatif berbasis pariwisata di desa tersebut.

References

Aryani, I. (2019). Efektivitas penggunaan modul pembelajaran pada mata kuliah ekologi hewan materi populasi hewan: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Seminar Nasional Pendidikan Sains II UKSW, 41-47.

Cuijpers, P. (2002). Effective ingredients of school-based drug prevention programs: A systematic review. Addictive Behaviors, 27(6), 1009-1023.

Fadhillah, N., Setyowati, E., & Tjalla, A. (2019). Hubungan pemahaman NAPZA dengan sikap terhadap penyalahgunaan NAPZA (Studi korelasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Johar Baru). Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 1-6.

Jurnal Data Puslidatin BNN. (2019). Hasil survei penyalahgunaan dan peredaran gelap NAPZA pada kelompok pelajar dan mahasiswa di 18 provinsi tahun 2016. Diambil dari http://www.bnn.go.id/_multimedia/document/20180508/jurnal_data_puslitdatin_bnn_2017.pdf

Mamesah, M., Fitriyani, H., Marjo, H. K., & Sasmita, K. (2019). Need analysis in developing drug abuse prevention module for high school guidance curriculum services. Atlantis Press, 295, 266-269.

National Institute of Drug Abuse. (2019). Drugs, brain, and behavior. National Institute of Drug Abuse.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Pina, N., & Soedirham, O. (2019). Dukungan pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di Kota Surabaya. Jurnal Promkes, 3(2), 171-182.

United Nation. (2002). A participatory handbook for youth drug abuse prevention programmes: A guide for development and improvement. Diambil dari https://www.unodc.org/documents/drug-prevention-and-treatment/E_handbook.pdf

Stoltenberg, C. D., Pace, T. M., Kashubeck-West, S., Biever, J. L., Paterson, T., & Welch, I. D. (2000). Training models in counseling psychology: Scientist-practitioner versus practitioner-scholar. The Counseling Psychologist, 28(5), 622-640.

Tambak, S. (2016). Metode drill dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Hikmah, 13(2), 110-127.

Williams, C., Griffin, K. W., Macaulay, A. P., West, T. L., & Gronewold, E. (2005). Efficacy of a drug prevention CD-ROM intervention for adolescents. Substance Use & Misuse, 40(6), 869-887.

Published

2024-11-27

Issue

Section

Articles