PENDEKATAN BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI MASALAH DAN MEMAKSIMALKAN POTENSI SISWA DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v2i1.638Abstract
Di sekolah, upaya untuk menangani siswa yang bermasalah, khususnya yang terkait dengan pelanggaran disiplin sekolah dapat dilakukan melalui dua pendekatan yaitu (1) pendekatan disiplin dan (2) pendekatan bimbingan dan konseling.Penanganan siswa bermasalah melalui pendekatan disiplin merujuk pada aturan dan ketentuan (tata tertib) yang berlaku di sekolah beserta sanksinya.Tetapi yang harus diingat, bahwa sekolah bukan “lembaga hukum†yang harus mengobral sanksi kepada siswa yang mengalami penyimpangan perilaku sosial.Sebagai lembaga pendidikan, justru kepentingan utamanya adalah bagaimana berusaha menyembuhkan segala penyimpangan perilaku sosial yang terjadi pada para siswanya.
Oleh karena itu, pendekatan yang kedua perlu digunakan yaitu pendekatan melalui Bimbingan dan Konseling.Pendekatan ini, berbeda dengan pendekatan disiplin yang memungkinkan pemberian sanksi untuk menghasilkan efek jera, penanganan siswa bermasalah melalui Bimbingan dan Konseling justru lebih mengutamakan pada upaya penyembuhan dengan menggunakan berbagai layanan dan teknik yang ada. Penanganan siswa bermasalah melalui Bimbingan dan Konseling sama sekali tidak menggunakan bentuk sanksi apa pun, tetapi lebih mengandalkan pada terjadinya kualitas hubungan interpersonal yang saling percaya di antara konselor dan siswa yang bermasalah, sehingga setahap demi setahap siswa tersebut dapat menyadari kesalahannya, serta dapat mengarahkan dirinya untuk memaksimalkan potensi yang dimilikinya guna tercapainya penyesuaian diri yang lebih baik.
Â
Kata kunci : bimbingan konseling, masalah siswa, potensi siswa
Â
References
DAFTAR PUSTAKA
Arintoko. 2011. Wawancara Konseling di Sekolah. Yogyakarta : Andi Press.
B, Shertzer & Stone S.C. 1976. Fundamental of Guedance. Boston: HMC.
Corey, Gerald. 2005. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.
Djumhar, I. dan Moh. Surya. 1975. Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Guidance & Counseling). Bandung : CV Ilmu.
Jaja Suteja. 2007. Tesis. “Pendidikan Seks Bagi Remaja dalam Tinjauan Psikologi Pendidikan Islamâ€. Cirebon.
Mas’ud,Abdurrahman. 2002. Menggagas Format Pendidikan Nondikotomik :Humanisme Religius Sebagai Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Gama Media.
Prayitno dan Erman Amfi.Dasar-dasar Bimbingan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta, 1995.
Salahudin,Anas. 2010. Bimbingan dan Konseling. Bandung : CV. Pustaka Setia.
Willis, Sofyan S. 2009. Konseling Individual, Teori, dan Parktek. Bandung : Alfhabeta.
Winkel, W.S. 1989. Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah. Jakarta: Grasindo.
-------. 2005.Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Edisi Revisi. Jakarta: Gramedia.
UU RI No. 20 Th. 2003 tentangSistem Penddidikan Nasional.
Sumber Internet:
http://www.psb-psma.org/content/blog/landasan bimbingan-dan konseling
Internet :http://www.perkuliahan.com/pengertian-bimbingan-dan-konseling-islam.
Internet :http://arf88.blogspot.com/2009/11/bimbingan-dan-konseling-islam.html.
Internet :Pendidikan Anak, 20 April 2006 tersedia dalam http//www.beranda.blogsome.com.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.