POTRET KARAKTER MANUSIA INDONESIA DALAM DINAMIKA IDENTITAS KEBANGSAAN
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v2i2.916Abstract
Potret atau citra diri manusia Indonesia sejatinya merupakan ekspresi holistik dari nilai-nilai budaya yang kompleks. Kompleksitas budaya tersebut telah menempatkan manusia Indonesia dalam pusaran dinamika kebangsaan secara global. Pencarian identitas diri kebangsaan menjadi arena dari pergulatan dan benturan antar nilai. Nilai-nilai Barat yang bersifat humanisme-antroposentris telah dikemas dalam tarian-tarian kemoderenan yang menjanjikan. Kondisi ini sering melahirkan deformasi budaya yang cenderung mendistorsi dan mereduksi jati diri manusia sehingga mengarah kepada ekslusifisme kebangsaan yang primordial dan primitif. Di sinlahi pentingnya merekonstruksi bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memiliki caharacter building yang kuat, bersifat arif dan inklusif dalam menafsirkan berbagai realitas budaya yang kompleks. Merajut kembali identitas kebangsaan yang luhur, dengan basis kebangsaan yang multikultur dan nilai-nilai spiritualitas yang agung.
Â
Kata kunci: Deformasi budaya, multikultur dan relijius-profetik.
References
Abdillah, Mujiyono. 2001. Agama Ramah Lingkungan, Perspektif Al-Qur’an. Jakarta: Penerbit Paramadina.
Berger, Peter L., 1991, Langit Suci, Agama Sebagai Realitas Sosial, Jakarta: LP3ES.
----------, 1992, Kabar Angin Dari Langit: Makna Teologi Dalam Masyarakat Modern, Jakarta: LP3ES.
----------, 2004, Piramida Kurban Manusia: Etika Politik dan Perubahan Sosial, Jakarta: LP3ES.
Francis. Fukuyama. 2004. The End of History and The Last Man. Yogyakarta: Qalam.
Geertz. Cilfford. 1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.
----------. 1992. Kebudayaan dan Agama. Yogyakarta: Kanisius.
Giddens, Anthony, 2003, Beyond Left and Right: Tarian Ideologi Alternatif di atas Pusara Sosialisme dan Kapitalisme, Yogyakarta: IRCiSoD.
Kaplan. David. 2002. Teori Budaya. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Koentjaraningrat. 1997. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kuntowijoyo. 1987. Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Lubis. Mochtar. 1986. Manusia Indonesa: Sebuah Pertanggungjawaban. Jakarta: Inti Dayu Press.
Mulkhan, Munir, 1995, Teologi Kebudayaan dan Demokrasi Modernitas, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahmat, Jalaluddin, 1989, Islam Alternatif, Bandung: Mizan.
Sastrapratedja, M. Dkk., 1986 Menguak Mitos-mitos Pembangunan: Telaah Etis dan Kritis, Jakarta: Gramedia.
Smelser, Neil J. 1962. Theory of Collective Behavior. New York: The Free Pres.
Strinati. Dominic. 2007. Budaya Populer. Yogyakarta: Jejak
Soetrisno, Mudji dan Hendar Putranto. 2005. Teori-teori Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.
Tily, Charles. 1978. From Mobilization to Revolution. USA: Addison-Wesley Publishing Company, Inc.
Toynbee, A. 1954a, A. Study of History, vol.8, London: Oxford University Press.
Turner, Bryan, 2003, Teori-teori Sosiologi Modernitas Posmodernitas, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wetheim, W.F. 1999. Masyarakat Indonesia dalam Transisi: Studi Perubahan Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.