PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP SOPAN SANTUN BERBAHASA DI KALANGAN MASYARAKAT KAMPUNG PESISIR KOTA CREBON
DOI:
https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v3i1.576Abstract
ABSTRAK
Gaya bahasa masyarakat Cirebon dan pesisir berdasarkan watak dan letak geografisnya yang panas, cenderung apa adanya, lugas, ceplas-ceplos, keras nada dan intonasinya, dan terkesan kasar. Dalam menyelesaikan suatu masalah juga cenderung tidak suka berbelit-belit. Hal ini sangat berbeda dengan bahasa yang digunakan masyarakat pedalaman yang penuh tatakrama, halus, dan tidak bernada tinggi. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kehidupan dan mengerti watak masyarakat pesisir, gaya bahasa seperti ini mungkin akan terdengar tidak santun. Akan tetapi, bagi penggunanya, gaya babasa yang keras dan lugas ini tidak berarti membuat bahasa masyarakat pesisir tidak santun.
Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan penelitian tentang Penerapan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Sopan Santun Berbahasa di Kalangan Masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengungkapkan rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimanakah bentuk penerapan prinsip kerja sama yang digunakan oleh masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon, (2) Bagaimanakah bentuk penerapan prinsip sopan santun yang digunakan oleh masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon, dan (3) Apakah strategi yang digunakan masyarakat kampung pesisir kota cirebon dalam merealisasikan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan.
Untuk menjawab pertanyaan, penulis menggunakan pendekatan pragmatik dengan desain penelitian kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari latar alamiah dengan metode observasi, catatan lapangan, wawancara, dan perekaman. Berkenanan dengan dengan rumusan masalah pertama, analisis data menghasilkan sejumlah kesimpulan. Bentuk kerja sama yang tercermin dalam komunikasi masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon adalah (1) maksim kuantitas, (2) maksim kualitas, (3) maksim hubungan, dan (4) maksim cara. Selanjutnya, berkenaan dengan maslah kedua menunjukkan bentuk sopan santun berbahasa yang tercermin dalam komunikasi masyarakat kampung pesisir adalah (1) maksim kedermawanan, (2) maksim kearifan, (3) maksim pujian, (4) maksim kesetujuan, (5) maksim simpati, dan (6) maksim kerendahan hati.
Terakhir, strategi yang digunakan dalam merealisasikan maksim kerja sama dan sopan santun adalah (1) menggunakan kalimat langsung, dan (2) menggunakan kalimat tidak langsung. Selanjutnya, penggunaan kalimat tidak langsung direalisasikan melalui (1) menyetujui dan (2) menyindir.
Keyword : Gaya bahasa, Kesantunan, Kerja sama
References
DAFTAR PUSTAKA
Alwasilah, Chaedar. 1985. Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa
Ayatrohaedi. 1985. B ahasa Sunda di Daerah Cirebon. Jakarta: balai Pustaka
Bogdan, dan Sari Knopp Biklen. 1982. Qualitative Research for education An Introduction to Theory and Metods. Boston: Allyn and Bacon Inc.
Chaniago, Muktar dkk. 2001. Pragmatik. Jakarta: Universitas Terbuka
Dhofier, Zamarkashi. 1982. Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES
Ibrahim, Abd Syukur. 1993. Kajian Tindak Tutur. Surabaya: Usaha Nasional.
_________________ 1994. Panduan Penelitian Etnografi Komunikasi. Surabaya: Usaha Nasional.
Leech, G. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik. Terjemahan M.D.D. Oka. Jakarta: UI
Levinson, Stepen. 1983. Pragmatiks. Cambridge: Cambridge University Press.
Lubis, A. Hamid Hasan. 1993. Analisis Pragmatik. Bandung: Angkasa.
Miles, M.B, dan Huberman. 1992. AnalsisiS Data Kualitatif. Terjemahan: Tjetjep R. Jakarta: UI
Moleong, Lexy. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nababan, PWJ. 1987. Ilmu Pragmatik. Jakarta: P2LPTK Dikbud.
Samarin., W.J. 1988. Ilmu Bahasa lapangan. Terjemahan oleh J.S. Badudu. Yogyakarta: Kanisius.
Sudjana, T.D. 1988. Legitimasi Peta Dialek Bahasa Cirebon. Makalah dalam Saresehan Bahasa Cirebon. Cirebon; BKKN Cirebon.
Tarigan, H.G. 1986. Pengajaran Pragmatik. Bandung: Angkasa
Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
LETTER OF ORIGINALITY AND COPYRIGHT TRANSFER AGREEMENT
As an author of Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon and Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia, I, who sign below:
Declare that:
- My paper is authentic; my own writing and it has not been published/proposed on any other journals and publication.
- My paper is not plagiarism but my original idea/research.
- My paper is not written by other help, except with Board of Editors and Reviewers recommendation who have been chosen by this journal.
- In my paper, there are no other writings or opinions except referred in bibliography and relevant with the rule of writing in this journal.
- I do the transfer of copyright of this paper to Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI.
- I make this assignment surely. If there are distortion and untruth in this assignment, later, I will take responsibility as the current law.