Gambaran Perilaku Phubbing dan Pengaruhnya terhadap Remaja pada Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v5i2.12786Keywords:
Perilaku Phubbing, Remaja, Era Society 5.0.Abstract
Hadirnya era society 5.0 saat ini memberikan tawaran modernitas yang berpengaruh terhadap pola perilaku individu di setiap aspek kehidupan. Tawaran modrenitas tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi individu khususnya remaja agar mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang begitu cepat dari pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Remaja dituntut untuk senantiasa mengikuti pembaharuan yang begitu pesat melalui pemanfaatan teknologi yang saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Tawaran modernitas tersebut nyatanya juga membawa dampak negatif yang cukup memperihatinkan. Salah satunya adalah kemunculan istilah phubbing sebagai indikasi kecanduan remaja terhadap gawai/ smartphone yang menjadikan remaja rela menyakiti orang-orang yang ada di sekitarnya dengan bersikap acuh dan lebih terfokus pada gawai/ smartphone yang ada di tangannya. Istilah Phubbing sendiri masih sangat asing untuk masyarakat Indonesia, walaupun nyatanya fenomena phubbing mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai kata baru, phubbing merupakan sebuah singkatan dari kata phone dan snubbing yang digunakan untuk menunjukkan sikap mengabaikan lawan bicara dengan menggunakan gawai/ smartphone yang berlebihan. Perilaku phubbing terjadi karena adanya penggunaan atau ketergantungan pada gawai/ smartphone yang berlebihan dan berdampak pada interaksi sosial seseorag sehari-hari. Sebagai bagian integral yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan, layanan bimbingan dan konseling seyogyanya mampu menjawab tantangan permasalahan terkait dengan berkembangnya perilaku phubbing pada remaja. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya bahan referensi pengetahuan tentang perilaku phubbing dan implikasinya bagi pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
References
Angraeni. (2016). Hubungan antara perkembangan teknologi komunikasi, kecanduannya dan dampak yang ditimbulkan (Skripsi tidak diterbitkan). Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.
Blachnio A, et al. (2018). Predictors and Consequences of Phubbing among Adolescents and Youth in India: An Impact Evaluation Study. J Family Community Med. 2018; 25 (1): 35-42.
Brockington, Tyler. (2013). How McCann invented the word 'Phubbing' for Macquarie Dictionary 'A Word is Born' campaign. Diambil dari: www.campaignbrief.com/2013/10/mccann-australiadocuments-how.html.
Chasombat, P. (2014). Social Networking Sites Impacts On Interpersonal Communication Skills And Relationships. A Thesis Submitted in Partial Fulfillment of the Requirements for the Degree of Master of Arts (Communication Arts and Innovation) School of International College National Institute of Development Administration.
Damashinta. (2019, 23 Maret). Phubbing menjauhkan yang dekat. Diambil dari https://news.soloos.com/read/20190327/525/980931/phubbingmenjauhkan-yang-dekat.
Elok & Nurhidayah. (2018). Perilaku Phubbing Sebagai Karakter Remaja Generasi Z. Jurnal Fokus Konseling, Volume 4, No. 1 (2018), 143-152.
Gonzales CJ, Leon MA, Perez SC, Calvete E. Adaptation of the Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) to Spanish in a Sample of Adolescents. Actas Esp Psiquiatr. 2017; 45(4): 137-44.
Haigh, A. (2015). Stop phubbing. Tersedia di http://stopphubbing.com.
Hangga, W. (2018). "Mengenal "Phubbing" dan Efeknya Bagi Kehidupan Sosial". https://sains.kompas.com/read/2018/07/09/183400523/mengenal-phubbing-dan-efeknya-bagi-kehidupan-sosial.
Hanika I M. Fenomena Phubbing di Era Milenia (Ketergantungan Seseorang pada Smartphone terhadap Lingkungannya). Jurnal Interaksi. 2015; 4(1): 42-51.
Karadag, E.,et, al. (2015). Determinants of phubbing, which is the sum of many virtual addictions: a structural equation model. Journal of Behavioral Addictions, 1e15. http://dx.doi.org/10.1556/2006.4.20 15.005.
Kurnia, dkk., (2020). Kontrol Diri dan Perilaku Phubbing Pada Remaja Di Jakarta. Jurnal Psikologi: Metode ilmiah psikologi. Volume 18 Nomor 1 Juni 2020
Nugraha A I. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Smartphone dalam Aktivitas Belajar Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta. E-Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan. 2018; 7(3): 267- 82.
Valiya & Hasbiansyah. (2019). Fenomena Perilaku Phubbing dalam Etika Komunikasi. Prosiding Manajemen Komunikasi. ISSN 2460-6537.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).