DEMOKRATISASI MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v3i2.357Abstract
Abstrak
Pendidikan berbasis masyarakat sebagai proses pendidikan di mana individu-individu atau orang dewasa menjadi lebih berkompeten menangani ketrampilan, sikap, dan konsep mereka dalam hidup di dalam dan mengontrol aspek-aspek lokal dari masyarakatnya melalui partisipasi demokrasi. Pendidikan oleh masyarakat artinya masyarakat ditempatkan sebagai subyek atau pelaku pendidikan, bukan obyek pendidikan. Pada konteks ini, masyarakat dituntut peran dan partisipasi aktifnya dalam setiap program pendidikan. Pendidikan untuk masyarakat artinya masyarakat diikutsertakan dalam semua program yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mereka. Dengan kata lain, masyarakat harus diberdayakan, diberi peluang dan kebebasan untuk mendesain, merencanakan, membiayai, mengelola dan menilai sendiri apa yang diperlukan secara spisifik di dalam, untuk dan oleh masyarakat sendiri.
Kata Kunci: Demokratisasi, Manajemen, PendidikanReferences
Daftar Pustaka
Depdiknas. 2007. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Departemen Agama RI Sekretariat Jenderal Biro Organisasi dan Tatalaksana. 2006. Teknik Perumusan Visi dan Misi di Lingkungan Departemen Agama.
Fasli Jalal dan Dedi Supriadi. 2001. Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adi Cita.
Hamilton E. dan P. Cunningham. 1989. “Community-Based Adult Education. In S. Merriam & P. Cunningham (Eds), “in Handbook of adult and continuing education (pp.439-450), San Francico: Jossey-Bass.
Husaini Usman. 2004. Manajemen Pendidikan. Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.
Karel A. Steenbrink. 1986. Pesantren, Madrasah dan Sekolah; Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES.
M. Dawam Rahardjo. 1988. Pesantren dan Pembaharuan, Jakarta: LP3ES.
Mashuri, Aziz. Kontribusi Terhadap Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Indonesia, Artikel pada: www.pesantrenonline.com
Mansour, Fakih. 2000. Pendidikan Popular, Membangun Kesadaran Kritis, Yogyakarta: Insist.
Mastuhu. 2004. Menata Ulang Pemikiran Sistem Pendidikan Nasional dalam Abad 21. Yogyakarta: Safiria Insania Press.
Madjid, Nurcholish. 1979. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Winarno, Surakhmad. 2002. Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah dalam Rangka Pengembangan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Semarang: Kanwil Depdiknas Propinsi Jawa Tengah.
Zamacksyari, Dhafir. 1982. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.
Zubaedi. 2005. Pendidikan Berbasis Masyarakat, Upaya Menawarkan Solusi Terhadap Berbagai Problem Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.