IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PROSES PERKEMBANGAN PERILAKU SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v1i1.366Abstract
ABSTRAK
Terjadi sesuatu yang sangat mengejutkan terhadap perilaku sosial akhir-akhir ini yang mencuat sebagai perilaku negatif dikalangan remaja, masih banyak tindakan–tindakan amoral yang dilakukan para pelajar, masih banyak para orang tua yang resah akan pergaulan anak–anaknya dan masih sering dilakukan tindakan–tindakan nondisipliner siswa-siswa terhadap peraturan sekolah. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap tindakan–tindakan amoral yang dilakukan para pelajar adalah penghayatan akan ajaran–ajaran agama yang rendah. Banyak para remaja yang menjauhi ajaran–ajaran agama dan hal ini disebabkan minimnya pendidikan agama yang diberikan terutama oleh orang tua. Agama hanya dikenal melalui pelajaran di sekolah saja dan tidak ada penekanan untuk melaksanakan atau mengimplementasikan ajaran–ajaran agama sehingga para pelajar tidak punya pegangan hidup dan mudah terbawa arus modernisasi. Keberadaan layanan bimbingan dan konseling yang memberikan penekanan pada faktor agama dalam sistem pendidikan sangatlah menunjang kegiatan pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan. Layanan bimbingan dan konseling dalam sistem pendidikan bertujuan agar peserta didik dapat menemukan dirinya, mengenal dirinya dan mampu merencanakan masa depannya sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal menjadi pribadi yang utuh dan mandiri.
Kata Kunci: Perilaku Sosial, Bimbingan Konseling
References
DAFTAR PUSTAKA
Abin Syamsuddin Makmun, 1997. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.
Achmad Juntika Nurihsan, 2006, Bimbingan & Konseling dalam berbagai latar kehidupan, Bandung: PT. Refika Aditama.
M. Ngalim Purwanto, 2004. Ilmu Pendidikan dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moh. Surya, 2003, Psikologi Konseling, Bandung: Pustaka Bani Quraisy
Martinis Yamin, 2006. Sertifikasi Profesi Keguruan di Indonesia. Jakarta: Gaung Persada Press.
Nana Syaodih Sumadinata, 2004. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik, 2004. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Pupuh Fatuhurrahman, 2000. Alternatif Sistem Pendidikan Terpadu Abad XXI, Bandung: Tunas Nusantara.
Ramayulis, 2002, Psikologi Agama. Jakarta: Kalam Mulia.
Sardiman, AM, 1999. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV. Rajawali.
Tulus Tu‘u, 2004, Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi siswa, Jakarta: Grasindo.
W.S. Winkel, 1994. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan, Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.