PENGEMBANGAN NILAI-NILAI IPS DALAM PENDIDIKAN ALTERNATIF BAGI ANAK NELAYAN DI KOTA CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.24235/edueksos.v1i2.378Abstract
ABSTRAK
Pada umumnya puluhan juta masyarakat di sepanjang pantai atau daerah pesisir,
mengalami kehidupan ekonomi dan social yang sulit karena tidak mendapatkan
kesempatan untuk memperoleh layanan pendidikan dan sarana publik lainnya. Hal ini
perlu mendapat perhatian dari mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan, mengingat
belajar merupakan proses yang sangat penting dalam menghadapi tantangan-tantangan
di masyarakat. Guru perlu mengetahui lebih banyak tentang cara mendesain dan
mengembangkan model pembelajaran, agar proses belajar siswa dapat lebih efektif,
efisien, dan menarik. Dengan adanya program pembelajaran yang telah dirancang dan
dikembangkan sesuai kebutuhan dengan baik, maka perubahan-perubahan yang cepat
dalam masyarakat yang disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
diharapkan akan dapat ditanggulangi.
Kata Kunci: Nilai, Budaya, Nelayan
References
REFERENSI
Beane, A. J. (1995). Integrated Curriculum in the Middle School. ERIC Digest.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah,Pemuda dan Olahraga, Direktorat Pendidikan Masyarakat.(1995). Petunjuk Teknis Program Kejar Paket A Setara SD. Jakarta
Depdiknas. (2002). Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.
De Potter, B. (1998). Quantum Learning. Boston: Allyn & Baccon
De Potter, B, Mark R & Sarah S. N. (1990). Quantum Teaching: Orchestrating Student Success. Boston: Allyn & Baccon.
Fogarty, F. (1991) How to Integrate the Curricula. Skyligh Publisisng Inc. Polatine 11 lions
Gabel, D.L.(editor). (1999). Handbook of Research on Science Teaching and Learning. A Project of the National Science Teachers Association. Macmillan Publishing Company: New York.
Gange, R.M., (1992) Principles of Instructinal Design. (2nd ed.) New York: Holt,Illions.
Hadi, T. & Herawati, I., S. (1990) Modul Pembelajaran Terpadu, Jakarta: Universitas Terbuka
Media Indonesia. Minggu, 25 Oktober 1998, h.9 Di “Kampus Tikyanâ€, Anak jalanan Belajar
Mintz,Jerry (editor-in-chief)(1994). The Handbook of Alternative Education. New York: Macmillan Publishing Company
Reigeluth,Charles M. dan Robert J.Garfinkle.(eds.)(1994).. Systemic Change in Education Englewood Cliffs,NJ: Educational Technology Publications
Wahyoetomo.(1997). Perguruan Tinggi Pesantren. Pendidikan Alternatif Masa Depan. Jakara: Gema Insani Press
Zamakhsyari Dhofier.(1994). Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES
Hadi, T. & Herawati, I., S. (1990) Modul Pembelajaran Terpadu, Jakarta: Universitas Terbuka
Joni, R. (1996) Pembelajaran Terpadu Naskah: Untuk Pelatihan Guru Pamong, DirJen Dikti2-13 Maret l996
Johnson, David. W. and Frank. P Johnson, (1992) Joining Together Group Theory and Group Skills. 4 th. Ed. Englewood Clft., Ny: Prentice Hall.
Joyce, B., Weill, M. (2000) Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon
Yager, R.E., (1992) The Constructivist Learning Model: A must for STS Classroom the Sattus of Science Technology Socity. Reform efforts around the world. IOWA University.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the manuscript, the author(s) agree to the following terms:
- The copyright of published articles will be assigned to Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi as the publisher of the journal under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi maintains the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate the published articles by sharing the link/DOI of the article at Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi. authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi with an acknowledgment of initial publication to this journal.