Teachers’ Control System on Negative Impact of Smartphone at Madrasah Ibtidaiyah
DOI:
https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v6i2.3746Abstract
Abstract
The proliferation of smartphone which are cheap and easy to obtain, raises a trend among parents to give their children a smartphone. This situation raises the concern about psychological health and student religiosity. The teachers become the only one who can filter the students and equip them with Islamic values. Thus, they are not swallowed up by the swift flow of digital negatives that are not yet fully understood by students. This paper tries to analyze the teachers’ control system in limiting the usage of smartphone and providing a negative and positive understanding on the impacts of smartphones at MIN Darul Imarah of Aceh Besar District. This study uses descriptive qualitative methods. The data colection techniques were observation and interview using triangulation for data validity and realibility. The results show that teachers at MIN Darul Imarah sub-district of Aceh Besar, control the use of the negative impact of smartphone on their students by means of; limiting smartphone usage by prohibiting students from taking cellphones to shcool and giving punishmet to those who violate these rules. Furthermore, in providing understanding to students, the teachers do explaining the negative and positive impacts of smartphones in both inside and outside the learning instruction; teaching how to use smartphones smartly; using religious approaches; linking subject matter to the negative impact of smartphones; and socializing the negative impact of smartphones.
Keywords: controlling, smartphones, student of Madrasah Ibtidaiyah.
Abstrak
Menjamurnya smartphone yang murah dan mudah diperoleh, menimbulkan tren di kalangan orang tua untuk memberikan smartphone kepada anaknya. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan psikis dan religiusitas siswa. Guru menjadi satu-satunya harapan untuk dapat memfilterisasi siswa dan membekali siswa dengan nilai-nilai Islam. Hal ini diperlukan untuk meminimalisir derasnya arus negatif digital yang belum sepenuhnya dipahami oleh siswa. Tulisan ini berusaha menganalisis sistem kontrol guru dalam membatasi pemakaian dan memberikan pemahaman akan dampak negatif dan positif smartphone pada siswa MIN di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan menggunakan triangulasi data dalam memvaliditas data. Hasilnya menunjukkan bahwa guru MIN se-kecamatan Darul Imarah Aceh Besar dalam mengontrol pemakaian dampak negatif teknologi komunikasi pada siswanya dengan cara melarang siswa membawa handphone ke madrasah dan memberikan punishmet apabila aturan tersebut dilanggar. Selanjutnya, dalam memberikan pemahaman kepada siswa, guru melakukan dengan cara menjelaskan dampak negatif dan positif smartphone baik di dalam maupun di luar pembelajaran, mengajarkan cara menggunakan smartphone secara cerdas, menggunakan pendekatan religius, mengaitkan materi pelajaran dengan dampak negatif smartphone, mensosialisasikan dampak negatif smartphone kepada orang tua siswa, serta mengadakan program pengembangan kreatifitas siswa.
Kata kunci: pengawasan, smartphone, siswa, madrasah ibtidaiyah.
References
Alfarizi, M. K. (2019). Tempo.com. Retrieved Agutus 2019, 4, from https://tekno: https://tekno. tempo. co/read/1181645/survei-kepemilikan-smartphone-indonesia-peringkat-ke-24/full&view= ok
Anwar, M. (2017). Pembelajaran Mendalam untuk Membentuk Karakter Siswa sebagai Pembelajar. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 97-104.
Asif, A., & Rahmadi, F. (2017). Hubungan Tingkat Kecanduan Gadget dengan Gangguan Emosi dan Perilaku Remaja Usia 11-12 Tahun [Relationship between Gadgets Addiction Levels and Teenage Emotions and Behavior Ages 11-12 Years Old]. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(2), 148–157.
Asrori, M. A. (2014). Metodologi & Aplikasi Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Bugin, M. B. (2007). Metode Penelitian Kualitatif: Komunikasi Ekonomi dan Kebijakan Public serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Chusna, P. A. (2017). Pengaruh Media Gadget pada Perkembangan Anak dan Remaja. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Sosial Keagamaan, 17(2), 316-317.
Fitriyadi, H. (2013). Integrasi Teknologi Informasi Komunikasi Dalam Pendidikan : Potensi Manfaat , Masyarakat Berbasis Pengetahuan , Pendidikan Nilai , Strategi Implementasi Dan Pengembangan Profesional. Pendidikan Teknologi Kejuruan, 21(3), 269–284.
Gowthamip, S., & Venkatakrishnakumarp, S. (2016). Impact of Smartphone : A Pilot Study on Positive and Negative Effects. International Journal of Scientific Engineering and Applied Science, 3(2), 2395–3470.
Hardell, L. (2018). Effects of Mobile Phones on Children’s and Adolescents’ Health: A Commentary. Child Development, 89(1), 137–140.
Ibda, F. (2015). Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget. Jurnal Intelektualita. Jurnal Intelektualita, 3(1), 27– 38.
Irwandani, I. (2016). Potensi Media Sosial dalam Mempopulerkan Konten Sains Islam. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 1(2), 173-177.
Karman. (2012). Pola Penggunaan Media Digital di Kalangan Anak dan Remaja (Kasus di Kota Jayapura Provinsi Papua). Jurnal Penelitian Pos dan Informatika, 2(1), 35-50.
Kartono, K. (1995). Psikologi Anak: Psikologi Perkembangan. Bandung: Mandar Maju.
Kau, M. A. (2017). Peran Guru dalam Mengembangkan Kreatifitas Anak Sekolah Dasar. Seminar dan Lokakarya Revitalisasi Laboratorium dan Jurnal Ilmiah dalam Implementasi Kurikulum dan Bimbingan Konseling Berbasis KKNI (pp. 157-166). Malang: journal2.um.ac.id.
Mao, Y., You, C., Zhang, J., Huang, K., & Letaief, K. B. (2017). A survey on mobile edge computing: The communication perspective. IEEE Communications Surveys & Tutorials, 19(4), 2322-2358.
Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhtarom. (2005). Reproduksi Ulama di Era Global: Resistransi Tradisional Islam. Jakarta: Pustaka Setia.
Murti, T. (2018). Perkembangan Fisik Motorik dan Perseptual Serta Implikasinya pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Wahana Sekolah Dasar, 26(1), 21-28.
Palar, J., Onibala, F., & Oroh, W. (2018). Hubungan Peran Keluarga dalam menghindaro dampak Negatif Penggunaan Gadget Pada Anak Dengan Perilaku Anak Dalam Penggunaan Gadget. Jurnal Keperawatan, 6(2), 1-8.
Pathak, D., Kadali, H., & Saraiya, W. (2018). A Machine Learning Approach to Stock Forecasting. International Journal of Innovative Research in Computer and Communication Engineering, 6(1), 8228–8237.
Rahmayani, I. (2015). Indonesia Raksasa Teknologi Digital Asia. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Sukring, S. (2016). Pendidik dalam Pengembangan Kecerdasan Peserta Didik (Analisis Perspektif Pendidikan Islam). Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 1(1), 57-68.
Supriyadi, E. (2018). Seperempat Anak Di Bawah 6 Tahun Sudah Miliki Smartphone. Jakarta: Republika.co.id.
Suriana. (2014). Pendidikan Islam di Era Globalisasi: Menggapai Peluang Menuai Tantangan. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 4(2), 356-375.
Yusuf, S. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zahro, L. (2015). Urgensi Pembinan Iklim Dan Budaya Sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 157-186.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication and distribution. All articles published in the Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI are licensed under the Creative Commons Attribution–ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0)
This license permits others to use, share, adapt, distribute, and reproduce the published work in any medium or format, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated. Any derivative works must be distributed under the same license (CC BY-SA 4.0).
Authors are allowed to deposit the final published version of their articles in institutional or other repositories and to share their work for academic and non-commercial purposes, provided that proper citation of the original publication in the journal is included.
![]()
The Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License













