Bentuk Gangguan Disosiatif Tokoh Utama dalam Novel Tell Me Your Dreams Karya Sidney Sheldon (Forms of Dissociative Disorder Main Character in Tell Me Your Dreams Novel by Sidney Sheldon)
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v8i1.11671Keywords:
dissociative disorders, literary psychology, novelAbstract
Sidney Sheldon's novel Tell Me Your Dreams is one of the novels with the theme of dissociative disorder, namely a personality disorder in which an individual has more than one distinct personality. The purpose of this research is to describe the main character's personality, the forms of dissociative disorder experienced by the main character, as well as the causes and effects of dissociative disorder in the main character. The method used in this study is a descriptive qualitative method using a literary psychology approach. The results of the analysis show that the character Ashley Patterson has several dissociative disorders. Ashley's forms of dissociative disorder include dissociative amnesia, dissociative fugu, dissociative identity, and depersonalization. Dissociative disorders are divided into three parts which can be seen from their characteristics, form, and causes, namely having multiple personalities.
Novel Tell Me Your Dreams karya Sidney Sheldon adalah salah satu novel yang mengangkat tema gangguan disosiatif, yakni gangguan kepribadian di mana seorang individu memiliki lebih dari satu kepribadian yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama, entuk gangguan disosiatif yang dialami tokoh utama, serta penyebab dan akibat gangguan disosiatif pada tokoh utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Ashley Patterson memiliki beberapa gangguan disosiatif. Bentuk gangguan disosiatif yang dialami Ashley, meliputi: amnesia disosiatif, fugu disosiatif, identitas disosiatif dan depersonalisasi. Gangguan disosiatif dibagi tiga bagian yang dapat dilihat dari ciri-ciri, bentuk, dan penyebabnya, yakni berkepribadian majemuk.
References
Agustina, Y. D., Wicaksi, D., & Wulandari, R. A. (2021). Deteksi Dini PTSD pada Korban Gunung Semeru di Lumajang. DEDICATION: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 63–81.
Alfiansyah & Faridah, H. (2022). Tinjauan Kriminologi terhadap Gangguan Identitas Disosiatif sebagai Pendorong Terjadinya Tindak Pidana. JUSTITIA: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 9(4), 1595–1604. DOI: 10.31604/justitia.v9i4.
Anjaryani, Maria, A., & Rahardanto, M. S. (2016). Dinamika Kesurupan Patologis: Studi Kasus di Jawa Tengah. EXPERIENTIA: Jurnal Psikologi Indonesia, 4(1), 11–22.
Arni & Halimah, N. (2020). Fenomena Kesurupan: Studi Analisis Kritis dalam Kajian Teologi dan Psikologi Islam. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan, 10(2), 105–122.
Astuti, R. E., Mujiyanto, Y., & Rohmadi. M. (2016). Analisis Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan dalam Novel “Entrok†Karya Okky Madasari Serta Relevansinya sebagai Materi Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas. BASASTRA: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 4(2), 175–187.
Baga, M. (2021). Dua Sisi Kepribadian Bertolak Belakang: Psikoanalisis Freudian dalam Novel Deviasi Karya Mira W. IDEAS: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(2), 87–108. DOI: 10.32884/ideas.v7i2.364.
Basyah, N. A., Razak, A, & Zulfadhli. (2020). Metode Kualitatif dalam Riset Bisnis: Satu Tinjauan. Economica Didactica, 2(1), 1–10.
Fadli, B. M. (2016). Problem Kejiwaan Tokoh Utama dalam Novel ‘Maryam’ Karya Okky Madasari. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 1–16.
Faidah, C. N. (2018). Dekonstruksi Sastra Anak: Mengubah Paradigma Kekerasan dan Seksualitas pada Karya Sastra Anak Indonesia. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 2(1), 126–139.
Fatimah, E. (2017). Abusive Treatments During Childhood as the Cause of Dissociative Identity Disorder Suffered by Laurie in Clark’s Novel ‘All Around The Town. LiTE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 13(2), 122–136.
Firmananda, Z. F., Panam, R. H., & Puspita, A. (2022). Gangguan Identitas Disosiatif Antagonis dalam Novel Teror Karya Lexie Xu: Kajian Psikoanalisis Sosial Karen Horney. NEOLOGIA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 61–71.
Fransori, A. & Parwis, F. Y. (2022). Adaptasi Pembelajaran Sastra di Sekolah pada Era New Normal. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 2377–2387.
Gumilang, G. S. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2(2), 144–159.
Habsy, B. (2017). Seni Memahami Penelitian Kualitatif dalam Bimbingan dan Konseling: Studi Literatur. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90–100. DOI: 10.235678/25271987.
Irel, I. R. (2017). Hubungan Sense of Self dengan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Siswa SMA di Jakarta. PSIKODIMENSIA: Kajian Ilmiah Psikologi, 16(1), 91–106.
Ismayani, R. M. (2013). Kreativitas dalam Pembelajaran Literasi Teks Sastra. SEMANTIK: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 67–86.
Isrokatun, I., Rahayu, M., & Dewi, W. P. (2022). Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Kesehatan Mental Peserta Didik di Masa Pandemi Covid-19. JURNAL BASICEDU, 6(1), 834–851. DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1987.
Junaedi, I. (2019). Proses Pembelajaran yang Efektif. JISAMAR: Journal of Information System, Applied, Management, Acounting and Research, 3(2), 19–25.
Karim, A. A., & Hartati, D. (2021). Jurnal Sastra Indonesia Nilai-Nilai Humanisme dalam Puisi Bertema Palestina Karya Helvy Tiana Rosa. Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 93–101. DOI: 10.15294/jsi.v10i2.43918.
Karlina, D. (2018). Laporan Kasus: Gangguan Disosiasi (Konversi). Majalah Kedokteran UKI: Medical Journal of the Christian University of Indonesia, 34(3), 126–30.
Martono. (2017). Pembelajaran Sastra sebagai Media Pendidikan Multikultural. Jurnal Guru Membangun (JGM), 36(2), 1–8.
Nggadas, R. (2022). Pengaruh Fungsional dari Celebrity Endorsement terhadap Brand Community. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(1), 16–21. DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.16-21.
Noviana, F. (2013). Gangguan Kejiwaan Tokoh Utama Novel Haguruma Karya Akutagawa Ryuunosuke. Izumi: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jepang, 2(2), 1-10.
Pradana, F. A. P. (2020). Pengaruh Budaya Literasi Sekolah Melalui Pemanfaatan Sudut Baca terhadap Minat Membaca Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(1), 81–85.
Putro, A. T. H. (2013). “Dampak Psikologi Kecelakaan Lalu Lintas.†Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Rahmadiyanti, R. V. (2020). Tokoh Sari dalam Novel Perempuan Bersampur Merah Karya Intan Andaru: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. BAPALA, 7(3), 1–13.
Ramadhan, A. (2020). Gangguan Identitas Disosiatif pada Tokoh Utama dalam Novel Don’t Tell Me Anything Karya Vasca Vannisa. PIKTORIAL: Journal of Humanities, 2(2), 123–136.
Renmaur, P. B. & Rutumalessy, M. (2020). Penokohan dalam Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar (Kajian Struktural). MIRLAM: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 37–50.
Ridwan, N., & Mayasari. (2018). Pesan dan Makna Dakwah Islam dalam Film Analisis Isi Deskriptif Pesan dan Makna Dakwah Islam dalam Film Tausiyah Cinta. JPI: Jurnal Politikom Indonesia, 3(1), 78–88.
Rinawati, D., & Darisman, E. K. (2020). Survei Tingkat Kejenuhan Siswa SMK Belajar di Rumah pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Selama Masa Pandemi Covid-19. Journal of Science and Education (JSE), 1(1), 32–40. DOI: 10.56003/jse.v1i1.11.
Santora, U. (2013). Perjuangan Hidup dan Kemandirian Tokoh Utama dalam Novel ‘Padang Bulan’ Karya Andrea Hirata: Sebuah Tinjauan Psikologi Sastra. SULUK INDO, 2(1), 1–12.
Siahaan, N. M., Lubis, P. A., Lubis, L., & Simanjuntak, E. E. (2021). Analisis Pendekatan Resepsi Sastra terhadap Novel ‘Sebuah Usaha Melupakan’ Karya Boy Candra. KODE: Jurnal Bahasa, 10(2), 1–9.
Siregar, S. W. (2019). Simtomatologi dalam Kajian Kesehatan Mental. AL-IRSYAD: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 271–290.
Sukirman, & Mirnawati. (2020). Pengaruh Pembelajaran Sastra Kreatif Berbasis Karakter terhadap Pengembangan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Negeri Palopo. DIDAKTIKA: Jurnal Kependidikan, 9(4), 389–402.
Sulasih, R. R. (2016). Pengaruh Minat Membaca Karya Sastra dan Kreativitas terhadap Keterampilan Menulis Novel (Survei pada Siswa SMK Swasta Pondok Bambu Jakarta Timur. Jurnal Pujangga, 2(2), 80–103.
Tirtawati, A. A. R. (2016). Kesehatan Mental Sumber Data Manusia para Guru (Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Diklat/Pelatihan). Widya Accarya, 5(1), 40–54.
Triningsih, A. (2017). Politik Hukum Pendidikan Nasional: Analisis Politik Hukum dalam Masa Reformasi. Jurnal Konstitusi, 14(2), 332–350.
Wandira, J. C., Hudiyono, Y., & Rokhmansyah, A. (2019). Kepribadian Tokoh Aminah dalam Novel ‘Derita Aminah’ Karya Nurul Fithrati: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Ilmu Budaya, 3(4), 413–419.
Wijaya, C. P. (2016). Pengaruh Burnout Syndrome terhadap Proses Asuhan Keperawatan (Studi pada Perawat Rumah Sakit Medika Utama Blitar). JURNAL REVITALISASI: Jurnal Ilmu Manajemen, 5(3), 23–36.
Wulandari, R. A. (2015). Sastra dalam Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Edukasi Kultura, 2(2), 63–73.
Zabita, A. A. (2017). “Kajian Gangguan Identitas Disosiatif pada Tokoh Utama dalam Novel ‘Pasung Jiwa’ Karya Okky Madasari.†Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.