Kritik Sosial dan Nilai Moral dalam Novel "Negeri dI Ujung Tanduk" Karya Tere Liye

Authors

  • Alvika Candra Puspita Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Sarwiji Suwandi Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Sri Hastuti Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.24235/ileal.v4i1.1956

Keywords:

family, moral values, novel, social criticism, Tere Liye

Abstract

Social criticism and moral values can be found in many literary works, especially novels. The objectives of this research are to describe: (1) social criticism and (2) moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk†novel by Tere Liye. This research used a qualitative method as a guideline to analyze documents containing information in the novel. To collect data, a purposive sampling technique and document analysis were used considerably. Data analysis techniques used interactive analysis techniques consisting of data reduction, data presentation, as well as withdrawal and testing conclusions. The outcomes of this research include (1) the social criticism within the “Negeri di Ujung Tanduk†novel such as (a) crime, (b) family disorganisation, (c) social norm violation, dan (d) bureaucracy; and (2) Moral values within the “Negeri di Ujung Tanduk†novel such as (a) individual moral values, (b) social moral values, and (c) religious moral values.

Kritik sosial dan nilai moral banyak terdapat dalam karya sastra khususnya novel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kritik sosial dan (2) nilai moral dalam novel “Negeri di Ujung Tanduk†karya Tere Liye. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menganalisis data berupa dokumen dengan objek kajian novel “Negeri di Ujung Tanduk†karyaTere Liye. Teknik pengambilan subjek penelitian dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan pengujian simpulan. Hasil penelitian ini dikemukakan sebagai berikut: (1) Kritik sosial yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tandukâ€, meliputi (a) kejahatan, (b) disorganisasi keluarga, (c) pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, (d) birokrasi, dan (2) Nilai moral yang terdapat dalam novel “Negeri di Ujung Tandukâ€, meliputi, (a) nilai moral individu, (b) nilai moral sosial, dan (c) nilai moral religius.

References

Bates, V. C. (2016). Introduction: Reaffirming Critical Theory for Social Justice in Music Education. Action, Criticism & Theory for Music Education, 15(5), 1-5.

Esten, M. (2013). Kesusastraan (Pengantar Teori Sejarah). Bandung: Angkasa.

Endraswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sastra (Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi, Edisi Revisi). Yogyakarta: CAPS.

Faruk. (2014). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jusriani. (2015). Konflik Tokoh dalam Novel Rindu Karya Tere Liye (Tinjauan Psikologi Sastra. Jurnal Humanika, 15(3), 1-15.

Liye, T. (2016). Negeri di Ujung Tanduk. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mulyaningsih, I. (2015). Kajian Feminis Pada Novel “Ronggeng Dukuh Paruk†dan “Perempuan Berkalung Surbanâ€. Indonesian Language Education and Literature, 1(1), 107 – 119. DOI: http://dx.doi.org/10.24235/ileal.v1i1.75.

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ratna, N. K. (2009). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Soekanto, S. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Suseno, F. M. (2010). Etika Dasar Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori Kasusastran. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Sastra: Internalisasi Nilai-Nilai Karakter melalui Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wiyatmi. (2009). Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Downloads

Published

2018-12-25

Issue

Section

Articles