Representasi Sikap Moderat dalam Novel-Novel Ahmad Tohari: Kajian Sosiologi Sastra

Authors
  • Yuentie Sova Puspidalia

    Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Jawa Timur
  • Farida Yufarlina Rosita

    Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Jawa Timur
  • Rangga Agnibaya

    Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Jawa Timur
Keywords:
novel Ahmad Tohari, representasi sikap moderat, sosiologi sastra, wawasan kebangsaan
Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena intoleransi, radikalisme, dan disintegrasi sosial di masyarakat Indonesia yang turut memengaruhi dunia pendidikan dan kehidupan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi sikap moderat dalam novel-novel Ahmad Tohari serta menjelaskan dimensi sosiologis yang melatarbelakangi kemunculan representasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian sosiologi sastra Ian Watt yang menekankan pada tiga aspek: latar belakang sosial pengarang, sastra sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Sumber data berupa novel Kubah, Ronggeng Dukuh Paruk, Orang-orang Proyek, Bekisar Merah, Di Kaki Bukit Cibalak, dan Lingkar Tanah Lingkar Air. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis dokumen, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-novel Ahmad Tohari merepresentasikan tiga indikator utama sikap moderat, yaitu: (1) keseimbangan (tawazun) antara tradisi dan modernitas serta antara hak individu dan kepentingan kolektif; (2) toleransi (tasamuh) dalam bentuk penghormatan terhadap perbedaan keyakinan dan budaya tanpa kehilangan identitas; serta (3) anti-kekerasan (la ‘unf) yang ditunjukkan melalui resistensi tokoh terhadap tindakan anarkis dan pemaksaan kehendak. Representasi sikap moderat tersebut tidak terlepas dari latar belakang sosial budaya Ahmad Tohari sebagai pengarang yang tumbuh dalam tradisi pesantren dan masyarakat agraris Banyumas yang menjunjung tinggi nilai musyawarah dan keterbukaan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa novel-novel Ahmad Tohari dapat berfungsi sebagai medium penanaman wawasan kebangsaan dan sikap moderat sehingga layak dijadikan bahan ajar sastra di sekolah maupun perguruan tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya eksplorasi lebih lanjut mengenai implementasi nilai-nilai moderat dari karya sastra ke dalam model pembelajaran berbasis karakter.

Representation of Moderate Attitudes in Ahmad Tohari's Novels: A Sociological Study of Literature

This research is motivated by the increasing phenomenon of intolerance, radicalism, and social disintegration in Indonesian society, which also affects the world of education and cultural life. This study aims to describe the representation of moderate attitudes in Ahmad Tohari's novels and explain the sociological dimensions behind the emergence of these representations. This study uses a qualitative approach with Ian Watt's sociological study method of literature that emphasizes three aspects: the author's social background, literature as a reflection of society, and the social function of literature. Data sources are the novels Kubah, Ronggeng Dukuh Paruk, Orang-orang Proyek, Bekisar Merah, Di Kaki Bukit Cibalak, and Lingkar Tanah Lingkar Air. Data collection techniques are carried out through literature studies and document analysis, while data analysis techniques use the Miles & Huberman interactive analysis model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that Ahmad Tohari's novels represent three main indicators of a moderate attitude: (1) balance (tawazun) between tradition and modernity, and between individual rights and collective interests; (2) tolerance (tasamuh) in the form of respect for differences in beliefs and cultures without losing identity; and (3) non-violence (la 'unf), demonstrated through the characters' resistance to anarchic actions and coercion. This representation of a moderate attitude is inseparable from Ahmad Tohari's socio-cultural background as an author who grew up in the Islamic boarding school tradition and the Banyumas agrarian society that upholds the values of deliberation and openness. The conclusion of this study confirms that Ahmad Tohari's novels can function as a medium for cultivating national insight and a moderate attitude, making them suitable as literature teaching materials in schools and universities. This study recommends the need for further exploration of the implementation of moderate values from literary works into character-based learning models.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Ahmad, M. (2021). Gus Dur: Islam, Negara, dan Isu-Isu Politik. Scientist.

Ahmadi, A. (2019). Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia. Jurnal Diklat Keagamaan, 45–55.

Al Atok, A. R. (2022, Maret 28). Prinsip Keadilan Islam dalam Moderasi Beragama. Seminar Keislaman LP3, Universitas Negeri Malang.

Amalia, R. N. (2024). Sikap Hidup Masyarakat Jawa dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari dan Cerpen Karya Kuntowijoyo. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(4), 222–228. https://doi.org/10.5281/zenodo.14219578

Aminah, O. N., & Albar, M. K. (2021). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(1), 117–128. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v13i1.862

Amriani, H. (2016). Realitas Sosial dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari (social Reality in Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” by Ahmad Tohari). Sawerigading, 20(1), 99–108. https://doi.org/10.26499/sawer.v20i1.2

Andriana, M., & Manaf, N. A. (2022). Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Novel Berkisar Merah Karya Ahmad Tohari. Deiksis, 14(1), Article 1. https://doi.org/10.30998/deiksis.v14i1.9961

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jejak.

Arifinsyah, A., Andy, S., & Damanik, A. (2020). The Urgency of Religious Moderation in Preventing Radicalism in Indonesia. Esensia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 21(1), 91–108. https://doi.org/10.14421/esensia.v21i1.2199

ATRE. (2018, Juni 1). Ahmad Tohari: Religius Belum Tentu Beragama. Atre’s Odyssey. https://renjanatuju.wordpress.com/2018/06/01/ahmad-tohari-religius-belum-tentu-beragama/

Dermawan, T. (2017). Santri World Views: Study on Ronggeng Dukuh Paruk Trilogy as Representation of Islamic Moderate Thought. EPH - International Journal of Humanities and Social Science, 2(3), 29–38. https://doi.org/10.53555/eijhss.v2i3.22

Hieu, H. N. (2021). Kritik Sosial dalam Cerpen Mereka Mengeja Larangan Mengemis Karya Ahmad Tohari (Kajian Sosiologi Sastra). KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.24176/kredo.v5i1.6138

Kamila, A., Fathurohman, I., & Kanzunnudin, M. (2023). Fakta Kemanusiaan dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.56916/ejip.v2i1.246

Kemdikbud. (2016). Kemdikbud. 2016. “Ahmad Tohari” (https://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Ahmad_Tohari). Dalam Ensikloprdia Sastra Indonesia. Kemdikbud. https://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Ahmad_Tohari

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Kementerian Agama.

Khoerunisa, S., & Yuliani, S. (2024). The Urgency of Religious Moderation amid Indonesia’s Diversity. Jurnal Indonesia Studi Moderasi Beragama, 1(2), 77–85. https://doi.org/10.64420/jismb.v1i2.207

Maimun, N., & Mohammad Kosim, K. (2019). Moderasi Beragama Islam di Indonesia. (H. Paidi Haris, Ed.). LKiS. http://repository.iainmadura.ac.id/249/

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3 ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mugijatna. (2010). Pandangan dunia Islam dalam novel-novel Ahmad Tohari: Analisis sintagmatik dan paradigmatik. Universiti Utara Malaysia.

NU Banyumas.Com. (2021, Juni 19). Ahmad Tohari: Penting Banget NU dengan Indonesia itu Apa Urusannya? - NU Online Banyumas. https://nubanyumas.com/ahmad-tohari-penting-banget-nu-dengan-indonesia-itu-apa-urusannya/

Nurdin, N. (2015). Ahmad Tohari: NU Tak Maju Karena Andalkan Proposal. (https://regional.kompas.com/read/2015/07/27/08551991/Ahmad.Tohari.NU.Tak.Maj u.karena.Andalkan.Proposal).

Nurgiyantoro, B. (2019). Teori Pengkajian Fiksi (12 ed.). Gadjah Mada University Press.

Omar, M. I. S. (2023). Strategi Penguatan Pendidikan Multikultural dalam Membangun Pemahaman Siswa tentang Moderasi Beragama. UIN Mataram.

Permata, K. A. W., I Wayan Rasna, & I Gede Nurjaya. (2014). Analisis Nilai-Nilai Kemanusiaan Novel “Bekisar Merah” Karya Ahmad Tohari dan Kesesuaiannya sebagai Bahan Pembelajaran Sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.23887/jjpbs.v2i1.3268

Prakoso, T., Nuryatin, A., Supriyanto, T., & Setyaningsih, N. H. (2023). Honesty as a Manifestation of Social Piety Values in the Novel Orang-Orang Proyek by Ahmad Tohari to Strengthen Character Education. Theory and Practice in Language Studies, 13(4), 1031–1037. https://doi.org/10.17507/tpls.1304.25

Purnamasari, A., Hudiyono, Y., & Rijal, S. (2017). Analisis Sosiologi Sastra dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 1(2), Article 2. https://doi.org/10.30872/jbssb.v1i2.681

Putra, C. R. W. (2018). Cerminan Zaman dalam Puisi (Tanpa Judul) Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.22219/kembara.v4i1.5873

Romadhona, A., Ahsin, N., & Alfin, N. (2023). Social Facts on The Characters in the Movie Ngeri-Ngeri Sedap by Bene Dion. 2(2), 67–79. https://doi.org/10.53797/icccmjssh.v2i2.10.2023

Rosita, F. Y., Puspidalia, Y. S., Agnibaya, R., & Hapsari, S. P. (2024). Sikap Moderat dalam Novel Lingkar Tanah Lingkar Air Karya Ahmad Tohari. Semantik, 13(1), 29–42. https://doi.org/10.22460/semantik.v13i1.p29-42

Saputri, W. N., & Muhammad, I. (2025). Representation of Arab Culture in the Novel “Al Hafeedatu Al Ameerikiyah” by Inaam Kajah Jii (Literary Anthropological Studies). El-Syaker : Samarinda International Journal of Language, 2(2), 105–118.

Sa’yati, L., & Tjahjandari, L. (2023). Transformasi Majalah Annida Masa Akhir Cetak: Nilai-Nilai Moderatisme Islam Pada Dua Cerpen Dekade 2000-an (tinjauan Sosiologi Sastra). 5(2), 131–153. https://doi.org/10.15642/suluk.2023.5.2.131-152

Setiawan, K. (2023). Ahmad Tohari: Koruptor Itu Maling Musuh Utama Indonesia. https://www.nu.or.id/nasional/ahmad-tohari-koruptor-itu-maling-musuh-utama-indonesia-nMVP4).

Srikandi, C. N. (2018). Islamic Moral Values in Kubah by Ahmad Tohari. International Review of Humanities Studies, 2(1). https://doi.org/10.7454/irhs.v2i1.17

Sudaryanto, S. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Duta Wacana University Press.

Sularto, St. (2020, November). Ahmad Tohari: Menghargai Hak Memilih Agama | HIDUPKATOLIK.com. https://www.hidupkatolik.com/2020/11/23/50353/ahmad-tohari-menghargai-hak-memilih-agama.php

Susanti, W., & Nurmayani, E. (2020). Kritik Sosial dan Kemanusiaan dalam Lirik Lagu Karya Iwan Fals. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.29408/sbs.v3i1.2172

Susilo, A., & Isbandiyah, I. (2018). Politik Etis dan Pengaruhnya bagi Lahirnya Pergerakan Bangsa Indonesia,. Historia: Jurnal Program Studi Sejarah, 6(2), 400–416.

Teew, A. (2020). Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Dunia Pustaka Jaya.

Utomo, R. O., Hasanah, M., & Maryaeni, M. (2020). Telaah Nilai Toleransi Sosial dalam Novel Karya Ahmad Tohari. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian dan Pengembangan. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/13620

Wasik, H. A., & Liliani, E. (2019). Social Criticism in the FSTVLT Song Literature Sociology Study. Proceedings of the International Conference on Interdisciplinary Language, Literature and Education (ICILLE 2018). Proceedings of the International Conference on Interdisciplinary Language, Literature and Education (ICILLE 2018), Yogyakarta, Indonesia. https://doi.org/10.2991/icille-18.2019.28

Wawancara Bersama Ahmad Tohari | Obrolan Santai—Jendela Sastra. (2014). Jendela Sastra Media Sastra Indonesia. https://www.jendelasastra.com/dapur-sastra/obrolan-santai/wawancara-bersama-ahmad-tohari

Zaman, M. I. (2022). Kesan dan Kenangan Budayawan Ahmad Tohari Tentang Gus Dur. https://www.nu.or.id/nasional/kesan-dan-kenangan-budayawan-ahmad-tohari-tentang-gus-dur-FifQ0

Zamroni, E., Handayani, P. G., Gudnanto, Lestari, I., Azis, A. R., & Kumara, A. R. (2025). Mapping Religious Moderation and Its Impact on Islamic Education in Indonesia: A Bibliometric Approach. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 55–81. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v6i1.1487

Cover Image
Downloads
Published
2026-04-19
Data Availability Statement

The data that support this study are not publicly available due to [reasons e.g., privacy/ethical restrictions]. Data may be obtained from the corresponding author upon reasonable request.

Section
Articles
License

Copyright (c) 2026 Indonesian Language Education and Literature

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

An author who publishes in Indonesian Language Education and Literature agrees to the following terms:
  • The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal. 
  • The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
  • The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.