PENINGKATAN KESADARAN MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA MELALUI PENDEKATAN HYPNOTEACHING
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v3i1.2088Keywords:
the tale, folklore, hypnoteaching, social awareness, environmentAbstract
Kebiasaan membuang sampah sembarangan ini jika dibiarkan akan menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan yang berbahaya bagi masyarakat Indonesia. Perlu ada solusi untuk mengatasi masalah ini. Agar bahaya sampah tidak berhenti pada buku teks pelajaran, guru sebagai pengelola pembelajaran harus mampu mengemas pembelajaran agar anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa Indonesia mempunyai kompetensi yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan di kelas 3 SDN 1 Serang. Penggunaan teknik Hypnoteaching dalam mendongeng memengarungi tingkat kesadaran pada siswa. Penyampaian dongeng dengan menggunakan media yang bervariasi juga dapat memengaruhi daya tangkap siswa dalam memahami dongeng tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa (1) pada prasiklus dari 26 siswa hanya 19,23% siswa yang membuang sampah pada tempatnya. Artinya hanya 5 siswa yang membuang sampah dengan benar; (2) pada siklus pertama 61,54% siswa sudah membuang sampah pada tempat sampah, artinya 16 siswa membuang sampah pada tempatnya; (3) pada siklus kedua 92,31% siswa sudah membuang sampah pada tempatnya, sedangkan 7,69% atau 2 siswa yang masih membuang sampah sembarangan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan hypnoteaching dengan metode mendongeng mampu meningkatan kesadaran siswa dalam membuang sampah pada tempatnya sebesar.
Â
This habit of littering if left unchecked will cause health and environmental problems that are harmful to the people of Indonesia. There needs to be a solution to solve this problem. In order not to stop the garbage hazard on textbooks, teachers as learning managers should be able to package the learning so that children as future generations of the Indonesian nation have competencies that match what is expected. This research was conducted in grade 3 SDN 1 Serang. The use of Hypnoteaching techniques in storytelling underlines the level of awareness among students. Submission of fairy tales by using varied media can also affect the ability of students to understand the fairy tale. The results showed that (1) in precycle of 26 students only 19.23% of students dumped the garbage in its place. This means that only 5 students throw garbage properly; (2) in the first cycle 61.54% of the students have already dumped the garbage in the trash, meaning that 16 students throw the garbage in its place; (3) in the second cycle 92,31% of students already throw garbage in place, whereas 7,69% or 2 students still throw garbage carelessly. Thus it can be concluded that through hypnoteaching approach with storytelling method can increase the awareness of students in disposing of waste in its place of equal.
References
Aryani, Ani Nunung. (2016). “Hiiiyy... Kota Cirebon jadi Lautan Sampah†pada Pikiran Rakyat diakses 9 Desember 2016.
Fauzy, Naufal. (2017). Mirisnya Hulu Sungai Ciliwung, Masih Banyak Warga yang Buang Sampah Sembarangan (25 Juli 2017). Diakses di bogor.tribunnews.com
Imawati, S. (2014). Perkembangan Tambang Manga'an di Dusun Curah Wungkal Kecamatan Silo: Studi Konflik Pertambangan di Desa Pace Kabupaten Jember Tahun 2008-2009.
Nirwan, Fazri. (2017). “Duh, Warga Luar Kota Cirebon Disambut dengan Tumpukan Sampah†pada Radar Cirebon diakses 26 Juli 2017.
______, Fazri. (2017). “Warga Masih Buang Sampah Sembarangan, 4 TPS Tak Berfungsi†pada Radar Cirebon diakses 26 Juli 2017.
Setiawan, Banny. (2017). Warga Masih Membuang Sampah Sembarangan (31 Agustus 2017). Diakses di kupang.uri.co.id
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tuwo, Andreas Gerry. (2017). “RI Penghasil Limbah Laut Terbesar Nomor 2 di Dunia†pada Liputan 6 diakses 2 April 2017.
Zuliana, E. (2010). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Peserta Didik Kelas VIII B MTsN Kudus Melalui Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Berbantuan Kartu Masalah Kubus dan Balok. Refleksi Edukatika, 1(1), 17-33.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.